<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://bedelau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://bedelau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>PETI Kuansing Digerebek Beruntun</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14960/peti-kuansing-digerebek-beruntun</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Laporan warga mengubah suasana malam di Kabupaten Kuantan Singingi. Satu per satu aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) mulai terendus aparat. Dalam sehari, dua lokasi tambang ilegal berhasil ditindak polisi setelah informasi masuk melalui layanan Call Center 110 Polri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026. Lokasi pertama berada di aliran Sungai Kuantan, Desa Pulau Banjar Kari, Kecamatan Kuantan Tengah. Lokasi kedua ditemukan di Pulau Pramuka, Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tepian Sungai Kuantan, malam itu sebenarnya terlihat biasa saja. Air mengalir perlahan di antara gelapnya malam. Dari kejauhan terdengar suara mesin bekerja memecah kesunyian.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Suara itulah yang kemudian menjadi petunjuk. Laporan warga masuk sekitar pukul 23.25 WIB. Informasi tersebut langsung diteruskan kepada personel Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Tengah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tanpa menunggu lama, petugas bergerak menuju lokasi. Jalan gelap dan medan sungai tidak menghentikan langkah mereka. Targetnya jelas, memastikan laporan masyarakat benar adanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setibanya di lokasi, petugas menemukan satu unit PETI jenis setingkai. Alat itu sedang beroperasi di tengah aliran Sungai Kuantan. Aktivitas pencarian emas berlangsung saat aparat datang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Situasi langsung berubah tegang. Para pelaku menyadari kedatangan polisi. Mereka memilih melarikan diri ke kegelapan malam.&amp;nbsp;Mesin dan perlengkapan ditinggalkan begitu saja. Tidak ada yang sempat diselamatkan. Para pelaku hanya meninggalkan jejak aktivitas tambang di tepi sungai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, mengatakan petugas segera mengambil tindakan di lokasi.&amp;nbsp;&quot;Untuk mencegah digunakan kembali, alat langsung dimusnahkan,&quot; kata Hidayat Perdana, Minggu, 7 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Api kemudian menyala di tepian sungai. Mesin yang sebelumnya bekerja mencari emas berubah menjadi tumpukan besi hangus. Polisi memastikan alat tersebut tidak bisa dipakai lagi.&amp;nbsp;Saat penindakan pertama berlangsung, laporan lain juga masuk. Kali ini berasal dari Kecamatan Singingi Hilir. Informasi diterima sekitar pukul 10.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Petugas Polsek Singingi Hilir segera bergerak. Tujuannya menuju Pulau Pramuka, Desa Tanjung Pauh. Kawasan itu selama ini disebut rawan aktivitas PETI.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Perjalanan membawa petugas menuju sebuah rakit dompeng. Alat tersebut digunakan untuk mencari emas di perairan setempat. Aktivitas ilegal itu kembali ditemukan setelah laporan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Seperti kejadian sebelumnya, pelaku tidak ditemukan. Mereka diduga melarikan diri sebelum petugas tiba. Yang tersisa hanya rakit dan perlengkapan tambang.&amp;nbsp;Polisi kembali bertindak tegas. Rakit dompeng dirusak di lokasi. Seluruh perlengkapan dibuat tidak dapat digunakan lagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi warga sekitar, penindakan tersebut menjadi kabar melegakan. Aktivitas PETI selama ini menimbulkan banyak kekhawatiran. Kerusakan lingkungan menjadi ancaman yang terus menghantui.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sungai bukan sekadar sumber air. Sungai menjadi urat nadi kehidupan masyarakat. Ketika aktivitas tambang ilegal masuk, keseimbangan alam ikut terancam.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hidayat Perdana menegaskan komitmen kepolisian memberantas PETI. Tidak ada ruang bagi aktivitas yang merusak lingkungan.&amp;nbsp;&quot;Aktivitas PETI melanggar hukum dan merusak lingkungan,&quot; tegas Hidayat Perdana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, patroli akan terus ditingkatkan. Pengawasan dilakukan pada titik&#45;titik rawan. Setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keberhasilan pengungkapan dua lokasi tambang ilegal tersebut juga menjadi bukti pentingnya peran warga. Laporan sederhana melalui layanan 110 mampu menghasilkan tindakan nyata di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di balik setiap pengungkapan, ada keberanian masyarakat untuk berbicara. Ada kepedulian terhadap sungai dan lingkungan tempat mereka hidup.&amp;nbsp;&quot;Kami mengapresiasi warga yang berani melapor,&quot; ujar Hidayat Perdana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sinergi itu menjadi kekuatan utama. Polisi tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan masyarakat membuat pengawasan semakin efektif.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam beberapa tahun terakhir, PETI menjadi persoalan yang terus muncul di sejumlah daerah. Aktivitas tersebut sering berpindah lokasi untuk menghindari pengawasan aparat. Meski begitu, ruang gerak pelaku kini semakin sempit. Laporan warga datang lebih cepat. Respons aparat juga semakin cepat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di Sungai Kuantan, suara mesin kini telah berhenti. Di Pulau Pramuka, rakit dompeng tinggal kenangan. Dua lokasi yang sebelumnya aktif kini berubah sunyi.&amp;nbsp;Perburuan terhadap pelaku masih berlanjut. Polisi terus mengumpulkan informasi tambahan. