
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengoperasikan belasan bus listrik sebagai moda transportasi umum massal Trans Metro Pekanbaru (TMP) pada tahun 2026. Saat ini, unit bus tersebut masih dalam proses pengiriman ke Pekanbaru.
“Ada belasan bus listrik yang akan beroperasi di Pekanbaru. Sedang dalam pengiriman,” kata Walikota Pekanbaru Agung Nugroho Selasa (31/3/2026).
Ia mengatakan, pengiriman secara bertahap. Untuk tahap awal, ada tiga unit bus yang dikirim. Ia menjelaskan, pengoperasian bus listrik merupakan bagian dari upaya Pemko Pekanbaru menghadirkan sistem transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan.
Program ini juga diharapkan dapat menekan emisi sekaligus meningkatkan kualitas udara di Kota Pekanbaru menuju konsep Green City atau kota hijau. Sebelumnya, sebanyak 16 unit bus listrik berukuran sedang direncanakan akan memperkuat layanan transportasi umum melalui TMP. Bus tersebut akan melayani masyarakat di seluruh koridor yang sudah tersedia.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi mengatakan, pengoperasian bus listrik akan dilakukan melalui skema buy the service (BTS) pada tahun 2026.
“Insyaallah, tahun 2026 ini kita berupaya mengoperasikan bus TMP dengan sistem BTS sebanyak 16 unit,” ujarnya.
Selain penambahan bus listrik, Pemko Pekanbaru juga akan mengoperasikan 16 unit angkutan penghubung atau feeder yang melayani rute dari kawasan permukiman menuju halte Trans Metro Pekanbaru. Kehadiran feeder diharapkan memudahkan masyarakat menjangkau layanan transportasi massal dari lingkungan tempat tinggal mereka.
“Ini seperti oplet feeder yang sudah ada. Kita harapkan bisa membantu warga menjangkau halte dari rumahnya,” jelas Masykur.
Saat ini, terdapat 33 unit bus Trans Metro Pekanbaru yang telah beroperasi melayani masyarakat. Dengan tambahan 16 bus listrik baru, layanan transportasi umum di Kota Pekanbaru diharapkan semakin optimal dan menjangkau lebih banyak warga.
Sumber: cakaplah.com