
Wanita hamil muda ditemukan tewas di kawasan Taman Wisata Alam, Rabu (10/6/2026) malam.
BEDELAU.COM --Polisi bergerak cepat mengungkap kasus kematian perempuan yang sedang hamil bernama Nursafikah (30), ditemukan meninggal dunia di kawasan Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan RT 015, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Rabu (10/6/2026) malam.
Kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan, Tim Reskrim Polres Dumai berhasil menangkap terduga pelaku yang tak lain merupakan suami korban berinisial R (23).
Pelaku diamankan di wilayah Teluk Pulai, Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (11/6/2026).
Kasus ini menyita perhatian masyarakat karena korban diketahui tengah mengandung empat bulan.
Penemuan jasad korban di pondok kebun sempat menggegerkan warga dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Kapolsek Panipahan, Iptu Subiarto Aprido Tompubolon, membenarkan adanya penangkapan terhadap terduga pelaku oleh Tim Reskrim Polres Dumai.
"Benar, yang bersangkutan sudah diamankan. Untuk rilis resmi dan informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Polres Dumai," kata Iptu Subiarto saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, usai insiden tersebut terjadi, R diduga langsung melarikan diri ke kampung halamannya di Teluk Pulai, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.
Polisi yang melakukan penyelidikan intensif akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku dan melakukan penangkapan.
Sebelumnya, Tim Inafis Polres Dumai telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan korban.
Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah parang panjang dan satu pisau cutter yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Dumai untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, terduga pelaku tengah dibawa menuju Kota Dumai guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Dumai.
Polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban yang sedang mengandung tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan menambah daftar panjang kasus kekerasan dalam rumah tangga yang berujung tragis.
Polisi memastikan proses penyid
Sumber: Riauaktual.com