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah upaya itu, satu pesan kembali disampaikan. Jika menemukan aktivitas melanggar hukum, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan 110.&amp;nbsp;Sebab satu panggilan telepon bisa membawa perubahan besar. Dalam kasus ini, satu laporan berhasil menghentikan dua aktivitas tambang ilegal sekaligus.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/92422698499-5.jpg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 17:01:00 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14960/peti-kuansing-digerebek-beruntun</guid></item><item><title>Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14959/angin-kencang-melanda-desa-api-api-smpn-1-banlak-rusak-parah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Musibah angin kencang yang melanda Desa Api Api Kecamatan Bandar Laksamana (Banlak), Kabupaten Bengkalis menyisakan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas pendidikan, Ahad (7/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setidaknya, empat unit rumah dan dua fasilitas pendidikan mengalami kerusakan. Kerusakan paling parah terjadi pada SMPN 1 Bandar Laksamana. Sekolah ini disebut mengalami kerusakan hingga 80 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;SMPN 1 rusak parah, selepas itu ada juga TK Negeri 1 dan rumah &#45;rumah warga,&quot; ucap Jailani Ketua BPD Desa Api Api.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Angin, kata Jailani, sangat kencang saat kejadian dan disertai hujan deras. Rumah warga yang mengalami kerusakan parah berjumlah dua unit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk penghuni rumahnya sudah dievakuasi ke rumah keluarga dan rumah tetangga,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, sejumlah pohon dan tiang PLN tumbang serta condong. Perbaikan dan evakuasi kerusakan sedang dilakukan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sejak pagi, Bengkalis dan sekitarnya diguyur hujan deras. Hingga berita ini terbitkan hujan masih mengguyur, namun intensitasnya sedang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/66420803488-4.jpg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 16:58:13 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14959/angin-kencang-melanda-desa-api-api-smpn-1-banlak-rusak-parah</guid></item><item><title>Demi Viral, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14958/demi-viral-dua-pemuda-di-kuansing-diamankan-usai-keliling-kota-pakai-kostum-pocong</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM &lt;/strong&gt;&#45;&#45;&#45;Satreskrim Polres Kuantan Singingi mengamankan dua pemuda yang mengenakan pakaian menyerupai pocong sambil berkeliling menggunakan sepeda motor di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kedua pemuda tersebut diketahui berinisial FS (20) dan AFM (18), warga Kelurahan Pasar Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mereka diamankan di Jalan Proklamasi, Desa Koto Taluk, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil klarifikasi yang dilakukan pihak kepolisian, diketahui kostum menyerupai pocong tersebut dibeli melalui aplikasi belanja daring pada awal Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keduanya mengaku sengaja melakukan aksi tersebut untuk mencari hiburan sekaligus membuat konten yang diharapkan viral di media sosial.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ide tersebut muncul setelah mereka menonton sejumlah tayangan serupa di platform TikTok.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan pemeriksaan, aksi tersebut ternyata bukan kali pertama dilakukan. FS dan AFM mengaku telah sekitar 10 kali melakukan kegiatan serupa pada rentang waktu pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam aksinya, mereka berkeliling menggunakan sepeda motor di sejumlah lokasi di Kuantan Tengah, seperti kawasan Perumnas, Beringin Taluk, Taman Jalur, hingga Bundaran Carano.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Aksi berkostum pocong itu sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sejumlah warga mengaku merasa terganggu dan khawatir karena mengira keberadaan sosok pocong tersebut merupakan kejadian yang sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebagai bentuk pertanggungjawaban, kedua pemuda tersebut membuat surat pernyataan yang berisi permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mereka juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat hanya demi mendapatkan perhatian di dunia maya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Gunakan media sosial secara bijak dan tanggapi setiap informasi yang berkembang dengan arif serta tidak menyebarkan berita hoaks,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Kuansing berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam membuat konten digital serta tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/51621332644-3.jpg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 16:55:51 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14958/demi-viral-dua-pemuda-di-kuansing-diamankan-usai-keliling-kota-pakai-kostum-pocong</guid></item><item><title>Besok Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Jangan Langgar 10 Pelanggaran Ini</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14957/besok-operasi-patuh-lancang-kuning-2026-dimulai-jangan-langgar-10-pelanggaran-ini</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru akan menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai 8 hingga 21 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Operasi yang berlangsung selama 14 hari tersebut bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta melalui Kasat Lantas, AKP Satrio B.W. Wicaksana, mengatakan operasi ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Bhayangkara 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 dilaksanakan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas yang aman dan berkeselamatan menjelang Hari Bhayangkara Tahun 2026,&quot; ujar Satrio, Minggu (7/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polresta Pekanbaru akan mengedepankan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai metode utama penegakan hukum.