<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://bedelau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://bedelau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14693/berita-acara-sudah-disepakati-namun-sampai-saat-ini-belum-ada-respon-dari-perusahaan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM&lt;/strong&gt;&#45;&#45;Mantan Divisioner OPP Kelurahan Teluk Belitung Candra Novendra, sangat menyesalkan tidak adanya respon atas tuntutan permasalahan&amp;nbsp; tenaga kerja di Well Service PT. Imbang Tata Alam (PT. ITA) dalam hal ini sudah dilakukan pertemuan berbagai perwakilan perusahan. Yang di hadiri humas perusahaan dan perwakilan kontraktor.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sangat di sayangkan mereka memilih untuk bungkam dan tidak menjawab. Harusnya mereka bisa memberikan jawaban yang pasti agar persoalan tidak berlarut. Sebagaimana yang sudah tercantum didalam berita acara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada hari Sabtu (04/04/2026) telah dilakukan pertemuan antara perwakilan pemuda Kecamatan Merbau yang turut dihadiri perwakilan PT. Imbang Tata Alam (ITA), PT. BEP, PT. NPN. Adapun point&#45;pointnya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;1. Pemuda mempertanyakan terkait kontrak salah satu pekerja PT. BEP (putra daerah) kontraknya hanya diperpanjang selama 2 bulan dan pihak perwakilan PT. BEP akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan HRD PT. BEP untuk dilakukan evaluasi dan akan diinfokan kembali kepada pihak pemuda pada hari Senin mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;2. Pihak pemuda mempertanyakan terkait serapan tenaga kerja dari luar yang dipekerjakan di Well Service, dengan posisi (SHE DND, material Ws dan Camping Man) yang dinilai tidak melalui perekrutan yang jelas, transparan dan menutup kesempatan putra daerah yang dinilai mampu dan bisa bersaing di posisi yang dimaksud&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;3. Pihak pemuda mempertanyakan terkait perubahan status pekerja yang ada di Well Service dan Subkontraktornya yang semula berstatus sebagai magang menjadi pekerja kontrak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;4. Pihak pemuda meminta tanggapan dan jawaban dari point&#45;point yang disampaikan agar bisa melakukan evaluasi dan mencari solusi dari persoalan yang dimaksud, selamat&#45;lambatnya 3 hari setelah berita acara ini dibuat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berita acara ini di tandatangani perwakilan pemuda Candra Novendra, perwakilan PT. BEP Dedi Sardi, perwakilan PT. NPN Sumanto dan perwakilan PT. ITA Wan Zulfan&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dan diharapkan juga kepada pihak perusahaan khususnya PT. ITA untuk bisa seceptnya merespon hal tersebut secara Arif dan bijaksana untuk menyelesaikan masalah krusial ini yakni permasalahan rekrutmen tenaga kerja.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bukanya menyelesaikan persoalan malah banyak&amp;nbsp; dugaan menambah pekerjaan tetapi tidak mereqruitment tenaga kerja contohnya mobil tangki penyiraman jalan harusnya ini dilakukan reqruitment supir dan swamper tetapi tidak dilakukan malahan orang sudah bekerja sebagai safety yang menjadi supir dan juga ada di sub kontraktor PT. ITA, PT. Perla yang menjadi tuntutan kami yang sejak lama mengenai tenaga kerja transportasi laut yang sampai ini minim tenaga kerja lokal, ini juga perlu dilakukan open rekruitment&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saya berharap organisasi kepemudaan bisa merespon terhadap persoalan tenaga kerja yang sampai ini tidak terselaikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Suatu organisasi di duduki untuk kepentingan pemuda ketika suatu organisasi tidak lagi peduli terhadap kepentingan pemuda tolong di rapatkan kembali agar organisasi kepemudaan tersebut bisa di evaluasi kembali dan sangat disayangkan juga banyak ormas pemuda yang vacum sampai hari ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Seperti karang taruna kecamatan dan KNPI Kecamatan Merbau yang sampai saat ini saya rasa tidak berjalan seperti layaknya ormas dan ini juga perlu di evaluasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketika persoalan tenaga kerja tidak terselesaikan dan diskusi kembali saya selaku ketua SBSI Kecamatan Merbau akan melanjutkan laporan ke Disnaker Kabupaten Kepulauan Meranti agar bisa memanggil pihak perusahan. Melalui ketua SBSI Kabupaten dan sesuai laporan ketua PK SBSI Chandra Novendra.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/78642427396-img_20260424_094255.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Apr 2026 10:00:00 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14693/berita-acara-sudah-disepakati-namun-sampai-saat-ini-belum-ada-respon-dari-perusahaan</guid></item><item><title>Bangkit dari Bencana, Program Jum’at Berkah di Pidie Jaya Kembali Hadir di Mesjid Baitul Sattar</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14692/bangkit-dari-bencana-program-jum’at-berkah-di-pidie-jaya-kembali-hadir-di-mesjid-baitul-sattar</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meureudu – Setelah sempat terhenti akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya pada 26 November 2025, program sosial keagamaan Jum’at Berkah kini kembali digelar. Kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi masyarakat yang tengah berjuang pulih dari dampak bencana.&lt;br&gt;Program tersebut kembali dimulai pada Jumat (24/04/2026) dengan kegiatan berbagi sarapan serta rangkaian ibadah di Mesjid Baitul Sattar, Gampong Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu. Kegiatan ini menandai dimulainya kembali rutinitas yang sebelumnya sempat vakum pascabanjir.&lt;br&gt;Koordinator Jum’at Berkah Pidie Jaya, Iskandar Idris, mengatakan bahwa masyarakat sangat merindukan suasana kebersamaan yang selama ini terbangun melalui program tersebut. Ia menyebutkan, semangat untuk kembali menghidupkan kegiatan ini datang dari dorongan jamaah dan dukungan berbagai pihak.&lt;br&gt;“Setelah musibah, banyak kegiatan sosial terhenti. Hari ini kami mencoba bangkit kembali, memulai dari awal dengan harapan ke depan bisa berjalan seperti sebelumnya,” ujarnya.&lt;br&gt;Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Subuh berjamaah yang diikuti oleh masyarakat setempat, tokoh masyarakat, serta perangkat gampong. Mesjid yang sederhana itu dipenuhi jamaah, menciptakan suasana religius yang khusyuk dan penuh kehangatan.&lt;br&gt;Usai salat, jamaah melanjutkan dengan zikir dan doa bersama. Doa dipanjatkan untuk keselamatan masyarakat serta sebagai bentuk harapan agar Pidie Jaya dijauhkan dari musibah di masa mendatang.&lt;br&gt;Sebagai bagian utama dari kegiatan, panitia kemudian membagikan sarapan kepada jamaah. Makanan yang disediakan dibagikan secara tertib, menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh rasa syukur.&lt;br&gt;Iskandar Idris juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk para donatur dan masyarakat yang terus mendukung program ini.&lt;br&gt;“Semua ini tidak mungkin berjalan tanpa kebersamaan. Semoga langkah kecil ini membawa keberkahan yang besar bagi masyarakat Pidie Jaya,” tutupnya.&lt;br&gt;Kembalinya program Jum’at Berkah diharapkan mampu memperkuat kembali nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana. (IM)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/71125649061-img-20260424-wa0018.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Apr 2026 09:15:00 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14692/bangkit-dari-bencana-program-jum’at-berkah-di-pidie-jaya-kembali-hadir-di-mesjid-baitul-sattar</guid></item><item><title>Gagalkan Aksi Maling, Petugas Kantor Desa Dosan Bersimbah Darah</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14691/gagalkan-aksi-maling-petugas-kantor-desa-dosan-bersimbah-darah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM &lt;/strong&gt;&#45;&#45;Seorang petugas di Kantor Desa Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Riau diserang oleh orang tak dikenal (OTK) usai memergoki aksi pencurian di kantor desa tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (23/4/2026). Petugas bernama M Jais (56) mengalami luka serius di bagian kepala akibat serangan tersebut. Beruntung korban masih selamat setelah dibawa dan dirawat di rumah sakit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban yang saat itu bertugas berjaga malam di kantor desa memergoki pelaku yang hendak membobol kantor. Ketika korban mencoba melakukan tindakan pencegahan, pelaku melakukan perlawanan sengit dan melukai korban sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Insiden ini terungkap setelah keluarga korban merasa cemas karena Jais tak kunjung pulang hingga pukul 06.00 WIB. Anak korban kemudian mencoba menghubungi melalui sambungan telepon.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat terhubung, Jais meminta pertolongan dengan suara lemah kepada anaknya lewat telepon. Seketika anaknya langsung menuju kantor desa yang tak jauh dari rumahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban kemudian dibawa ke RSUD Tengku Rafian untuk dilakukan penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, melalui Kasat Reskrim AKP Dr Raja Kosmos telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meskipun dalam kondisi perawatan, korban sempat memberikan keterangan awal kepada penyidik mengenai ciri&#45;ciri pelaku, termasuk perawakan dan gaya rambut. Informasi berharga tersebut kini tengah didalami oleh tim kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami telah melakukan penyelidikan dalam kasus ini, dan sesuai keterangan awal yang kami dapat akan segera kami identifikasi secara maksimal melalui kolaborasi antar fungsi,&quot; ujar Kosmos.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengatakan, saat ini korban masih dirawat di RSUD. Namun hingga saat ini belum dikeluarkan hasil visum luka yang dialami korban apakah diserang oleh benda tumpul atau tajam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Masih dalam pemeriksaan, dokter belum bisa memastikan korban terluka akibat benda tumpul atau benda tajam,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/15075352695-3.