Puluhan Penutup Drainase di Bengkalis Raib Digondol Maling

Kamis, 15 Januari 2026

BEDELAU.COM --Aksi pencurian penutup drainase kembali terjadi di Kota Bengkalis. Penutup drainase berbahan besi dilaporkan hilang di sejumlah titik, di antaranya di trotoar Jalan Tandun dan Jalan Tengku Umar. 

Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga, khususnya pejalan kaki.

Pantauan di lapangan, Kamis (15/1/26), sejumlah lubang drainase tampak menganga tanpa penutup. Situasi ini semakin berisiko pada malam hari atau saat hujan, ketika lubang sulit terlihat oleh pengguna jalan.

Salah seorang warga Bengkalis, Ade, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Menurutnya, lubang drainase yang sebelumnya tertutup kini menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat.

“Kalau ada pejalan kaki yang tidak tahu, bisa saja langsung kejebur. Ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Warga pun berharap pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk menutup kembali drainase yang terbuka serta meningkatkan pengawasan agar pencurian tidak kembali terulang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, membenarkan adanya laporan kehilangan penutup drainase di beberapa ruas jalan. Bahkan, jumlahnya disebut mencapai puluhan unit.

Melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bengkalis, Jefri, ST, Ardiansyah menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan perbaikan melalui mekanisme pergeseran anggaran dalam waktu dekat.

“Rencananya saat ada pergeseran anggaran, kita akan masukkan pengadaan penutup gorong-gorong itu. Banyak masyarakat mengeluh, terutama di depan sekolah karena penutup drainase hilang. Penutup ini dari besi, jadi mudah diambil dan dijual,” jelas Jefri.

Ke depan, Dishub Bengkalis juga berencana mengganti material penutup drainase dari besi menjadi bahan fiber guna meminimalisir pencurian.

“Kita akan ubah dari besi ke fiber. Harapannya, tidak ada lagi yang hilang. Kami juga mengajak masyarakat sama-sama menjaga dan mengawasi fasilitas umum,” pungkasnya.**

 

 

 

Sumber: Riauterkini.com