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebanyak 60 persen penindakan dilakukan melalui ETLE, 30 persen melalui penindakan manual atau non&#45;ETLE, dan 10 persen berupa teguran simpatik kepada pelanggar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selain itu, petugas juga akan melaksanakan razia stasioner di sejumlah titik selama operasi berlangsung,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berikut pelanggaran yang menjadi fokus penindakan petugas:&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;1. Menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi teknis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;2. Tidak menggunakan helm berstandar SNI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;3. Tidak memakai sabuk pengaman bagi pengemudi maupun penumpang mobil.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;4. Menggunakan telepon genggam saat berkendara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;5. Melanggar marka jalan dan rambu lalu lintas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;6. Menerobos lampu lalu lintas atau lampu merah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;7. Melebihi batas kecepatan yang ditentukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;8. Berkendara melawan arus.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;9. Berboncengan melebihi ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;10. Menggunakan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai aturan, termasuk merokok saat berkendara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Satlantas Polresta Pekanbaru mengimbau seluruh pengguna jalan agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara, bukan sekadar untuk menghindari sanksi tilang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan meningkatnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, diharapkan tercipta kondisi jalan yang lebih aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas diharapkan dapat menjadi budaya sehingga tercipta kondisi jalan raya yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan,&quot; tutup Satrio.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/52340819575-2.jpg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 16:53:09 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14957/besok-operasi-patuh-lancang-kuning-2026-dimulai-jangan-langgar-10-pelanggaran-ini</guid></item><item><title>Diikuti 15.080 Pelari Se&#45;Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14956/diikuti-15080-pelari-seindonesia-riau-bhayangkara-run-2026-pecahkan-rekor</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2026 terus menunjukkan tren positif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga penutupan pendaftaran, ajang lari yang digelar Polda Riau tersebut berhasil mencatatkan sebanyak 15.080 peserta, melampaui capaian tahun sebelumnya yang diikuti 13.079 pelari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lonjakan jumlah peserta ini semakin mengukuhkan Riau Bhayangkara Run sebagai salah satu event lari terbesar dan paling diminati di Pulau Sumatera.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, mengatakan tingginya animo masyarakat menjadi bukti bahwa event tersebut kini telah berkembang menjadi agenda olahraga berskala nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah, pendaftaran resmi telah kami tutup dengan total peserta mencapai 15.080 orang. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan karena menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run terus meningkat,&quot; kata Daniel, Minggu (7/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari Provinsi Riau, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari DKI Jakarta, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung hingga Aceh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Daniel menilai keberagaman asal peserta tersebut menjadi indikator bahwa Riau Bhayangkara Run telah berkembang menjadi ajang sport tourism yang mampu menarik kunjungan pelari dari berbagai penjuru Tanah Air ke Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami ingin Hari Bhayangkara tidak hanya dirasakan oleh anggota Polri, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dengan masyarakat. Karena itu, Riau Bhayangkara Run kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi, ruang silaturahmi, sekaligus sarana promosi daerah,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ajang yang akan digelar pada 19 Juli 2026 itu merupakan salah satu rangkaian utama peringatan Hari Bhayangkara ke&#45;80.