Dampak Terobosan dan Kontrol Fiskal Wako Agung, PAD Pekanbaru Tembus 1,2 T

Kamis, 30 April 2026

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Dok SM News

BEDELAU.COM --Inovasi dan terobosan yang digagas Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota (Wawako) Markarius Anwar, berhasil dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam satu tahun kepemimpinannya, terbukti PAD yang dihimpun Pemko Pekanbaru tahun 2025 dari sektor pajak tembus mencapai Rp1,2 triliun. Merupakan capaian tertinggi dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya maksimal di angka Rp800 miliar. Keberhasilan capaian kenaikan PAD yang signifikan ini tidak terlepas dari terobosan yang digagas Wako Agung Nugroho.Salah satu terobosan dengan memberikan kemudahan dan diskon pajak PBB. Terbukti, masyarakat justru semakin ramai membayar pajak dan meningkat drastis dari periode tahun yang sama. Agung juga meminta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP mempermudah perizinan. Tak hanya itu saja, Agung minta perizinan bisa terbit dalam waktu singkat tanpa ribet. Salah satu contoh, Wako meminta agar waktu pengurusan PBG dipercepat. Sehingga antusias pengurusan izin tinggi dan retribusi PBG meningkat. Selain itu, ada juga kenaikan pajak opsen, reklame, hotel, restoran dan pajak lainnya. Terbukti PAD Kota Pekanbaru naik drastis sejak kepemimpinan Agung Nugroho. "PAD kita kenaikan cukup signifikan. Jadi jika dibandingkan periode yang sama, di tahun 2025 naik drastis. Dari Rp 800-an miliar menjadi Rp 1,2 triliun," kata Wako Pekanbaru Agung Nugroho, Kamis (30/4/2026). Menurutnya, capaian ini juga didukung strategi dan implementasi digitalisasi pajak. Penerapan sistem pajak berbasis elektronik, dan monitoring real time. Kemudian intensifikasi pajak serta pengetatan pengawasan wajib pajak. Dampak PAD yang meningkat, juga berdampak langsung dengan peningkatan pembangunan daerah. Salah satu contoh, Pemko Pekanbaru melakukan pengaspalan jalan rusak sepanjang 42 kilometer pada tahun 2025. Jumlah itu jauh lampaui target tahunan yang hanya sepanjang 20 kilometer. Kemudian adanya program menyekolahkan kembali 1.300 anak putus sekolah, serta bantuan ke anak stunting. "Terpenting, kata Agung, pajak-pajak yang dibayarkan wajib dirasakan masyarakat. Salah satunya dengan perbaikan sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum yang selama ini jadi keluhan masyarakat," jelasnya. Tak hanya itu, dibawah kepemimpinan Agung Nugroho, Pemko juga berhasil menyelesaikan hutang masa lalu yang mencapai ratusan miliar. Tata kelola keuangan yang transparansi dan kontrol ketat berbasis data, serta efisiensi belanja daerah juga berdampak terhadap pembayaran TPP ASN. Pemko Pekanbaru membayar full TPP bagi ASN karena adanya peningkatan kinerja. Sumber: SM News. com