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Apr 2026 20:06:37 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14691/gagalkan-aksi-maling-petugas-kantor-desa-dosan-bersimbah-darah</guid></item><item><title>Polisi Amankan Tiga Pelaku Penusukan di Jalan Diponegoro Pekanbaru</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14690/polisi-amankan-tiga-pelaku-penusukan-di-jalan-diponegoro-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU,COM &lt;/strong&gt;&#45;&#45;Polisi mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan disertai kekerasan yang terjadi di Jalan Diponegoro, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Dalam kasus ini, tiga orang tersangka berhasil diamankan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peristiwa tersebut terjadi Hari Sabtu, 4 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Aksi kekerasan itu mengakibatkan tiga korban mengalami luka, bahkan satu di antaranya mengalami luka berat akibat tusukan senjata tajam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, menjelaskan bahwa kasus ini bermula saat korban berinisial RA bersama dua rekannya berada di lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Korban RA mengalami luka tusuk di bagian perut. Sementara korban lainnya, RF mengalami luka di bagian punggung, dan MLN juga mengalami luka di bagian punggung,&quot; ujar Anggi, Kamis (23/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menyebutkan, aksi tersebut diduga dilakukan secara bersama&#45;sama oleh para pelaku, bahkan salah satunya menggunakan senjata tajam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Atas kejadian itu, pelapor kemudian membuat laporan ke Polresta Pekanbaru untuk ditindaklanjuti,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setelah dilakukan penyelidikan, tim opsnal Jatanras Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan tiga tersangka masing&#45;masing berinisial AB, GHB, dan SY.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ketiga tersangka diamankan pada Senin, 20 April 2026 sekitar pukul 01.00 WIB dan langsung dibawa ke Sat Reskrim Polresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil pemeriksaan, penyidik menetapkan ketiganya sebagai tersangka setelah ditemukan dua alat bukti yang cukup.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saat ini para tersangka sudah dilakukan penahanan di Polresta Pekanbaru guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut,&quot; tutup Anggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/60371344644-1.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Apr 2026 19:53:52 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14690/polisi-amankan-tiga-pelaku-penusukan-di-jalan-diponegoro-pekanbaru</guid></item><item><title>Pekanbaru Membara! Enam Rumah Petak di Jalan Gulama Ludes Terbakar Siang Bolong</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14689/pekanbaru-membara-enam-rumah-petak-di-jalan-gulama-ludes-terbakar-siang-bolong</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Kebakaran hebat melanda Jalan Gulama, Pekanbaru, Rabu, 22 April 2026, siang.&amp;nbsp;Api melahap bangunan padat di Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, siang yang mendadak&amp;nbsp;mencekam.&amp;nbsp;Sebanyak enam rumah hangus terbakar dan tiga sepeda motor ikut hangus, meninggalkan puing dan bau asap pekat di udara sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peristiwa bermula sekitar pukul 13.53 WIB saat laporan warga masuk ke petugas pemadam.&amp;nbsp;Seorang warga bernama Iyana melapor melihat kobaran api mulai membesar di kawasan padat.&amp;nbsp;Tim langsung bergerak cepat, hanya selang dua menit sejak laporan diterima.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.02 WIB dengan membawa tujuh unit mobil pemadam.&amp;nbsp;Kobaran api sudah membesar, merambat cepat akibat bangunan berdempetan tanpa jarak aman.&amp;nbsp;Warga panik berlarian menyelamatkan diri dan barang seadanya sebelum api makin ganas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Damkar Pekanbaru, Zarman Candra, melalui Duul Gamar menjelaskan situasi lapangan saat itu.&amp;nbsp;“Petugas fokus memadamkan api sekaligus melokalisir agar tidak merembet ke bangunan lain,” ujar Duul.&amp;nbsp;Upaya cepat itu menjadi kunci mencegah kebakaran meluas ke area permukiman sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Objek yang terbakar terdiri dari rumah kontrakan dan satu bangunan bengkel mobil.&amp;nbsp;Empat unit kontrakan milik Nurhayati dihuni sejumlah penyewa yang berhasil menyelamatkan diri.&amp;nbsp;Satu bengkel milik M Tarmizi Nabasik yang disewa Arif Maulana juga ikut terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Api juga sempat menjalar ke dapur rumah warga di bagian belakang lokasi kejadian.&amp;nbsp;Namun petugas berhasil menahan laju api agar tidak merambat ke bangunan kiri dan kanan.&amp;nbsp;Langkah cepat itu membuat kerusakan tidak meluas ke seluruh kawasan padat tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Petugas berjibaku selama kurang lebih dua jam sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan.&amp;nbsp;Setelah pemadaman, proses pendinginan dilakukan guna memastikan tidak ada bara tersisa.&amp;nbsp;Seluruh armada kembali ke pos sekitar pukul 16.14 WIB setelah situasi dinyatakan aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” ujar Duul Gamar.&amp;nbsp;Pernyataan itu memberi sedikit kelegaan di tengah kerugian material yang cukup besar.&amp;nbsp;Meski selamat, warga kehilangan tempat tinggal dan harus menghadapi dampak pascakebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 x 12 meter dari total area 20 x 15 meter.&amp;nbsp;Kerugian masih dalam pendataan karena banyak barang milik warga ikut terbakar.&amp;nbsp;Sepeda motor yang hangus menjadi bukti cepatnya api menyebar tanpa ampun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan aparat terkait di Pekanbaru.&amp;nbsp;Petugas mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan padat.&amp;nbsp;Laporan cepat dinilai penting agar penanganan bisa dilakukan sebelum api meluas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peristiwa ini meninggalkan jejak kepanikan sekaligus pelajaran penting bagi warga sekitar.&amp;nbsp;Kondisi bangunan rapat tanpa jarak aman menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api.&amp;nbsp;Kesiapsiagaan warga dan respons cepat petugas menjadi penentu dalam menekan dampak kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/34178921553-9.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:54:14 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14689/pekanbaru-membara-enam-rumah-petak-di-jalan-gulama-ludes-terbakar-siang-bolong</guid></item><item><title>Curanmor di Kerumutan Pelalawan Terungkap, Pelaku Ditangkap Usai Motor Hilang Dua Pekan</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14688/curanmor-di-kerumutan-pelalawan-terungkap-pelaku-ditangkap-usai-motor-hilang-dua-pekan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Unit Reskrim Polsek Kerumutan, Polres Pelalawan berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Desa Tanjung Air Hitam. Seorang pria berinisial W (27) ditangkap setelah diduga mencuri sepeda motor Yamaha Nmax milik warga.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kapolsek Kerumutan, Iptu Budi Santoso, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat usai menerima laporan korban.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Begitu laporan masuk, tim langsung melakukan penyelidikan. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan,” ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Korban, A (49), seorang petani, melaporkan kehilangan sepeda motor Yamaha Nmax warna biru dengan nomor polisi BM 2646 CAG. Motor tersebut diketahui hilang pada 7 April 2026 sekitar pukul 12.00 WIB dari dalam rumahnya di RT 002/RW 001 Desa Tanjung Air Hitam, Kecamatan Kerumutan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peristiwa bermula saat sepeda motor sempat digunakan oleh anggota keluarga korban dan kemudian diparkir kembali di dalam rumah dengan kunci masih tergantung di kontak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidak lama kemudian, terdengar suara motor keluar, namun dikira digunakan oleh pemiliknya. Setelah dicek, kendaraan tersebut ternyata telah hilang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Upaya pencarian sempat dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar, namun tidak membuahkan hasil. Korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Kerumutan pada 21 April 2026.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Titik terang kasus ini muncul pada 20 April 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. Polisi berhasil melacak keberadaan sepeda motor dan sekaligus mengamankan pelaku di wilayah berbeda, yakni Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit Yamaha Nmax warna biru beserta kunci kontak dan surat tanda nomor kendaraan (STNK).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Polisi menyebut pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kunci di sepeda motor. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saat ini, tersangka telah diamankan di Polsek Kerumutan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,&quot; pungkas Kapolsek.*&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauterkini.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/32751663658-7.jpeg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:49:18 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14688/curanmor-di-kerumutan-pelalawan-terungkap-pelaku-ditangkap-usai-motor-hilang-dua-pekan</guid></item><item><title>Diduga Bunuh Diri, Bos GNT Bengkalis Ditemukan Tergantung di Rumahnya</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14687/diduga-bunuh-diri-bos-gnt-bengkalis-ditemukan-tergantung-di-rumahnya</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Warga Kelurahan Damon, Kecamatan Bengkalis digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial Lias alias Ato (43), yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (22/4/ 26) siang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Korban yang dikenal sebagai bos GNT Bengkalis itu ditemukan dalam kondisi tergantung di rumahnya yang berada di gang belakang SMP 2 Bengkalis.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh pihak keluarga. Mengetahui kondisi korban, keluarga segera menurunkannya dan membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Korban ditemukan keluarganya dalam kondisi tergantung dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit,” ujar Aipda Juliandi Bazrah saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/26).