BEDELAU.COM --Kabar baik bagi masyarakat Rokan Hulu (Rohul) yang tengah mencari pekerjaan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul akan menggelar Job Fair perdana pada 16-17 Oktober 2026 mendatang.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Rohul tersebut sedikitnya telah menghimpun 25 perusahaan dengan total kebutuhan tenaga kerja mencapai lebih dari 300 orang.
Menariknya, kesempatan kerja tersebut diprioritaskan bagi tenaga kerja lokal yang memiliki KTP Kabupaten Rohul. Data sementara hingga Sabtu (26/9/2026), sejumlah perusahaan telah mendaftarkan diri dengan menawarkan berbagai posisi dan kualifikasi sesuai kebutuhan masing-masing.
Jumlah peserta maupun lowongan kerja diperkirakan masih akan bertambah karena pendaftaran perusahaan masih dibuka hingga akhir September.
Bupati Rohul Anton ST MM mengatakan, Job Fair perdana tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rohul.
Namun, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.
"Job Fair untuk peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rohul ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat, sekaligus menekan angka pengangguran. Kita ingin pencari kerja bertemu langsung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja lokal," kata Anton, Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, pertemuan langsung antara pencari kerja dan perusahaan diharapkan dapat memangkas kesenjangan informasi terkait peluang kerja. Masyarakat bisa mengetahui secara langsung posisi yang tersedia sekaligus menyesuaikannya dengan kompetensi masing-masing.
Anton mengimbau para pencari kerja agar tidak datang tanpa persiapan. Sejumlah dokumen penting seperti Curriculum Vitae (CV), ijazah dan kelengkapan administrasi lainnya perlu disiapkan sejak awal.
"Ini kesempatan baik bagi masyarakat Rohul yang sedang mencari pekerjaan. Manfaatkan Job Fair ini sebaik mungkin, siapkan kelengkapan administrasi serta tunjukkan kemampuan yang dimiliki. Kami ingin semakin banyak tenaga kerja lokal yang mendapatkan kesempatan bekerja sesuai kompetensinya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Nakertrans) Rohul Suparno SHut MM mengatakan, hingga Sabtu (26/9/2026), baru 25 perusahaan yang telah terdata sebagai peserta.
Namun, angka tersebut belum final. Pemerintah daerah masih membuka kesempatan bagi perusahaan yang ingin berpartisipasi hingga akhir September.
"Baru 25 perusahaan yang terdaftar. Dari jumlah itu, ada satu perusahaan yang memiliki anak perusahaan dalam satu grup. Untuk data sementara, lowongan terbanyak berasal dari PTPN IV sebanyak 100 orang, kemudian Awal Bros sekitar 35 orang," kata Suparno.
Mantan Kepala DLH Rohul itu menjelaskan, jumlah kebutuhan tenaga kerja tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring masuknya perusahaan peserta baru.
Pemkab Rohul menargetkan seluruh perusahaan yang berminat mengikuti Job Fair dapat terdata hingga akhir September. Dengan demikian, daftar perusahaan, posisi yang tersedia hingga jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dapat disusun secara lebih lengkap sebelum pelaksanaan.
"Peluang perusahaan yang mendaftar masih ada. Kami harapkan sampai akhir bulan sudah terdaftar semua, sehingga kami memiliki jumlah dan daftar lowongan yang jelas. Setelah itu fasilitasnya akan kami persiapkan," ujarnya.
Selain membuka akses langsung ke perusahaan, Pemkab Rohul juga mulai menyiapkan strategi sosialisasi agar informasi Job Fair tidak hanya diketahui masyarakat di pusat kabupaten.
Suparno mengatakan sosialisasi akan dilakukan melalui media sosial, camat hingga kepala desa. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau pencari kerja hingga ke tingkat desa.
"Kami akan informasikan melalui media sosial, camat dan kepala desa agar masyarakat mengetahui kegiatan ini, terutama bagi rekan-rekan yang membutuhkan pekerjaan. Kami prioritaskan tenaga kerja lokal ber-KTP Rohul untuk mendapatkan akses langsung ke berbagai peluang pekerjaan," pungkasnya.
Sumber: cakaplah.com