
BEDELAU.COM --Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Bakar Tongkang 2026 yang tinggal menyisakan sekitar 20 hari lagi. Selain memastikan kelancaran prosesi budaya yang telah menjadi ikon wisata nasional tersebut, pemerintah daerah juga mulai mengantisipasi kemungkinan kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara.
Komitmen itu mengemuka dalam rapat persiapan Festival Bakar Tongkang yang dipimpin Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Rohil, H. Normansyah, di Kantor Bupati Rohil, Batu Enam, Bagansiapiapi, Senin (8/6/2026).
Rapat dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur TNI-Polri, serta panitia pelaksana dari berbagai bidang yang terlibat dalam penyelenggaraan event budaya terbesar di Negeri Seribu Kubah tersebut.
Normansyah menegaskan, struktur kepanitiaan dan pembagian tugas telah terbentuk. Namun keberhasilan penyelenggaraan festival sangat ditentukan oleh soliditas koordinasi antarbidang serta kesiapan seluruh perangkat pendukung di lapangan.
“Setiap seksi harus segera menuntaskan kebutuhan sesuai tugas masing-masing. Koordinasi yang intensif menjadi kunci agar seluruh kebutuhan teknis dapat dipetakan dan diselesaikan sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, Festival Bakar Tongkang bukan hanya tentang prosesi pembakaran replika kapal yang menjadi tradisi masyarakat Tionghoa Bagansiapiapi, tetapi juga menyangkut kesiapan seluruh ekosistem pendukung yang akan menunjang kenyamanan ribuan pengunjung.
Karena itu, perhatian tidak hanya difokuskan pada pelaksanaan acara utama, tetapi juga pada ketersediaan listrik, jaringan telekomunikasi, layanan perbankan, transportasi, akomodasi, hingga pelayanan publik lainnya.
Panitia juga diminta menjaga fokus terhadap prosesi inti Bakar Tongkang sebagai daya tarik utama festival. Berbagai kegiatan pendukung seperti pentas seni dan pameran ekonomi kreatif diharapkan mampu memperkuat kemeriahan acara tanpa mengurangi perhatian publik terhadap warisan budaya yang telah mendunia tersebut.
Di sektor ekonomi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan diminta memperkuat sinergi dengan Dinas Pariwisata dan pelaku usaha untuk menghadirkan pameran produk unggulan daerah serta mendorong partisipasi UMKM selama festival berlangsung.
Dalam rapat tersebut turut dibahas perkembangan informasi terkait rencana kehadiran sejumlah pejabat pemerintah pusat. Panitia saat ini masih berkoordinasi untuk memperoleh kepastian jadwal kunjungan, termasuk kemungkinan hadirnya Wakil Presiden Republik Indonesia dan beberapa menteri.
Jika kunjungan pejabat VVIP terealisasi, maka pengamanan dan pengaturan protokoler akan dilakukan secara khusus dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.
Sementara itu, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiks) Rohil mendapat peran strategis dalam mendukung kelancaran festival. Instansi tersebut ditugaskan memperkuat jaringan internet, meningkatkan publikasi melalui berbagai platform digital, serta menyiapkan layanan siaran langsung dan sistem informasi berbasis website untuk memudahkan wisatawan memperoleh informasi kegiatan.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, seluruh OPD diminta mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan teknis agar Festival Bakar Tongkang 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi masyarakat, serta citra Kabupaten Rokan Hilir di tingkat nasional maupun internasional. (RRV1)