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan pendalaman di lokasi kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil resmi penyelidikan.**&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauterkini.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/17231063162-6.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:45:58 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14687/diduga-bunuh-diri-bos-gnt-bengkalis-ditemukan-tergantung-di-rumahnya</guid></item><item><title>Sudah Makan Korban, Disdik Pekanbaru Minta Peran Orang Tua Siswa Awasi Penggunaan Gadget</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14686/sudah-makan-korban-disdik-pekanbaru-minta-peran-orang-tua-siswa-awasi-penggunaan-gadget</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Siswi SMP di Pekanbaru jadi korban pemerasan dan pengancaman. Korban dieksploitasi melalui media sosial dan diminta mengirimkan uang hingga puluhan juta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap seorang laki&#45;laki berinisial FR serta tiga anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), masing&#45;masing berinisial MS, RF, dan RY.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan ancaman berbasis digital yang berdampak pada psikologis korban, serta menjerat anak di bawah umur dalam praktik pemerasan yang berulang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menanggapi itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Syafrian Tommy kepada CAKAPLAH.com mengatakan, hal ini menjadi perhatian serius apalagi melibatkan ancaman gadget kepada anak di bawah umur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Berkaca dari hal ini, kita harapkan tak terulang kembali. Kita mengimbau kepada orang tua, jika kita memberikan gadget kepada anak anak kita terutama di bawah umur, sesuai dengan arahan pemerintah, harus sudah yang teregister sesuai dengan umur anak tersebut konten kontennya, dan selalu diawasi,&quot; kata Tommy (22/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tommy mengatakan, peran orang tua dalam mengawasi sangat berpengaruh dan krusial menentukan tumbuh kembang anak di era teknologi informasi yang tak terbendung seperti sekarang ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pendampingan orang tua sangat penting ketika anak menggunakan gadget,&quot; katanya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tommy juga menyebut, pengawasan tidak cukup hanya di sekolah, di sekolah hanya saat kebutuhan pembelajaran gadget dipergunakan, dan ketika tidak dibutuhkan dikumpulkan di satu tempat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Maka peran paling penting itu dari orang tua dan keluarga, kita khawatir dengan hal hal ini, maka haris bijak merdedsos,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Diberitakan sebelumnya. Kepala Unit Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, membenarkan pengungkapan kasus tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Satu orang pelaku dewasa dan tiga anak yang berhadapan dengan hukum,&quot; ujar Anggi, Selasa (21/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Para terduga pelaku diduga melakukan pemerasan disertai ancaman penyebaran konten asusila serta pengancaman sebagaimana diatur dalam Pasal 482, Pasal 483, atau Pasal 492 jo Pasal 126 Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus ini bermula dari perkenalan korban berinisial JS dengan pelaku MS pada April 2025 melalui komunikasi daring. Dari perkenalan tersebut, korban kemudian diduga diancam akan diculik apabila tidak mengirimkan foto pribadi tidak senonoh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena berada dalam tekanan dan rasa takut, korban akhirnya mengirimkan foto yang diminta melalui aplikasi WhatsApp. Namun, ancaman tidak berhenti di situ.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaku kembali meminta foto lain dengan ancaman akan menyebarkan foto sebelumnya apabila permintaan tidak dipenuhi. Situasi ini kemudian berkembang menjadi pola pemerasan yang dilakukan secara berulang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bersama dua rekannya, RF dan RY, MS diduga melakukan pemerasan terhadap korban dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp700 ribu hingga Rp10 juta. Dalam perkembangan berikutnya, korban sempat menceritakan peristiwa tersebut kepada FR.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, alih&#45;alih memberikan bantuan, FR justru diduga ikut melakukan pemerasan dengan modus serupa menggunakan nomor telepon berbeda, dengan permintaan uang berkisar Rp6 juta hingga Rp7 juta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Aksi tersebut berlangsung sejak Januari hingga Maret 2026, hingga total kerugian yang dialami korban mencapai sekitar Rp60 juta,&quot; jelas Anggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus ini dilaporkan ke aparat kepolisian. Polisi langsung bergerak, melakukan penyelidikan, dan mengamankan empat pelaku. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap peran masing&#45;masing pelaku serta kemungkinan adanya korban lain dalam kasus serupa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Anggi mengimbau masyarakat, terutama para remaja, agar lebih berhati&#45;hati dalam berinteraksi di media sosial. Jangan memberikan data atau foto pribadi hingga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Peran orang tua juga sangat diharapkan untuk mengawasi aktivitas anak&#45;anak di media sosial,&quot; pungkas Anggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/11534794369-5.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:43:40 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14686/sudah-makan-korban-disdik-pekanbaru-minta-peran-orang-tua-siswa-awasi-penggunaan-gadget</guid></item><item><title>Polda Riau Sita 41 Ton BBM Bersubsidi, 39 Tersangka Diamankan</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14685/polda-riau-sita-41-ton-bbm-bersubsidi-39-tersangka-diamankan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; &#45;&#45;&#45; Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengintensifkan penindakan terhadap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Dalam kurun waktu dua pekan, aparat berhasil mengungkap 21 kasus dengan 39 tersangka serta menyita lebih dari 41 ton BBM ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tindakan tegas ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas mafia energi dan memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Ade Kuncoro menegaskan, penindakan dilakukan secara menyeluruh dan tidak berhenti pada pelaku di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menertibkan distribusi BBM bersubsidi. Penegakan hukum akan terus dilakukan tanpa kompromi,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengungkapan kasus melibatkan sejumlah satuan kerja dan kepolisian resor di jajaran Polda Riau. Direktorat Reserse Kriminal Khusus menangani enam kasus dengan 12 tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Disusul Polres Kuantan Singingi tiga kasus, Polres Indragiri Hulu dua kasus, serta sejumlah polres lainnya di Rohil, Dumai, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Rokan Hulu, Kampar, Siak, hingga Polresta Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil penindakan, aparat menyita barang bukti dalam jumlah signifikan, di antaranya 41.217 liter bio solar atau setara sekitar 41 ton, 1.748 liter pertalite, 18 unit kendaraan roda empat dan enam, serta dua unit kapal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selain itu, turut diamankan 194 tabung LPG 3 kilogram dan 55 tabung LPG 12 kilogram,&quot; ujar Ade.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Besarnya volume BBM bersubsidi yang disita menunjukkan praktik penyelewengan masih berlangsung dan berpotensi merugikan negara serta masyarakat yang berhak menerima subsidi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ade menegaskan, Polda Riau memastikan pengusutan perkara tidak berhenti pada pelaku yang telah diamankan. Penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik distribusi ilegal tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di samping penegakan hukum, langkah pencegahan juga diperkuat. Aparat memasang plang dan spanduk imbauan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna mengingatkan larangan penyalahgunaan BBM bersubsidi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, lanjut Ade, Polda Riau juga berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas untuk meningkatkan pengawasan distribusi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pengawasan dilakukan secara kolaboratif agar penyaluran BBM bersubsidi benar&#45;benar tepat sasaran,” kata Ade.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ade menegaskan akan terus memperketat pengawasan dan penindakan guna menekan praktik ilegal yang merugikan negara, sekaligus menjamin ketersediaan BBM bersubsidi bagi masyarakat yang berhak.*&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/54585336754-4.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:40:43 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14685/polda-riau-sita-41-ton-bbm-bersubsidi-39-tersangka-diamankan</guid></item><item><title>Bengkel Gratis Brimob Diserbu Ojol di Pekanbaru, Servis&#45;Oli Tanpa Biaya</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14684/bengkel-gratis-brimob-diserbu-ojol-di-pekanbaru-servisoli-tanpa-biaya</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Program bengkel gratis untuk ojek online (ojol) yang digagas Satuan Brimob Polda Riau langsung diserbu driver di hari pertama operasional. Puluhan ojol memadati lokasi untuk mendapatkan layanan servis dan penggantian oli tanpa biaya, Rabu (22/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sejak dibuka, antrean ojol terlihat mengular. Para driver tampak antusias menunggu giliran servis sambil beristirahat di fasilitas yang telah disediakan di area bengkel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan tingginya minat ojol menunjukkan program tersebut tepat sasaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita melihat langsung bagaimana antusiasme rekan&#45;rekan ojol. Ini membuktikan bahwa program ini benar&#45;benar dirasakan manfaatnya,&quot; ujar I Ketut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar pelayanan semakin maksimal dan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ke depan, kita akan terus melakukan evaluasi agar pelayanan bisa semakin maksimal dan menjangkau lebih banyak lagi,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tak hanya layanan servis, kegiatan bengkel gratis ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan edukasi kamtibmas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Personel Brimob memberikan imbauan kepada para driver agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, keberadaan kantin sederhana di area bengkel turut memberikan kenyamanan bagi para ojol. Mereka dapat beristirahat sambil menunggu kendaraan selesai diservis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah satu driver ojol, Novan, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan. Ia menyebut proses servis berjalan cepat dan ditangani secara profesional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pelayanannya bagus, cepat, dan yang paling penting gratis. Ini sangat membantu kami yang setiap hari bekerja di jalan. Semoga program seperti ini terus berlanjut,&quot; kata Novan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program bengkel gratis ini menjadi bagian dari upaya pelayanan humanis Polri kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kedepan, Satbrimob Polda Riau berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,&quot; tutup Ketut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/73863204238-3.