Luasan Karhutla Capai 122 Hektare, Bengkalis Mendominasi

Rabu, 04 Februari 2026

BEDELAU,COM --Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, menyebutkan hingga saat ini mencatat sudah ada 10 kabupaten/kota di Riau yang terjadi Karhutla pada awal tahun ini.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan dari 10 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 122,72 Hektare (Ha).

"Sudah 10 daerah di Riau terdeteksi terjadi Karhutla dengan total luasan 122 hektare," kata M Edy Afrizal , Rabu (4/2/2026).

Adapun 10 daerah itu, dikatakan Edy, yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kota Dumai dan Pekanbaru.

Di mana, karhutla terluas berada di Kabupaten Bengkalis dengan 37,51 Ha. Kemudian Inhil seluas 22 Ha, Pelalawan seluas 21 Ha, Kota Dumai seluas 10,50 Ha dan 

"Setelahnya Meranti dengan 7,70 Ha, Kampar 7,25 Ha. Kemudian Siak 5,55 Ha, Kuansing 1,50 Ha. Terakhir paling kecil di Inhu dengan 1,20 Ha," katanya.

Dikatakannya, dari rincian luasan tersebut, ditemukan 378 hotspot atau titik panas dengan jumlah fire spot atau titik api sebanyak 53.

Dalam upaya penanganan Karhutla, disebutkan M Edy saat ini sudah banyak unsur yang terlibat. Mulai dari BPBD Kabupaten/Kota, TNI-Polri, Manggala Agni, masyarakat peduli api dan juga pihak-pihak perusahaan.

“Karena Riau belum menetapkan status siaga darurat Karhutla, saat ini penanganan masih dilakukan oleh masing-masing daerah. Meskipun demikian, koordinasi tetap dilaksanakan agar pemadaman berjalan efektif,” ujarnya.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com