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain menjadi wadah olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi lokal, serta kampanye gaya hidup sehat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami berharap para peserta yang datang ke Pekanbaru tidak hanya mendapatkan pengalaman berlari yang berkesan, tetapi juga membawa cerita baik tentang Riau ketika kembali ke daerah masing&#45;masing,&quot; tambah Daniel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan data panitia, kategori 5K umum dan pelajar menjadi kategori dengan jumlah peserta terbanyak. Disusul kategori 10K umum dan master, serta kategori 21K nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menariknya, kategori 21K internasional juga akan diikuti pelari mancanegara yang akan bersaing bersama pelari nasional, menambah daya tarik event yang terus berkembang dari tahun ke tahun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tahun ini komposisi peserta cukup menarik karena tidak hanya didominasi kategori rekreasional seperti 5K, tetapi juga banyak pelari yang memilih kategori 10K dan Half Marathon. Ini menunjukkan kualitas komunitas lari yang terus tumbuh,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan peserta, panitia telah melakukan sejumlah penyempurnaan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di antaranya penggunaan rute bersertifikasi World Athletics, sistem pencatatan waktu profesional, penambahan water station, pos kesehatan, ambulans siaga, hingga pengaturan lalu lintas dan parkir yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mengusung tema &apos;Run With Purpose, Move Forward With Riau&apos;, Riau Bhayangkara Run 2026 juga membawa pesan sosial dan lingkungan yang sejalan dengan program Green Policing Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mendaftar dan mempercayakan Riau Bhayangkara Run sebagai bagian dari perjalanan olahraga mereka. Semoga pada 19 Juli nanti kita dapat bersama&#45;sama menghadirkan event yang aman, nyaman, berkelas, dan membanggakan Provinsi Riau,&quot; tutup Daniel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/17622258021-1.jpg"/><pubDate>Sun, 07 Jun 2026 16:51:24 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14956/diikuti-15080-pelari-seindonesia-riau-bhayangkara-run-2026-pecahkan-rekor</guid></item><item><title>Pembukaan Pekan Penghijauan, Mahasiswa Pendidikan Biologi UNRI Wujudkan Aksi Nyata</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14955/pembukaan-pekan-penghijauan-mahasiswa-pendidikan-biologi-unri-wujudkan-aksi-nyata</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;&#45;Desa Tanjung Kampar Hulu, 6 Juni 2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (HIMAPROBIO) FKIP Universitas Riau secara resmi membuka kegiatan Pekan Penghijauan (PP) XXXV pada Sabtu (06/6/2026) di Desa Tanjung Kampar Hulu. Kegiatan yang telah menjadi tradisi mahasiswa Pendidikan Biologi sejak tahun 1988 ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya pelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mengusung tema “Rehabilitasi Kawasan Tebing Hulu Sungai Kampar melalui Sinergi Multipihak Mendukung Ekosistem Berkelanjutan”, kegiatan ini bertujuan mendukung pemulihan kawasan tebing hulu Sungai Kampar melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, alumni, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pekan Penghijauan XXXV berlangsung selama tiga hari, mulai 5–7 Juni 2026, dan diketuai oleh Frans Syahputra Halawa dari Angkatan 2024. Kegiatan ini melibatkan 227 mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau serta mendapat dukungan dari berbagai pihak. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi PP Goes To School, Workshop Pendidikan, Penanaman Simbolis dan Sapa Kampung Tepian, Penyuluhan Aksi Organik, serta PP Fest sebagai penutup kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Dr. Darmadi, M.Si, selaku Kepala Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau, menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Menurutnya, Pekan Penghijauan merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menjaga kelestarian alam sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Dinas DLH Refizal, S.STP., M.IP mengapresiasi pelaksanaan Pekan Penghijauan XXXV yang dinilai sejalan dengan program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) serta program daerah Kaplingan Sehati (Kampar Peduli Lingkungan Sepenuh Hati). Ia menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan melalui penghijauan, tetapi juga melalui pengelolaan sampah, limbah, dan pengendalian polusi yang memerlukan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kampar juga terus menggiatkan program bank sampah sebagai bagian dari pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan penghijauan memiliki peran penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap krisis iklim dan pemanasan global. Selain itu, pengelolaan sampah organik melalui pengomposan juga dapat membantu mengurangi emisi gas metana yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah. Oleh karena itu, ia berharap Pekan Penghijauan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berlanjut dan disinergikan dengan program pemerintah daerah pada masa mendatang agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat dan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua Pelaksana, Frans Syahputra Halawa, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kolaborasi berkelanjutan untuk menjaga dan merehabilitasi kawasan Tebing Hulu Sungai Kampar. Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan, Pekan Penghijauan XXXV diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan ekosistem yang lebih sehat, lestari, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.