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:23:09 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14684/bengkel-gratis-brimob-diserbu-ojol-di-pekanbaru-servisoli-tanpa-biaya</guid></item><item><title>Malam&#45;malam Wako Turun Ke Marpoyan Damai Cari Penyebab Banjir</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14683/malammalam-wako-turun-ke-marpoyan-damai-cari-penyebab-banjir</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho turun langsung meninjau genangan air ke sejumlah wilayah pasca hujan yang mengguyur Pekanbaru, Selasa (21/4/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung melihat langsung luapan air, dan permasalahan yang sebabkan banjir akibat hujan yang turun dari siang hari hingga malam tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, Plt Kadis Perkim Martin Manouluk beserta Plt Camat Marpoyan Damai, Defna Leoni, Agung melihat luapan air dan penyumbatan drainase di Jalan Paus, Jalan Gelatik, hingga ke kawasan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saya turun langsung untuk melihat langsung kondisi lapangan, apa sebenarnya yang menjadi kendala utama sehingga air masih menggenang di titik&#45;titik tersebut,&quot; kata Wako Agung, Rabu (22/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Malam itu juga Wako langsung untuk meminta dinas terkait untuk terus bersiaga dan melakukan pemetaan ulang pada titik&#45;titik yang masih sering terjadi banjir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dinas PUPR juga melakukan drainase jalan yang alami penyumbatan. Mereka mengangkat endapan sedimen, hingga sampah&#45;sampah yang menyumbat drainase.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita akan terus berupaya memperbaiki sistem drainase kota ini secara bertahap, namun pasti,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan bahwa pembenahan banjir ini bukan hanya melibatkan pemerintah kota. Namun ada akses jalan yang di bawah Pemerintah Provinsi Riau. Ada juga yang di bawah pemerintah pusat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ada gorong&#45;gorong di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya dekat Eco Green, posisinya di bawah aspal, sehingga harus dibongkar,&quot; ulasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pembongkaran gorong&#45;gorong itu membuat air bisa mengalir arah Sungai Kampar. Ia menyebut bahwa arus di gorong&#45;gorong itu cukup deras kala hujan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Maka harus dibuat, bagaimana aliran air lancar, tidak terhambat lagi,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung menyatakan bahwa penanganan banjir saat ini sudah sesuai kewenangan pemerintah kota. Namun penanganan tidak terhenti di sana karena butuh koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Agar penanganan banjir bisa optimal, sebab penanganan banjir ini butuh &amp;nbsp;koordinasi dengan semua pihak,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Banjir di Kecamatan Marpoyan Damai jadi perhatian setelah ada korban meninggal pada 10 April 2026 lalu. Korban yang kala itu mengendarai sepeda motor terbawa arus parit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/83161872011-2.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:18:16 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14683/malammalam-wako-turun-ke-marpoyan-damai-cari-penyebab-banjir</guid></item><item><title>Harga CPO KPBN Hari Ini Tembus Rp15.412/Kg, EUP Borong Kemenangan</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14682/harga-cpo-kpbn-hari-ini-tembus-rp15412kg-eup-borong-kemenangan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU,COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Harga minyak sawit mentah (CPO) dalam tender KPBN hari ini kembali menunjukkan tren stabil cenderung menguat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejumlah transaksi mencatat harga tertinggi di level Rp15.412 per kilogram, dengan dominasi pemenang dari perusahaan EUP.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berdasarkan hasil tender, untuk pengiriman Dumai (DMI) pada beberapa kategori (N4/N5, N4/N4, dan N4/N3) dengan volume masing&#45;masing 0,5 ribu ton, EUP konsisten menjadi penawar tertinggi di angka Rp15.412 per kg.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penawaran tersebut mengungguli IBP di Rp15.280 per kg serta WNI dan KJA di kisaran Rp15.252–Rp15.255 per kg. Seluruh tender di titik ini akhirnya dimenangkan (accepted) oleh EUP.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Persaingan harga terlihat cukup ketat, namun selisih penawaran masih mampu dijaga EUP untuk tetap unggul di atas kompetitor lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, untuk pengiriman loco Parindu (N4/N6) dengan volume 0,2 ribu ton, harga penawaran tertinggi dari EUP berada di Rp14.887 per kg, diikuti PBI Rp14.850 per kg dan MNA Rp14.555 per kg.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada tender ini, harga kontrak sempat terbentuk di level Rp15.062 per kg, namun akhirnya dibatalkan atau ditarik kembali (withdraw).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Secara keseluruhan, pergerakan harga CPO KPBN hari ini mencerminkan pasar yang masih cukup kuat, terutama di wilayah Dumai yang menjadi pusat transaksi utama. Konsistensi harga di atas Rp15.000 per kg menunjukkan permintaan yang tetap terjaga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/52480421125-1.png"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:13:51 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14682/harga-cpo-kpbn-hari-ini-tembus-rp15412kg-eup-borong-kemenangan</guid></item><item><title>Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14681/pengedar-ganja-di-banglas-dibekuk-berkat-layanan-110-polisi-amankan-bb-dan-tes-urine-positif</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM&lt;/strong&gt;&#45;&#45;Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Meranti kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis ganja di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial EA (35) diamankan dalam penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Dorak, Kelurahan Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengungkapan kasus ini terjadi pada Jumat, 17 April 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Penindakan bermula dari informasi masyarakat melalui Call Center 110 yang menyebutkan bahwa lokasi tersebut kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti segera melakukan penyelidikan dan bergerak ke lokasi. Dipimpin oleh Kasat Resnarkoba IPTU Mohammad Iqbalul Fikri, S.Tr.K., S.I.K., tim melakukan penggerebekan sekitar pukul 13.40 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Mohammad Iqbalul Fikri, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di lokasi, petugas menemukan seorang pria yang kemudian diketahui berinisial EA berada di dalam rumah. Selanjutnya dilakukan penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, Ibrahim.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis ganja yang dibungkus plastik bening dengan berat kotor sekitar 4,69 gram, serta satu paket ganja lainnya yang dibungkus kertas HVS putih dengan berat kotor sekitar 0,51 gram. Selain itu, turut diamankan satu unit telepon genggam milik tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seseorang berinisial RA (saat ini dalam penyelidikan), yang diambil di wilayah Jalan Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selanjutnya, menurut AKBP Aldi Alfa Paroqi tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Kepulauan Meranti di Selatpanjang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Dari hasil tes urine, tersangka dinyatakan positif mengandung Methamphetamine dan Amphetamine.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polres Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Polres Kepulauan Meranti juga mengimbau masyarakat agar tetap memberikan informasi apabila terdapat indikasi peredaran narkoba maupun tindak kriminal lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masyarakat diminta segera melapor dengan menghubungi Call Center 110 tanpa dipungut biaya (gratis).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/27780665227-img-20260422-wa0007.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14681/pengedar-ganja-di-banglas-dibekuk-berkat-layanan-110-polisi-amankan-bb-dan-tes-urine-positif</guid></item><item><title>CPO Terbang Tinggi, Minyak Dunia Jadi Pemicu Utama, Pasar Global Panas!</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14680/cpo-terbang-tinggi-minyak-dunia-jadi-pemicu-utama-pasar-global-panas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Harga CPO melonjak dipicu minyak dunia dan sentimen global, pasar komoditas bergerak liar hari ini,&amp;nbsp;Selasa, 21 April 2026.&amp;nbsp;Pasar minyak sawit mentah menampilkan pergerakan agresif dengan dorongan energi global.&amp;nbsp;Lonjakan harga minyak mentah dunia memantik gairah baru, membuat pelaku pasar kembali memburu CPO.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Perdagangan Senin menunjukkan harga CPO terus merangkak naik mengikuti arah minyak mentah global.