Perisai Pertahanan Udara, Empat Penerbang Tempur Baru Rafale Telah Lahir dari Bumi Melayu

Selasa, 28 April 2026

BEDELAU.COM --Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) kembali melahirkan penerbang tempur. Sebanyak empat pilot tersebut sudah teruji atas keberhasilan membawa pesawat tempur rafale secara solo. 

Mereka adalah Letkol Pnb Oliv Rizando, Letkol Pnb Rakhmanto Jati, Mayor Pnb Reza Yori serta Mayor Pnb Andy Paulus. Keempat penerbang tempur baru rafale ini pun menjalani tradisi 'mandi kembang' pada Senin (27/4/26) kemarin. Penyiraman air dipimpin oleh Danlanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris.

"Acara digelar di Hanggar Skadron Udara 12, Tradisi ini merupakan tonggak penting yang menandai kesiapan seorang penerbang dalam mengemban tugas sebagai garda terdepan pertahanan udara,” kata Danlanud, Selasa (28/4/26). 

Tradisi terbang solo memiliki makna mendalam, tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga mencerminkan kematangan. Tapi juga kepercayaan diri, serta kesiapan seorang penerbang dalam menjalankan tugas operasi udara. 

Penerbang tempur pesawat buatan Francis tersebut tergabung dalam Skadron Udara 12 Lanud Rsn. Asa pun resmi dititipkan di pundak mereka sebagai perisai pertahanan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Terlebih dengan perkembangan tekhnologi militer yang terus berkembang, sangat dituntut memiliki presisi tinggi, kecerdasan taktis, serta penguasaan teknologi mutakhir. 

Lebih lanjut, Danlanud menyoroti tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Di mana peperangan udara kini telah terintegrasi dengan sistem digital, sensor canggih, serta konsep network-centric warfare. 

“Penerbang saat ini dituntut tidak hanya mahir dalam mengendalikan pesawat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan sistem teknologi modern yang terintegrasi dan berbasis jaringan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Danlanud juga menyampaikan apresiasi kepada para penerbang serta seluruh unsur pendukung. Kekompakan atas capaian ini menjadikan semakin kuatnya pertahanan udara NKRI 

“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada penerbang atas pencapaian ini. Teruslah belajar dan berlatih untuk meningkatkan profesionalisme. Terima kasih juga kepada para instruktur, teknisi, dan seluruh tim pendukung atas dedikasi dan kerja kerasnya,” pungkasnya. *

 

 

 

Sumber: Riauterkini.com