Sidang dugaan korupsi pada Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Kamis, 09 April 2026

BEDELAU.COM --Warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Kamis (9/4/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Wipeng alias Apeng (60), seorang pekerja swasta yang tinggal di Jalan Kartini, RT 02 RW 05, Dusun Makmur, Desa Berancah.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 10.30 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di area dapur rumahnya dengan tubuh dipenuhi darah.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus tersebut.

"Korban ditemukan di dapur rumahnya dalam kondisi bersimbah darah. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ujar Fahrian.

Dari temuan awal di lokasi kejadian, korban diduga meninggal akibat tindak kekerasan yang mengarah pada pembunuhan. Meski demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian sebelum seluruh proses penyelidikan rampung.

"Kita masih mencari pelakunya. Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Mohon waktunya, nanti akan kami informasikan perkembangan lebih lanjut," tambah Kapolres.

Sementara itu, Camat Bantan Aulia Fikri membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyebut aparat kepolisian telah berada di tempat kejadian perkara.

"Benar, polisi sudah berada di TKP," singkat Aulia.

Usai menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti turut diamankan guna mendukung proses penyidikan.

Garis polisi juga telah dipasang di sekitar rumah korban agar lokasi tetap steril selama pemeriksaan berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut, sekaligus mendalami motif di balik kematian tragis Wipeng alias Apeng.

 

 

 

Sumber: cakaplah.com