&amp;nbsp;Kontrak acuan CPO di Bursa Malaysia Derivatives melonjak signifikan hingga menyentuh level RM4.484 per ton.&amp;nbsp;Kenaikan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap permintaan biodiesel yang semakin meningkat belakangan ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pergerakan harga di dalam negeri juga mengikuti tren global dengan penguatan yang cukup konsisten.&amp;nbsp;Data lelang menunjukkan harga CPO menyentuh Rp15.195 per kilogram dan terus menunjukkan kecenderungan naik.&amp;nbsp;Kenaikan ini memperlihatkan respons cepat pasar domestik terhadap dinamika energi internasional yang sedang memanas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penguatan tidak berdiri sendiri, melainkan ditopang oleh pergerakan minyak nabati lain di pasar dunia.&amp;nbsp;Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik hingga 0,81 persen memberi dorongan tambahan.&amp;nbsp;Di Bursa Dalian, kontrak minyak sawit dan kedelai juga menguat tipis, memperkuat sentimen positif global.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Analis pasar komoditas melihat kenaikan ini berkaitan erat dengan gejolak geopolitik dunia terbaru.&amp;nbsp;Ketegangan di kawasan Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak mentah lebih dari lima persen.&amp;nbsp;Gangguan distribusi energi global ikut meningkatkan daya tarik CPO sebagai alternatif bahan bakar biodiesel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Seorang trader komoditas, David Ng, menjelaskan pergerakan harga sangat dipengaruhi energi global saat ini.&amp;nbsp;“Kenaikan minyak mentah mendorong CPO karena digunakan sebagai bahan baku biodiesel,” ujar David Ng.&amp;nbsp;Pernyataan itu menegaskan hubungan erat antara pasar energi dan komoditas sawit di level internasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di sisi lain, analis juga mengingatkan potensi fluktuasi masih terbuka lebar dalam waktu dekat.&amp;nbsp;Head of Commodity Research Sunvin Group, Anilkumar Bagani, melihat pasar belum sepenuhnya stabil.&amp;nbsp;“Fundamental CPO masih rapuh, kenaikan bisa tertahan jika energi kembali melemah,” ujar Anilkumar Bagani.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pergerakan harga sempat berfluktuasi tajam akibat aksi ambil untung pelaku pasar global.&amp;nbsp;Harga sebelumnya menyentuh titik tertinggi sebelum akhirnya terkoreksi tipis akibat tekanan jual jangka pendek.&amp;nbsp;Namun tren jangka menengah masih menunjukkan kecenderungan menguat seiring permintaan energi alternatif meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain faktor eksternal, nilai tukar juga memberi kontribusi terhadap dinamika harga CPO global.&amp;nbsp;Pelemahan ringgit Malaysia membuat harga sawit lebih kompetitif di pasar internasional.&amp;nbsp;Kondisi ini meningkatkan minat beli dari importir utama yang mencari harga lebih menarik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, pasar terus memantau perkembangan produksi minyak mentah dunia dari negara produsen utama.&amp;nbsp;Potensi peningkatan produksi dari organisasi negara pengekspor minyak memberi tekanan tambahan pada harga energi.&amp;nbsp;Hal tersebut bisa menjadi faktor penahan jika suplai global kembali melimpah dalam waktu dekat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah dinamika tersebut, sektor biodiesel tetap menjadi penopang utama permintaan CPO global.&amp;nbsp;Kebutuhan energi alternatif terus meningkat seiring upaya banyak negara mengurangi ketergantungan pada fosil.&amp;nbsp;CPO menjadi salah satu komoditas strategis yang langsung merasakan dampak perubahan kebijakan energi global.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pergerakan harga hari ini menunjukkan karakter pasar yang sensitif terhadap isu global dan geopolitik.&amp;nbsp;Ketegangan kecil saja mampu memicu lonjakan besar pada harga komoditas termasuk minyak sawit mentah.&amp;nbsp;Hal ini membuat pelaku pasar harus terus waspada terhadap perubahan cepat dalam lanskap ekonomi dunia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam jangka pendek, analis memperkirakan harga CPO masih berpotensi stabil hingga menguat.&amp;nbsp;Level support berada di kisaran RM4.500 per ton dengan resistance mendekati RM4.680 per ton.&amp;nbsp;Pergerakan ini bergantung pada arah harga minyak mentah serta stabilitas geopolitik global mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski terlihat menjanjikan, risiko tetap membayangi pergerakan harga sawit ke depan.&amp;nbsp;Fluktuasi energi dan perubahan kebijakan ekonomi global dapat mengubah arah pasar secara tiba&#45;tiba.&amp;nbsp;Pelaku industri dan investor perlu membaca sinyal pasar dengan cermat agar tidak terjebak volatilitas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah semua dinamika, satu hal terlihat jelas dari pergerakan terbaru pasar komoditas.&amp;nbsp;Harga CPO kini tidak hanya bergantung pada produksi, melainkan juga pada geopolitik dan energi global.&amp;nbsp;Pasar sawit berubah menjadi arena yang bergerak cepat, penuh kejutan, dan sulit ditebak setiap waktu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/65534347625-7.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 18:15:07 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14680/cpo-terbang-tinggi-minyak-dunia-jadi-pemicu-utama-pasar-global-panas</guid></item><item><title>Sudah Direvitalisasi, DPRD Pekanbaru Ajak Warga Jaga Halte</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14679/sudah-direvitalisasi-dprd-pekanbaru-ajak-warga-jaga-halte</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Rois, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas halte yang telah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemko) bersama pihak&#45;pihak swasta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, keberadaan halte yang kini semakin baik harus disyukuri dengan cara merawat dan memeliharanya secara bersama&#45;sama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rois menegaskan, upaya menjaga fasilitas publik tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Masyarakat sebagai pengguna dan penerima manfaat juga memiliki tanggung jawab yang sama agar fasilitas tersebut tetap terawat dan nyaman digunakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Halte yang sudah ada itu harus kita syukuri. Bentuk rasa syukur itu tentu dengan menjaga dan memelihara keindahannya. Karena itu perlu adanya sosialisasi, agar kesadaran ini tumbuh bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga masyarakat,” ujar Rois, Selasa (21/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menyoroti pentingnya menjaga citra kota di mata pihak luar, termasuk perusahaan maupun lembaga yang berpotensi menyalurkan bantuan melalui program tanggung jawab sosial atau CSR.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, kondisi fasilitas publik yang terawat akan menjadi nilai tambah dan mendorong pihak lain untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan kota.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebaliknya, jika fasilitas seperti halte justru dirusak atau dikotori akibat aksi vandalisme, hal itu dapat menurunkan minat pihak luar untuk membantu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kalau halte yang sudah bagus malah dirusak atau dikotori, tentu pihak yang ingin membantu akan berpikir dua kali. Baik itu perusahaan maupun pihak luar, bahkan dari negara lain yang ingin berkontribusi untuk Pekanbaru,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai, perilaku vandalisme tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga masyarakat luas. Bahkan, kondisi tersebut bisa menjadi indikator bahwa suatu daerah belum siap menerima bantuan atau kerja sama pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk itu, Politisi PKS ini mendorong Pemerintah Kota Pekanbaru agar lebih masif melakukan sosialisasi dengan melibatkan berbagai elemen, seperti kalangan kampus, hingga masyarakat umum.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengingatkan agar ekspresi kreativitas masyarakat disalurkan pada tempat yang semestinya, bukan pada fasilitas umum seperti halte atau flyover.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kalau ingin berkarya atau menyalurkan kreativitas, carilah tempat yang tepat. Jangan di halte atau fasilitas publik lainnya,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menekankan bahwa keberadaan halte yang semakin baik merupakan hasil kerja bersama yang patut diapresiasi. Namun, keberlanjutan kualitas fasilitas tersebut sangat bergantung pada kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaganya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dengan banyaknya halte yang semakin bagus, kita tentu bersyukur dan berterima kasih. Tapi yang paling penting, mari sama&#45;sama kita jaga,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/33492439487-6.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 18:07:27 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14679/sudah-direvitalisasi-dprd-pekanbaru-ajak-warga-jaga-halte</guid></item><item><title>Buka Wawasan Perguruan Tinggi, Siswa SMA AS&#45;SHOFA Kunjungi Kampus Unilak</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14678/buka-wawasan-perguruan-tinggi-siswa-sma-asshofa-kunjungi-kampus-unilak</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU,COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45; Guru dan siswa kelas XI SMA Ashofa melakukan kunjungan ke Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau, Senin (20/1/2026), dalam rangka Kunjungan Wawasan Perguruan Tinggi di Pekanbaru (KWPT)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tujuan ke perguruan tinggi swasta di Pekanbaru dalam rangka mengenalkan kepada anak anak tentang pilihan Prodi di PTS. Tidak hanya ke Unilak tapi juga ke kampus lainnya, untuk membuka wawasan tentang kuliah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rombongan siswa didampingi dua orang guru, tiba di Unilak disambut langsung oleh Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, &amp;nbsp;Dr. Hardi SE MM. Dr. Hardi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia memaparkan bahwa Unilak telah berdiri sejak 1982, memiliki 40 program studi mulai S1 hingga S3 Doktor Manajemen, dan di tahun 2026 berhasil menempati peringkat PTS terbaik nomor satu di Riau menurut Webometrics dan Uniraks. “Alumni kami lebih dari 35 ribu orang, kini menempati posisi strategis di berbagai bidang,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“ Kami senang siswa dan guru dapat hadir ke Unilak, semoga Unilak bisa menjadi reverensi bagi siswa untuk kuliah. Bagi gurunya dapat melanjutkan studi ke Pascasarjana. Dan kami mendorong program ini tiap tahun diadakan, dan Unilak dengan senang hati siap menyambut.” Ujar Dr Hardi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain bertemu dengan Wakil Rektor III, siswa juga melakukan tour kampus mengunjungi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ilmu Ilmu Administrasi, dan Sekolah Pascasarjana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah seorang siswa Andi merasa senang dapat berkunjung Unilak. Kampus nya bersih, hijau, kami dapat mengetahui inormasi tentang kampus Unilak lebih awal.