
BEDELAU.COM --- Pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026 mencatat momen penting dalam pelayanan ibadah haji daerah.
Untuk pertama kalinya pelepasan dilakukan dengan nuansa yang lebih dekat dan humanis di Bandara Tuanku Tambusai, Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu Selasa (28/4/2026).
Bupati Rokan Hulu Anton secara langsung melepas keberangkatan jemaah menuju Bandara Hang Nadim, Batam, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Didampingi Ketua TP PKK Rohul dr. Yeni Dwi Putri, Bupati Anton tidak sekadar melepas keberangkatan, tetapi juga menegaskan komitmen pemerintah daerah menjadikan pelayanan haji semakin mudah, nyaman, dan bermartabat bagi masyarakat.
Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian dalam pemberangkatan tahun ini adalah dibukanya akses bagi keluarga untuk mengantar dan menyaksikan langsung para jemaah hingga naik ke pesawat. Kebijakan tersebut merupakan permintaan khusus Bupati kepada pengelola bandara, sebagai bentuk dukungan moril sekaligus menghadirkan suasana pelepasan yang lebih hangat dan penuh kekeluargaan bagi para tamu Allah.
"Kami ingin momentum keberangkatan haji ini menjadi pengalaman yang berkesan, bukan hanya bagi jemaah, tetapi juga keluarga yang melepas dengan doa dan harapan terbaik," ujar Anton.
Ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemberangkatan yang dinilai jauh lebih tertib dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, keberangkatan melalui Bandara Tuanku Tambusai harus menjadi tonggak awal penguatan konektivitas daerah, khususnya dalam pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
"Ke depan kami berharap ini menjadi rutinitas setiap tahun. Ini momen berharga bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu, karena semakin memudahkan akses keberangkatan ibadah haji," katanya.
Anton juga menitipkan pesan kepada seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, serta fokus menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk agar kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Di balik momentum pemberangkatan ini, Pemkab Rohul juga tengah menyiapkan langkah strategis untuk pengembangan Bandara Tuanku Tambusai.
Pemerintah daerah saat ini mengurus proses pelepasan kewenangan lahan seluas 66 hektare kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan, sebagai bagian dari percepatan peningkatan status dan kapasitas bandara agar mampu melayani kebutuhan transportasi udara yang lebih luas di masa depan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, S.Ag., M.Sy, menjelaskan total 191 JCH diberangkatkan menggunakan pesawat ATR 72-600 milik Wings Air dalam tiga sesi penerbangan.
Penerbangan pertama membawa 63 jemaah asal Kecamatan Rambah, penerbangan kedua mengangkut 64 jemaah dari Rambah dan Tambusai, sementara penerbangan ketiga memberangkatkan 64 jemaah asal Kepenuhan, Kepenuhan Hulu, dan Kunto Darussalam.
Sumber: cakaplah.com