*&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/84404409021-8.jpg"/><pubDate>Sat, 06 Jun 2026 23:08:26 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14955/pembukaan-pekan-penghijauan-mahasiswa-pendidikan-biologi-unri-wujudkan-aksi-nyata</guid></item><item><title>Pedagang Menjerit! Kebakaran Besar Sapu Deretan Ruko Pasar Atas Bangkinang</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14954/pedagang-menjerit-kebakaran-besar-sapu-deretan-ruko-pasar-atas-bangkinang</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Kebakaran Pasar Atas Bangkinang, Kabupaten Kampar, menjadi perhatian besar warga pada Sabtu, 6 Juni 2026. Sedikitnya enam unit ruko hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari kawasan pasar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Suasana pasar sebelumnya berjalan seperti hari biasa. Pedagang melayani pembeli yang datang menjelang sore hari. Beberapa warga masih berbelanja kebutuhan rumah tangga. Tidak ada tanda petaka akan datang beberapa menit kemudian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Warga pertama kali melihat api muncul dari sebuah ruko. Bangunan tersebut diketahui menjual bumbu dapur dan santan. Percikan api kemudian membesar sangat cepat. Dalam waktu singkat, kobaran mulai menjalar ke bangunan di sampingnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Dari kedai bumbu dan santan itu awalnya. Api cepat sekali membesar,&quot; kata Andi, warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, Sabtu, 6 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Api yang terus membesar membuat warga panik. Sebagian pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka. Sebagian lainnya memilih menjauh demi keselamatan. Kepulan asap tebal mulai menutupi sebagian kawasan pasar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pasar Atas Bangkinang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan utama. Deretan ruko berdiri berdekatan satu sama lain. Kondisi tersebut membuat risiko penyebaran api menjadi lebih besar. Jarak antarbangunan yang rapat mempercepat pergerakan kobaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam hitungan menit, api menjalar ke beberapa bangunan lain. Warga hanya bisa menyaksikan kobaran yang semakin ganas. Sebagian pedagang terlihat pasrah melihat tempat usahanya dilalap api. Beberapa barang dagangan gagal diselamatkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kondisi semakin mencekam ketika asap hitam membubung tinggi. Kepulan asap terlihat dari jarak cukup jauh. Banyak warga berdatangan ke lokasi kejadian. Arus kendaraan di sekitar pasar sempat melambat akibat kerumunan warga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Laporan kebakaran segera diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar. Armada pemadam langsung bergerak menuju lokasi. Petugas datang membawa perlengkapan lengkap untuk menjinakkan api. Fokus utama saat itu adalah mencegah kobaran meluas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sesampainya di lokasi, petugas langsung menghadapi api yang sudah membesar. Semburan air diarahkan ke titik terpanas kebakaran. Proses pemadaman berlangsung cukup berat karena bangunan saling berdekatan. Setiap sudut bangunan harus dipastikan aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Petugas tidak hanya memadamkan api. Mereka juga melakukan pelokalisiran agar kobaran tidak merembet lebih jauh. Langkah tersebut sangat penting mengingat kawasan pasar cukup padat. Banyak bangunan usaha berdiri di sekitar lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah proses pemadaman, warga terus memantau situasi. Sebagian membantu mengamankan area sekitar. Sebagian lainnya mencari informasi terkait kondisi kios mereka. Ketegangan terasa hampir sepanjang proses pemadaman berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Api akhirnya mulai dapat dikendalikan setelah petugas bekerja keras. Kobaran yang sempat mengancam bangunan lain berhasil dibatasi. Meski demikian, enam unit ruko tidak dapat diselamatkan. Bangunan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemandangan setelah kebakaran menyisakan cerita berbeda. Besi&#45;besi bangunan terlihat menghitam. Atap beberapa ruko ambruk akibat panas tinggi. Sisa barang dagangan berserakan di antara puing bangunan. Aroma hangus masih terasa di sekitar lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Tidak ditemukan korban luka selama proses kebakaran berlangsung. Seluruh warga berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Kondisi tersebut menjadi kabar yang sedikit melegakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian ekonomi diperkirakan cukup besar. Banyak pedagang kehilangan tempat usaha mereka. Barang dagangan yang tersimpan di dalam ruko ikut terbakar. Nilai kerugian masih dalam proses pendataan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara tersisa. Bara kecil sering memicu kebakaran susulan. Karena itu, setiap titik diperiksa secara teliti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, aparat kepolisian mulai melakukan penyelidikan. Garis pengaman dipasang di sekitar lokasi kebakaran. Tim investigasi mengumpulkan berbagai keterangan saksi. Bukti&#45;bukti lapangan juga mulai didokumentasikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan di kawasan perdagangan. Aktivitas pasar yang padat memiliki risiko kebakaran yang cukup tinggi. Instalasi listrik, peralatan usaha, dan bahan mudah terbakar harus mendapat perhatian khusus. Langkah pencegahan menjadi kebutuhan mendesak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi para pedagang, kebakaran sore itu meninggalkan luka mendalam. Tempat usaha yang dibangun bertahun&#45;tahun hilang dalam beberapa menit. Harapan dan modal usaha ikut terkubur bersama puing bangunan. Banyak pedagang hanya bisa menatap sisa kebakaran dengan mata berkaca&#45;kaca.