*&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/46267651500-5.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 18:05:35 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14678/buka-wawasan-perguruan-tinggi-siswa-sma-asshofa-kunjungi-kampus-unilak</guid></item><item><title>Kisruh Pemilihan RT/RW, DPRD Pekanbaru Tegaskan Pemenang Tak Bisa Digugurkan</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14677/kisruh-pemilihan-rtrw-dprd-pekanbaru-tegaskan-pemenang-tak-bisa-digugurkan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM &lt;/strong&gt;&#45;&#45;Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Robin Eduar menegaskan bahwa calon RT dan RW yang telah dinyatakan menang tidak dapat digugurkan kembali, sepanjang memenuhi seluruh persyaratan dan tidak melanggar aturan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penegasan ini disampaikan menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait dugaan upaya pengguguran hasil pemilihan RT/RW di sejumlah wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Robin, hasil pemilihan harus dihormati jika prosesnya telah sesuai dengan ketentuan, termasuk Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 48 Tahun 2025. Ia menilai, tidak boleh ada intervensi ataupun perubahan terhadap hasil yang sudah sah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Yang sudah menang dan memenuhi persyaratan, serta tidak melanggar Perwako 48, itu tidak boleh lagi diutak&#45;atik dan tidak boleh digugurkan. Yang menang silahkan lanjut, yang kalah harus legowo,&quot; tegas Robin, Senin (20/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga membuka ruang evaluasi apabila ditemukan adanya pelanggaran, baik secara administrasi maupun aturan. Jika memang terbukti bermasalah, maka proses dapat ditinjau kembali. Sebaliknya, jika tidak ada pelanggaran, hasil musyawarah yang telah ditetapkan harus dihormati.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kalau memang bermasalah secara administrasi atau aturan, silakan ditindaklanjuti. Tapi kalau tidak ada masalah, apalagi sudah dimusyawarahkan, itu tidak boleh digugurkan lagi,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk wilayah yang pelaksanaannya masih tertunda akibat persoalan tertentu, Komisi I DPRD meminta agar segera diselesaikan oleh pihak terkait, termasuk bagian hukum di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, Robin juga menyoroti adanya laporan masyarakat terkait pungutan biaya pendaftaran bagi calon RT/RW di salah satu wilayah di Kota Pekanbaru. Ia memastikan bahwa praktik tersebut tidak dibenarkan dan telah diminta untuk dihentikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Itu sudah batal. Kita sudah komplain karena pendaftaran tidak ada pungutan biaya. Dalam perwako juga tidak diatur soal itu,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan bahwa seluruh proses pemilihan RT/RW harus mengacu pada Perwako yang telah ditetapkan dan tidak boleh ada aturan tambahan di luar ketentuan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Perwako itu sudah diteken oleh Walikota, jadi harus dihargai dan dijadikan acuan. Tidak boleh ada aturan&#45;aturan baru di luar itu, karena hanya akan membingungkan dan inilah yang menimbulkan kisruh di masyarakat,” tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/39229890370-4.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 18:01:23 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14677/kisruh-pemilihan-rtrw-dprd-pekanbaru-tegaskan-pemenang-tak-bisa-digugurkan</guid></item><item><title>KPK Dalami Kasus Korupsi Flyover SKA Pekanbaru, 4 Saksi Diperiksa</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14676/kpk-dalami-kasus-korupsi-flyover-ska-pekanbaru-4-saksi-diperiksa</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan empat orang saksi terkait dugaan korupsi proyek pembangunan flyover simpang SKA, Kota Pekanbaru, Selasa (21/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hari ini Selasa, KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan TPK (tindak pidana korupsi) pembangunan proyek flyover jalan di Riau,&quot; ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Budi mengatakan, empat orang saksi yang dipanggil yaitu dua orang saksi merupakan aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau serta dua orang dari pihak swasta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saksi RA selaku ASN Dinas PUPR Proviinsi Riau, HSH selaku Staf Bidang Bina Marga 2017, EMI selaku Konsultan CV Ezza Engineering Konsultan dan ASNz swasta,&quot; ungkap Budi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemeriksaan para saksi dilakukan oleh penyidik KPK di Kantor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pemeriksaan dilakukan Kantor BPK Perwakilan Riau,&quot; kata Budi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemeriksaan saksi ini merupakan lanjutan pemeriksaan yang dilakukan pada Senin (20/4/2026). Ketika itu, penyidik memeriksa dua saksi yakni Direksi PT Plato Isoiki berinisial KH, dan mantan kepala cabang PT Yidya Karya (Persero) periode 2015&#45;2023, NR.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;NR merupakan satu dari lima tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan flyover SKA. Selain NR, empat tersangka lain adalah YN selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), GR selaku konsultan perencana, ES Direktur PT SC, serta TC selaku Direktur PT SHJ.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemeriksaan para saksi untuk melengkapi berkas perkara tersangka serta mendalami keterlibatan tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk pengungkapan kasus ini, selama enam hari, sejak Kamis (16/4/2026) lalu, penyidik KPK kembali melakukan cek fisik flyover simpang SKA dengan metode pengeboran badan jalan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengecekan melibatkan Auditor BPK serta Ahli.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pengecekan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penghitungan kerugian negara,&quot; kata Budi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proyek pembangunan flyover SKA dikerjakan di Dinas PUPR Riau pada tahun anggaran 2018 dengan nilai kontrak berdasarkan Hasil Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp159.384.251.000.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penyusunan HPS itu tanpa perhitungan detail, dukungan data ukur, dan perubahan gambar desain, padahal terjadi perubahan nilai kontrak pada proyek tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat pelaksanaannya, proyek yang menjadi ikon Kota Pekanbaru ini tidak sesuai dengan detail engineering design (DED) yang sudah dibuat dari awal, sehingga kerugian negara sekitar Rp 60,8 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Para pihak juga memalsukan data dan tanda tangan dalam dokumen kontraknya. Selain itu, terdapat pekerjaan yang disubkontrakkan tanpa persetujuan dengan nilai kontrak yang jauh lebih mahal daripada hasil analisis harga satuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk membuat terang dugaan korupsi proyek flyover ini, tim KPK telah melakukan penggeledahan di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Kawasan Perumahan dan Pertanahan (PUPR&#45;PKPP) Riau pada Senin (20/1/2025).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari tempat itu, penyidik mengangkut empat koper berisikan dokumen. Selain dokumen, penyidik juga menyita barang elektronik berupa handphone yang diduga milik pejabat di Dinas PUPR&#45;PPKP Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penggeledahan dilanjutkan pada Rabu (22/1/2025). Kali ini, tim KPK menyasar Kantor Badan Pengerjaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Riau yang berada di lantai 6 Gedung Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di sana, tim KPK membawa tiga koper berisi dokumen yang terdiri dari dua koper besar dan satu koper kecil, serta satu kardus air mineral.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/14276341372-2.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 17:55:58 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14676/kpk-dalami-kasus-korupsi-flyover-ska-pekanbaru-4-saksi-diperiksa</guid></item><item><title>Tes Urine di Kantor Desa dan Kecamatan Bengkalis, Dua Orang Positif Narkoba</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14675/tes-urine-di-kantor-desa-dan-kecamatan-bengkalis-dua-orang-positif-narkoba</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU,COM &lt;/strong&gt;&#45;&#45;Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika terus digencarkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polsek Bengkalis bersama Satres Narkoba Polres Bengkalis melakukan inspeksi mendadak (Sidak) tes urine di lingkungan Pemerintah Kecamatan Bengkalis, Selasa (21/4/26) pagi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.35 WIB tersebut dilakukan diam&#45;diam dengan menyasar tiga lokasi utama, yakni Kantor Desa Sungai Alam di Jalan Bathin Alam, Kantor Desa Kuala Alam di Jalan Awang Mahmuda, serta Kantor Kecamatan Bengkalis di Jalan Panglima Minal, Desa Air Putih.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, tim juga melakukan pengembangan ke sejumlah kediaman warga di Desa Sungai Alam dan Desa Kuala Alam.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas, Aipda Juliandi Bazrah menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menekan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan pemerintahan hingga tingkat desa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Hasil sidak urine secara mendadak menunjukkan dua orang dinyatakan positif amfetamin berdasarkan rapid tes,” ungkapnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dua orang tersebut masing&#45;masing berinisial AS (38), anggota Linmas Desa Sungai Alam, serta AN (29), staf Desa Kuala Alam. Keduanya langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polres Bengkalis.