
BEDELAU.COM --Tim dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) yang terdiri dari, Prof. Dr. Marihot Manullang, Dr. Richa Afriana Munthe, Nurhayani Lubis, M.Si, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SD IT Tahfidz Annur Al-Fatih, Pekanbaru, pada 11 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pengelola sekolah, memperkuat branding Islami, serta mengembangkan strategi promosi dan publikasi digital guna mendukung eksistensi sekolah di era transformasi digital.
Sebagai sekolah dasar Islam terpadu yang berdiri pada awal tahun 2024, SD IT Tahfidz Annur Al-Fatih masih menghadapi tantangan dalam membangun citra dan daya saing di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Keterbatasan pemahaman dalam pengelolaan media digital dan strategi promosi menjadi salah satu kendala yang dihadapi pengelola sekolah dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim dosen Unilak memberikan sosialisasi mengenai literasi digital dasar, penguatan identitas dan branding Islami sekolah, serta strategi promosi digital sederhana yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, sehingga peserta dapat secara langsung memahami dan mendiskusikan permasalahan yang dihadapi sekolah.
Kegiatan ini diikuti oleh 7 orang peserta yang terdiri dari guru dan pengelola sekolah. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab, khususnya terkait pemanfaatan media sosial sekolah, penyusunan konten digital yang sesuai dengan nilai-nilai Islami, serta strategi promosi sekolah dalam mendukung Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Melalui kegiatan ini, Universitas Lancang Kuning menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Diharapkan, SD IT Tahfidz Annur Al-Fatih dapat mengelola eksistensi digital sekolah secara lebih terencana, menampilkan identitas Islami secara konsisten, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui strategi komunikasi digital yang efektif.*