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/64233356258-5.jpg"/><pubDate>Sat, 06 Jun 2026 23:04:30 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14954/pedagang-menjerit-kebakaran-besar-sapu-deretan-ruko-pasar-atas-bangkinang</guid></item><item><title>Plt Gubri Minta Pohon Sudah Ditanam di Kawasan Stadion Utama Harus Dirawat</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14953/plt-gubri-minta-pohon-sudah-ditanam-di-kawasan-stadion-utama-harus-dirawat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau agar tidak menjadikan kegiatan menanam pohon hanya sebatas kegiatan seremoni.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal ini disampaikan SF Hariyanto saat ikut serta menanam bibit pohon ulin dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di area Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, Sabtu, 6 Juni 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Oleh sebab itu, SF Hariyanto memerintahkan DLHK Provinsi Riau menempatkan orang melakukan perawatan terhadap pohon&#45;pohon yang sudah ditanam. “Jangan sudah ditanam tapi tidak diperlihatkan. Tolong tempat orang di sini untuk di rawat,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hari lingkungan hidup sedunia tahun 2026 mengangkat tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Dalam kesempatan itu, SF Hariyanto juga mengingatkan bagaimana peran vital pemerintah dalam upaya menjaga dan menciptakan lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Harapan kita tentu kita cinta pohon dan pohon juga cinta dengan kita. Stadion Utama Riau ini adalah ikon kita (Riau). Sudah banyak agenda&#45;agenda bersejarah yang dilakukan di sini. Jadi apa yang sudah kita lakukan di sini tolong sama&#45;sama kita jaga,” tambahnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di pagi harinya, juga dilaksanakan kegiatan gotong royong bersama yang melibatkan seluruh OPD, masyarakat dan pelajar. “Tadi pagi saja kita sudah mengumpulkan sebanyak 1,2 ton sampah. Saya mengucapkan terima kasih kepada peserta yang ikut dan mendukung terlaksanakanya kegitan ini,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Setelah menanam pohon, Plt Gubernur Riau langsung mengikuti seremonial peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 nasional. Acara dilaksanakan secara virtual di halaman Stadion Utama Riau, yang juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat. Selain Pemprov Riau, kegiatan ini juga melibatkan dukungan dari pihak swasta, organisasi lingkungan, hingga perbankan. *&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauterkini.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/74257182725-4.jpg"/><pubDate>Sat, 06 Jun 2026 23:00:18 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14953/plt-gubri-minta-pohon-sudah-ditanam-di-kawasan-stadion-utama-harus-dirawat</guid></item><item><title>Hiace Tabrak Truk di Tol Pekanbaru&#45;Dumai, Lima Orang Tewas</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14952/hiace-tabrak-truk-di-tol-pekanbarudumai-lima-orang-tewas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;&#45;Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru&#45;Dumai KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden ini mengakibatkan lima orang tewas dan lima lainnya luka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan sebuah Toyota Hiace BH 7013 RU dan dump truk Hino BM 9064 VU.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Petugas langsung melakukan evakuasi korban, mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan tim medis untuk memberikan pertolongan kepada para korban,&quot; ujar Jeki, Sabtu (6/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan bahwa penyelamatan korban menjadi prioritas utama petugas di lapangan. Korban yang selamat segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, menjelaskan kecelakaan bermula saat Toyota Hiace yang mengangkut sembilan penumpang melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai melalui lajur kiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setibanya di KM 46+200 Jalur A Tol Pekanbaru&#45;Dumai, pengemudi diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat sehingga kendaraan menabrak bagian belakang dump truk Hino BM 9064 VU yang sedang melaju di depannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akibat benturan tersebut, pengemudi Toyota Hiace, Roka Munanda (30), meninggal dunia di lokasi kejadian bersama tiga penumpang lainnya, yakni Tabrani (60), Nuraini (55), dan Usman R (80).&lt;br&gt;Satu korban lainnya, Rasmida (57), meninggal dunia saat menjalani perawatan di Klinik Kasih Ibu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Total korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut lima orang,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain korban meninggal, lima penumpang lainnya mengalami luka&#45;luka. Beberapa korban bahkan harus dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres Siak dan Jasa Raharja telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pendalaman terhadap sejumlah fakta di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Eko mengatakan pihaknya terus berupaya menekan angka kecelakaan di jalan tol, terutama yang disebabkan oleh faktor kelelahan dan kantuk saat berkendara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut dia, Ditlantas Polda Riau telah berkoordinasi dengan PT Hutama Karya untuk mengoptimalkan penggunaan public address di gerbang tol sebagai sarana penyampaian imbauan keselamatan kepada pengguna jalan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, pemasangan pita kejut juga dilakukan di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan. Petugas PJR juga diinstruksikan untuk lebih aktif melakukan langkah preventif saat patroli pada jam&#45;jam rawan kecelakaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah satunya dengan menyalakan sirene patroli sebagai pengingat bagi pengemudi yang berpotensi mengalami kelelahan atau mengantuk.