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap ASN dan staf di Kantor Kecamatan Bengkalis dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berdasarkan hasil interogasi awal, kedua pengguna mengaku mendapatkan narkotika dari seorang pria berinisial F alias B yang berdomisili di Desa Kuala Alam. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung melakukan penggerebekan di kediaman terduga pelaku di Jalan Awang Mahmuda, Dusun II.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, yang bersangkutan berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba. Polisi kemudian melakukan pengembangan ke beberapa lokasi lain, termasuk rumah seorang perangkat desa di Jalan H. Sulaiman, Desa Sungai Alam, serta kediaman terduga pengguna lainnya di Desa Kuala Alam. Namun, dari hasil penggeledahan tidak ditemukan barang bukti narkotika, dan hasil tes urine tambahan juga menunjukkan negatif.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami masih melakukan pengejaran terhadap terduga pemasok. Tidak ada ruang bagi pelaku Narkoba di wilayah hukum Polres Bengkalis,” tegasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran Narkoba, guna menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.*&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/97770538239-3.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 17:53:01 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14675/tes-urine-di-kantor-desa-dan-kecamatan-bengkalis-dua-orang-positif-narkoba</guid></item><item><title>Tak Kuat Nanjak, Truk Balak Himpit Mobil hingga Ringsek di Jalan Lintas Timur Inhu</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14674/tak-kuat-nanjak-truk-balak-himpit-mobil-hingga-ringsek-di-jalan-lintas-timur-inhu</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU,COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur, Desa Banjar Balam, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.50 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Insiden ini melibatkan satu unit truk Mitsubishi Fuso dan mobil Toyota Innova.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, mengatakan kecelakaan bermula saat truk Fuso bernopol B 9584 BYX yang dikemudikan Dodi Hendra melaju dari arah Rengat menuju Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menanjak, kendaraan mengalami kendala pada persneling sehingga tidak bisa masuk gigi dan mundur,&quot; ujar Misran, Selasa (21/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kondisi tersebut, truk yang bermuatan kayu itu kemudian bergerak mundur dan menabrak mobil Toyota Innova BM 1789 IE yang berada tepat di belakangnya. Innova tersebut dikemudikan Dadang Setyoko dengan satu penumpang, Dwi Wahyono.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akibat benturan itu, mobil Innova mengalami kerusakan cukup parah. Kaca depan pecah, bodi sebelah kiri ringsek, serta pelek ban bagian depan dan belakang sebelah kanan patah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Korban jiwa nihil. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp50 juta,&quot; jelas Misran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari keterangan polisi, kondisi jalan di lokasi kejadian beraspal baik namun berada di tanjakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di sisi kiri jalan terdapat area pemakaman umum, sementara di sisi kanan merupakan kawasan permukiman warga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/43594971052-1.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 17:47:51 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14674/tak-kuat-nanjak-truk-balak-himpit-mobil-hingga-ringsek-di-jalan-lintas-timur-inhu</guid></item><item><title>DPRD Pekanbaru Temukan Sekolah Al Fatih Berdiri Tanpa Izin Sejak 2017</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14673/dprd-pekanbaru-temukan-sekolah-al-fatih-berdiri-tanpa-izin-sejak-2017</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pekanbaru menemukan Sekolah Al Fatih di Jalan Kayu Manis, Marpoyan Damai, berdiri tanpa izin sejak 2017.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Temuan itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang menghadirkan pihak yayasan, DPMPTSP Kota Pekanbaru, Satpol PP Kota Pekanbaru, serta perwakilan masyarakat, Selasa (21/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rapat dipimpin Ketua Komisi I Robin Eduar bersama pimpinan dan anggota komisi lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil RDP, diketahui sekolah tersebut memiliki enam bangunan terpisah, namun hanya satu yang mengantongi izin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Mengapa sejak 2017 hingga 2025 tidak mengantongi izin, padahal bangunan terlihat megah,&quot; kata Robin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Komisi I meminta Pemko memperketat pengawasan dan mendesak yayasan segera melengkapi seluruh perizinan, termasuk izin lingkungan dan dampak lalu lintas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jangan sampai menimbulkan masalah baru di masyarakat,&quot; tegas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua RW setempat, Sabarudin Zaenal, menyebut keberadaan sekolah berdampak pada sekitar 10 RT.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Saya dukung sekolah agama, tapi jangan sampai mengganggu kenyamanan warga,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua Yayasan Al Fatih, Anthon Yuliandri, mengakui lima bangunan belum memiliki izin. Saat ini sebagian tengah dalam proses pengurusan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menyebut kendala utama ada pada proses birokrasi, terutama sistem Online Single Submission (OSS).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Bangunan yang sudah berdiri harus lewat OSS pusat, ini yang memakan waktu,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Anthon juga mengaku sejak 2017 pihaknya tidak pernah menerima teguran dari instansi terkait.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/86014830664-20.jpeg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 17:43:13 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14673/dprd-pekanbaru-temukan-sekolah-al-fatih-berdiri-tanpa-izin-sejak-2017</guid></item><item><title>Kabel dan Tiang Fiber Optik Berantakan, Ini Kata Sekda Kota Pekanbaru</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14672/kabel-dan-tiang-fiber-optik-berantakan-ini-kata-sekda-kota-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Banyaknya instalasi kabel dan tiang fiber optic (FO) di Pekanbaru, membuat Pemerintah Kota Pekanbaru angkat bicara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui tim gabungan, Pemko Pekanbaru menargetkan penertiban&amp;nbsp; di seluruh wilayah kota mulai April hingga Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Langkah ini dilakukan untuk menata infrastruktur jaringan lebih rapi, tertib, dan sesuai standar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengatakan bahwa penertiban tersebut akan dilakukan setelah seluruh perangkat regulasi dan persetujuan teknis (pertek) selesai disusun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita menertibkan setelah perangkat aturannya disiapkan. Mudah&#45;mudahan April atau paling lambat Mei sudah mulai berjalan,” ujarnya melalui sambungan telepon, Minggu, 19 April 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ingot menjelaskan jika pemerintah kota saat ini tengah menyusun skema perizinan yang mengatur pemasangan kabel dan tiang FO oleh penyedia layanan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Dalam aturan tersebut diatur kewajiban terkait status lahan, termasuk jika menggunakan aset milik daerah yang berkaitan dengan pendapatan asli daerah (PAD),&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Adapun tim teknis yang sedang menyusun desain teknis bentangan kabel agar penataannya lebih rapi dan memenuhi standar keselamatan terdiri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Balai Monitor, serta Komunikasi Digital (Komdigi).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setelah regulasi dan desain teknis rampung, Pemerintah Kota Pekanbaru akan melakukan sosialisasi kepada seluruh penyedia layanan internet,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemerintah Kota Pekanbaru berharap langkah ini dapat meningkatkan estetika kota sekaligus menciptakan infrastruktur jaringan yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Setelah semua tuntas, kita lakukan sosialisasi agar menjadi acuan bersama dalam penataan infrastruktur jaringan dan akan diberikan batas waktu untuk merapikan kabel dan tiang FO yang telah terpasang,” tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/79660491707-7.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:03:32 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14672/kabel-dan-tiang-fiber-optik-berantakan-ini-kata-sekda-kota-pekanbaru</guid></item><item><title>Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA Pekanbaru, KPK Periksa Bos 2 Perusahaan</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14671/kasus-korupsi-flyover-simpang-ska-pekanbaru-kpk-periksa-bos-2-perusahaan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua orang terkait kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan layang (flyover) Simpang SKA, Pekanbaru Riau pada Senin (20/4/2026). Pemeriksaan berlangsung di ruangan kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau di Jalan Sudirman, Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menerangkan, pemeriksaan dilakukan terhadap dua orang dari kalangan perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut. Keduanya yakni inisial KH yang merupakan Direksi PT Plato Isoiki. Penyidik juga memeriksa Nurbaiti (NR), mantan Kepala Cabang pada PT Yodya Karya (Persero) Pekanbaru. Dalam perkara ini, NR telah ditetapkan sebagai tersangka.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pemeriksaan atas nama KH selaku Direktur PT Plato Isoiki, dan NR selaku Kepala Cabang PT Yodya Karya Pekanbaru periode 2015&#45;2023,” kata Budi Prasetyo di Jakarta.