Wacana Lama Muncul Kembali: Riau Pesisir Siap Berdiri Sendiri

Ahad, 26 Juli 2026

Persiapan pertemuan tokoh masyarakat dari 5 kabupaten dan kota di wilayah pesisir Riau di Hotel The Zuri, Dumai. (sumber: cakaplah.com)

BEDELAU.COM --atusan tokoh dan perwakilan masyarakat pesisir Riau berkumpul di Dumai. Pertemuan berlangsung Minggu sore hingga malam, 26 Juli 2026 di Hotel The Zuri. Acara mengusung nama Forum Silaturahmi dan Musyawarah Perwakilan Masyarakat.
 
Peserta berasal dari lima kabupaten dan kota wilayah pesisir. Meliputi Kota Dumai, Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, dan Kepulauan Meranti. Hadir pula kepala daerah, wakil kepala daerah, anggota legislatif, hingga aktivis.
 
Agenda utama pertemuan adalah membahas masa depan wilayah pesisir. Salah satu bahasan inti adalah menghidupkan kembali wacana pemekaran provinsi. Hal ini menjadi langkah nyata perjuangan aspirasi masyarakat setempat.
 
Anggota panitia Bastian Atah Bob membenarkan kesiapan acara tersebut. "Sepekan terakhir undangan disebar dan banyak yang menyatakan hadir," ujarnya. Ia memastikan forum berjalan dengan musyawarah yang terbuka dan demokratis.
 
Dalam forum akan dipaparkan naskah studi kelayakan pembentukan provinsi baru. Seluruh peserta diajak membangun kesepahaman bersama atas gagasan tersebut. Tujuannya agar perjuangan ini berjalan serentak dan utuh.
 
Apabila kesepakatan tercapai, panitia kerja akan segera dibentuk. Tim formatur juga bakal ditetapkan untuk memimpin langkah selanjutnya. Nama provinsi baru dan calon ibu kota akan dibahas dan diputuskan bersama.
 
Pemekaran wilayah ini dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan pelayanan yang lebih dekat. Potensi ekonomi pesisir dinilai bisa berkembang lebih maksimal. Harapan masyarakat akan pemerataan pembangunan semakin terbuka lebar.
 
Forum ini menjadi bukti kekuatan persatuan lintas daerah di pesisir. Perbedaan latar belakang tidak menyurutkan niat untuk berjuang bersama. Segala keputusan nantinya akan mengacu pada kepentingan rakyat banyak.

 

 

 

Sumber: SM News.com