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudi saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk. Manfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan karena kondisi tersebut sangat berisiko terhadap keselamatan,&quot; kata Eko.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/72656535733-3.jpg"/><pubDate>Sat, 06 Jun 2026 22:57:25 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14952/hiace-tabrak-truk-di-tol-pekanbarudumai-lima-orang-tewas</guid></item><item><title>Nunggak Pajak? Warga Pekanbaru Bisa Manfaatkan Program Penghapusan Denda</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14951/nunggak-pajak-warga-pekanbaru-bisa-manfaatkan-program-penghapusan-denda</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Warga Kota Pekanbaru bisa memanfaatkan program penghapusan denda pajak daerah hingga 31 Agustus 2026. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah memberikan keringanan kepada warga dalam menjalankan kewajiban pajak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan kebijakan ini dibuat sebagai kado kepada warga dalam rangka HUT Pekanbaru Ke&#45;242. Pemko sengaja memberikan keringanan kepada warga dalam menjalankan kewajiban pajak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita berikan penghapusan denda untuk seluruh pajak yang menyangkut dengan Pemko Pekanbaru. Tentu ini memberikan kelonggaran bagi masyarakat yang tidak mampu membayar tunggakan atau denda pajak,&quot; kata Agung Nugroho, Sabtu (6/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, di momen HUT Pekanbaru ini pemerintah kota ingin warga juga merasakan kebahagiaan dengan salah satunya program&#45;program yang membawa manfaat bagi warga sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keringanan yang diberikan kepada masyarakat ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Pekanbaru nomor 661 tahun 2026, tentang Penghapusan Administratif Pajak Daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penghapusan denda ini mayoritas berlaku untuk seluruh sektor pajak daerah. Masyarakat dapat memanfaatkan program ini mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program ini sangat bermanfaat oleh para penunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Masyarakat bisa membayar PBB yang tertunggak dalam dua bulan ini tanpa harus membayar denda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wako menjelaskan, penghapusan denda ini hampir berlaku untuk seluruh sektor pajak daerah. Diantaranya, PBB, BPHTB, PBJT atas Pajak Jasa Perhotelan, Pajak Makan dan/atau minuman, Pajak Kesenian dan Hiburan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kemudian juga Pajak Tenaga Listrik, Pajak Jasa Parkir, Pajak Reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Air Tanah, Pajak Sarang Burung Walet, dan Pajak Opsen Mineral Bukan Logam dan Batuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penghapusan sanksi administratif juga berlaku bagi keterlambatan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) bagi Wajib Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan dan Pajak atas Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/69541994527-2.jpg"/><pubDate>Sat, 06 Jun 2026 22:52:27 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14951/nunggak-pajak-warga-pekanbaru-bisa-manfaatkan-program-penghapusan-denda</guid></item><item><title>Dua Hari Hilang, Surya Sumanta Ditemukan Meninggal di Kampar</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14950/dua-hari-hilang-surya-sumanta-ditemukan-meninggal-di-kampar</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Penemuan mayat di tepi Jalan Petapahan&#45;Ujung Batu KM 80, kawasan PTPN IV Regional III Kebun Terantam, Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar. menggegerkan warga setempat, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mayat yang awalnya tidak diketahui identitasnya itu akhirnya berhasil diidentifikasi oleh pihak kepolisian sebagai Surya Sumanta, seorang pria yang dilaporkan hilang sejak Rabu (3/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung Hulu Iptu Riko Rizki Masri mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat di lokasi tersebut pada Jumat sore.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menindaklanjuti laporan itu, personel piket Polsek Tapung Hulu langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setelah memastikan kondisi di lokasi, kami segera memanggil Tim Identifikasi Polres Kampar untuk membantu proses identifikasi,&quot; ujar Riko.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sekitar pukul 19.30 WIB, Tim Identifikasi Polres Kampar tiba di lokasi dan melakukan olah TKP bersama personel Polsek Tapung Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil pemeriksaan dan identifikasi, petugas berhasil mengetahui identitas korban.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setelah identitas korban diketahui, polisi langsung melakukan penyelidikan lanjutan dan menghubungi pihak keluarga untuk melakukan pencocokan data.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keluarga yang datang ke Polsek Tapung Hulu membenarkan bahwa korban adalah Surya Sumanta, anggota keluarga mereka yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 3 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setelah mendapatkan identitas tersebut, kami segera melakukan penyelidikan dan menghubungi pihak keluarga korban,&quot; jelas Kapolsek.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pihak keluarga kemudian meminta agar tidak dilakukan proses autopsi dan menyatakan telah menerima serta mengikhlaskan kepergian korban.