
BEDELAU.COM --Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis mulai menerapkan sistem boking tiket online untuk kendaraan roda empat penumpang dan kendaraan angkutan barang jenis pickup di pelabuhan penyeberangan RoRo. Kebijakan ini berlaku di Pelabuhan RoRo Sungai Selari dan Pelabuhan Air Putih Bengkalis.
Sistem tersebut mulai diberlakukan sejak Selasa (10/3/26) dan direncanakan berlangsung selama periode arus mudik hingga arus balik Lebaran, atau hingga 29 Maret 2026.
Kepala Bidang Pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan, mengatakan pengguna jasa kendaraan roda empat kini diarahkan untuk membeli tiket secara online melalui Aplikasi Trips yang disediakan oleh Dishub Bengkalis.
“Aplikasi Trips untuk pembelian tiket online bisa didapatkan dengan cara melakukan scan barcode yang kami sediakan di akun media sosial resmi Dishub Bengkalis, baik melalui Instagram maupun yang telah disebarkan melalui WhatsApp,” ujar Edi Kurniawan, Rabu (11/3/26).
Ia menjelaskan, saat ini aplikasi tersebut memang belum tersedia di PlayStore karena masih dalam proses administrasi.
“Secara administrasi untuk bisa masuk ke PlayStore Android membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Karena itu sementara ini kami sebarkan melalui media sosial dan WhatsApp agar masyarakat bisa langsung mengunduh aplikasi Trips tersebut,” jelasnya.
Menurut Edi, penerapan sistem booking tiket online ini baru berlaku bagi kendaraan roda empat, baik kendaraan pribadi maupun pickup. Sementara kendaraan roda dua serta penumpang pejalan kaki masih menggunakan sistem pembelian tiket secara manual di pelabuhan.
Selain itu, sistem pemesanan tiket juga memiliki batas waktu. Pemesanan hanya dapat dilakukan maksimal tiga hari sebelum jadwal keberangkatan.
“Untuk sementara booking tiket hanya bisa dilakukan maksimal tiga hari ke depan. Hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi kendala operasional seperti gangguan kapal atau kondisi lainnya,” terangnya.
Lebih lanjut, Edi menyebutkan bahwa penerapan sistem booking online tersebut juga menjadi tahap awal sosialisasi penerapan e-ticketing secara menyeluruh di masa mendatang.
“Ini sekaligus sebagai tahap sosialisasi. Untuk penerapan penuh nantinya akan disesuaikan dengan Permendagri yang sedang dalam proses. Setelah Lebaran nanti akan kita dalami lagi untuk penerapan e-ticketing secara penuh,” tambahnya.***
Sumber: Riauterkini.com