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KPK Bor Jembatan Layang&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus korupsi lawas proyek pembangunan Flyover Simpang SKA Pekanbaru kembali panas dalam sepekan terakhir. Hal ini ditandai oleh langkah KPK turun langsung melakukan pengecekan fisik jembatan layang sejak Kamis (16/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akibat pengecekan fisik jembatan, jalur flyover dari arah utara ke selatan ditutup sementara mulai Kamis (16/4/2026) hingga Selasa (21/4/2026). Penutupan ini dilakukan untuk mendukung proses teknis yang dilakukan tim KPK, termasuk pengeboran struktur beton guna menguji kualitas konstruksi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengecekan fisik yang dilakukan KPK bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri. Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian panjang penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan flyover Simpang SKA yang telah bergulir sejak beberapa tahun terakhir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, terdiri dari satu pejabat pemerintah dan empat pihak swasta. Mereka adalah:&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;1. Yunannaris (YN), Kepala Bidang Pembangunan dan Jembatan Dinas PUPR Riau, sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;2. Gusrizal (GR), Pihak swasta/konsultan perencana&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;3. Triandi Chandra (TC), Direktur Utama PT Semangat Hasrat Jaya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;4. Elpi Sandra (ES), Direktur PT Sumbersari Ciptamarga&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;5. Nurbaiti (NR), Kepala PT Yodya Karya (Persero) Cabang Pekanbaru&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kelima tersangka tersebut diduga terlibat dalam praktik korupsi proyek pembangunan flyover yang dikerjakan pada tahun anggaran 2018.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proyek ini memiliki nilai kontrak sekitar Rp159 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Riau. Namun dalam pelaksanaannya, ditemukan berbagai penyimpangan yang berujung pada kerugian negara sekitar Rp60,8 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Modus dan Dugaan Pelanggaran&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;KPK mengungkap sejumlah dugaan pelanggaran serius dalam proyek ini. Salah satu yang paling mencolok adalah penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang tidak dilakukan secara rinci dan tanpa dukungan data yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, terjadi perubahan desain proyek tanpa diikuti perhitungan ulang yang transparan. Hal ini membuka celah bagi terjadinya manipulasi nilai kontrak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam prosesnya, para tersangka juga diduga melakukan pemalsuan dokumen, termasuk tanda tangan dalam kontrak proyek. Tidak hanya itu, ditemukan pula praktik “pinjam bendera” perusahaan dalam proses lelang, di mana perusahaan tertentu hanya digunakan sebagai formalitas administratif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;KPK juga menemukan adanya pekerjaan yang disubkontrakkan tanpa persetujuan resmi, dengan nilai yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga satuan wajar. Praktik ini mengarah pada dugaan penggelembungan anggaran (markup).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akibat berbagai penyimpangan tersebut, kualitas pekerjaan diduga tidak sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) yang telah direncanakan sejak awal. Hal inilah yang kemudian mendorong KPK melakukan pengecekan fisik secara langsung di lapangan.&lt;br&gt;Pengecekan Fisik Jadi Kunci Pembuktian&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengecekan fisik yang dilakukan KPK saat ini menjadi langkah krusial dalam menguatkan pembuktian kasus. Dengan melakukan pengeboran dan pengujian struktur beton, tim penyidik dapat mengetahui apakah kualitas konstruksi sesuai dengan spesifikasi atau tidak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Langkah ini juga penting untuk memastikan apakah kerugian negara yang terjadi benar&#45;benar berkaitan dengan kualitas fisik proyek atau hanya pada aspek administrasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebelumnya, KPK juga telah melakukan pengecekan serupa pada Oktober 2023. Saat itu, tim penyidik bahkan mendirikan tenda di bawah flyover untuk melakukan pemeriksaan intensif selama beberapa hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pemeriksaan tersebut, sejumlah titik beton dibor untuk diuji kekuatan dan ketebalannya. Hasil dari pemeriksaan awal tersebut diduga menjadi dasar bagi KPK untuk melanjutkan penyidikan hingga menetapkan tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengecekan ulang pada April 2026 ini diyakini sebagai upaya untuk memperkuat bukti teknis sebelum proses hukum memasuki tahap berikutnya, seperti pelimpahan perkara ke pengadilan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Dinantikan Publik&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;KPK terus menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan kasus ini. Selain pengecekan fisik, penyidik juga aktif memeriksa saksi, mengumpulkan dokumen, dan mendalami aliran dana yang terkait dengan proyek tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus ini menjadi contoh bagaimana proyek infrastruktur dengan anggaran besar memiliki risiko tinggi terhadap praktik korupsi. Oleh karena itu, penanganan yang tegas diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Publik kini menanti langkah lanjutan dari KPK, termasuk proses persidangan terhadap para tersangka. Di sisi lain, masyarakat juga diminta memahami dampak sementara seperti penutupan jalan sebagai bagian dari proses penegakan hukum&lt;strong&gt;.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Sumber: SM News.com&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/81210725638-6.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:00:50 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14671/kasus-korupsi-flyover-simpang-ska-pekanbaru-kpk-periksa-bos-2-perusahaan</guid></item><item><title>Agung Bakal Lantik Beberapa Pejabat Dalam Waktu Dekat</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14670/agung-bakal-lantik-beberapa-pejabat-dalam-waktu-dekat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan akan ada gelombang pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam waktu dekat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal ini menurut Agung, beberapa jabatan saat ini ada yang kosong karena sudah pensiun, dan dalam waktu dekat banyak pejabat yang akan memasuki usia pensiun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Karena seperti lurah, camat, kepala sekolah dan jabatan jabatan lain ada yang kosong, ada yang pensiun,&quot; kata Agung, Senin (20/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita akan lakukan pelantikan&#45;pelantikan terus ke depan, tapi ini tentu mengikuti tahapan, baik itu ada yang tes dan ujian dan tentu melalui pertimbangan pertimbangan yang lain,&quot; kata Agung lagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih jauh, Agung mengatakan, pelantikan&#45;pelantikan sebelumnya terutama di eselon III banyak yang hanya mengisi jabatan yang kosong saja.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pelantikan sebelum&#45;sebelumnya itu hanya isi jabatan kosong aja, tak banyak, hanya isi jabatam kosong dan pergeseran hanya sedikit&#45;sedikit saja,&quot; cakapnya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko untuk bekerja dengan sepenuh hati, dan yang menerima jabatan harus bisa memenuhi ekspektasi untuk dapat membantu mewujudkan visi misi walikota dan wakil.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplajh.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/91986395662-5.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 19:53:37 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14670/agung-bakal-lantik-beberapa-pejabat-dalam-waktu-dekat</guid></item><item><title>Tunda Bayar Masih Rp339 Miliar, Bupati Siak Cari Solusi Selesaikan Tunggakan</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14669/tunda-bayar-masih-rp339-miliar-bupati-siak-cari-solusi-selesaikan-tunggakan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak optimis mampu menyelesaikan sisa kewajiban tunda bayar kegiatan tahun 2024 dan 2025 sebesar Rp339 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Diketahui beban tunda bayar Pemkab Siak pada 2024 sebesar Rp95 miliar, sedangkan 2025 sebesar Rp244 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati Siak, Afni menyampaikan tidak tinggal diam dengan kondisi ini, pihaknya terus mengupayakan pencairan transfer ke daerah dan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menopang kebutuhan belanja daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal itu disampaikannya usai melakukan audiensi bersama rekanan terkait kejelasan penyelesaian tunda bayar kepada rekanan di Komplek Rumah Rakyat, kediaman Bupati Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ya kami mendengar apa yang dikeluhkan rekanan, kami juga memaparkan kondisi keuangan daerah saat ini, namun kami juga sudah sampaikan untuk mencari solusi bagaimana beban tunda bayar bisa diselesaikan,&quot; katanya, Senin (20/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemkab Siak juga sudah berupaya meminta ke pemerintah pusat untuk segera mencairkan TKD. Di sisi lain, Pemkab Siak juga terus mengoptimalkan pendapatan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tentu semua upaya sudah kita lakukan untuk melunasi beban sisa kewajiban tunda bayar itu. Ya alhamdulillah rekanan menerima penjelasan kami dan mereka yakin dan percaya Pemkab Siak komitmen memprioritaskan tunda bayar yang belum selesai. Upaya kita meminta TKD juga sudah sampai ke pusat,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Siak, Raja Indor menjelaskan sisa tunda bayar ke sejumlah OPD untuk tahun 2024 sebesar Rp95 miliar dari total Rp325 miliar, artinya secara bertahap Pemkab Siak sudah mengangsur Rp225 miliar yang dibayar pada 2025. Sedangkan untuk 2025 terjadi penunggakkan sebesar Rp224 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Total tunda bayar untuk tahun anggaran 2024 dan 2025 sebesar Rp339 miliar lebih. Sesuai arahan bupati TB menjadi prioritas untuk diselesaikan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets//berita/original/6614054132-4.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 19:49:34 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14669/tunda-bayar-masih-rp339-miliar-bupati-siak-cari-solusi-selesaikan-tunggakan</guid></item></channel></rss>