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polisi menghormati keputusan keluarga tersebut setelah proses identifikasi dan verifikasi identitas korban dilakukan secara menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami menghormati keputusan keluarga korban. Proses identifikasi telah dilakukan secara cermat dan keluarga telah memberikan konfirmasi yang jelas terkait identitas korban,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolsek menambahkan, seluruh tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur dengan melibatkan tim identifikasi dan pihak keluarga guna memastikan proses berjalan secara profesional dan humanis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setelah seluruh proses dokumentasi dan administrasi selesai, kasus tersebut akan ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan permintaan pihak keluarga,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polsek Tapung Hulu juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/3287803072-1.jpg"/><pubDate>Sat, 06 Jun 2026 22:49:53 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14950/dua-hari-hilang-surya-sumanta-ditemukan-meninggal-di-kampar</guid></item><item><title>Sony Sonjaya Siap Bongkar Tokoh Besar Kasus MBG, Ajukan Justice Collaborator</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14949/sony-sonjaya-siap-bongkar-tokoh-besar-kasus-mbg-ajukan-justice-collaborator</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Sony Sonjaya mengambil langkah baru dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis. Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional itu menyatakan siap menjadi justice collaborator. Status tersebut diajukan untuk membantu penyidik mengungkap seluruh pihak terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, menyebut keputusan tersebut sudah dituangkan dalam pemeriksaan. Menurutnya, langkah itu menunjukkan komitmen kliennya membuka perkara secara terang. “Pak Sony menyatakan siap menjadi justice collaborator. Tekad ini sudah dituangkan dalam BAP di Kejaksaan,” kata Krisna, Kamis, 4 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Krisna menegaskan kliennya siap mengungkap tokoh&#45;tokoh berpengaruh dalam perkara tersebut. Dugaan keterlibatan berasal dari kalangan eksekutif serta legislatif terkait pengelolaan program. “Klien saya siap membuka semuanya saat proses hukum berlangsung,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Surat permohonan justice collaborator segera disampaikan kepada penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung. Langkah tersebut diharapkan mempercepat pengungkapan fakta penting dalam perkara korupsi. “Nama&#45;nama terkait akan dibuka dalam persidangan pada waktunya,” tutur Krisna.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kejaksaan Agung sebelumnya menetapkan Sony Sonjaya sebagai tersangka bersama Dadan Hindayana. Penyidik juga menetapkan Lodewyk Pusung dalam perkara dugaan korupsi tersebut. Ketiganya diduga mengintervensi proses verifikasi mitra Program Makan Bergizi Gratis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Intervensi diduga dilakukan agar yayasan tertentu tetap lolos proses verifikasi. Sejumlah yayasan tersebut diduga memiliki keterkaitan langsung dengan para tersangka. Dugaan praktik itu menghasilkan aliran dana miliaran rupiah setiap hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penyidik juga mendalami dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa program MBG. Pengadaan tersebut diduga tidak sesuai kebutuhan serta mengandung markup harga. Seluruh proses pengadaan disebut telah terealisasi sebelum kasus terungkap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Barang yang masuk penyelidikan meliputi 21.801 unit motor listrik bernilai Rp1 triliun. Penyidik juga menelusuri pengadaan puluhan ribu sepatu, tablet, serta televisi. Nilai proyek tersebut menjadi fokus pendalaman dalam penyidikan Kejaksaan Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga kini penyidik masih melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi wilayah Jakarta. Langkah tersebut bertujuan mengumpulkan dokumen serta barang bukti tambahan. Pengusutan kasus korupsi MBG terus berkembang seiring pemeriksaan para tersangka.&lt;strong&gt;(&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Sumber: SM News.com&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/12498029422-6.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:55:32 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14949/sony-sonjaya-siap-bongkar-tokoh-besar-kasus-mbg-ajukan-justice-collaborator</guid></item><item><title>Sungai Subayang Simpan Rahasia, Polisi Temukan Tambang Emas Ilegal Tanpa Penjaga</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14948/sungai-subayang-simpan-rahasia-polisi-temukan-tambang-emas-ilegal-tanpa-penjaga</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Sejumlah personel Polsek Kampar Kiri menyusuri aliran Sungai Bio atau Sungai Subayang&amp;nbsp;di Desa Kota Lama,&amp;nbsp;Kamis, 4 Juni 2026. Tujuan mereka sederhana, mencari jejak aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut. Hasilnya, tiga rakit tambang ditemukan terikat di tepian sungai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rakit&#45;rakit itu terlihat sepi saat petugas tiba. Tidak ada suara mesin yang meraung dari tengah sungai. Tidak ada pekerja yang sibuk mengayak material tambang. Lokasi hanya menyisakan rakit dan perlengkapan yang diduga dipakai untuk mencari emas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Operasi tersebut dipimpin Panit Opsnal Intelkam Polsek Kampar Kiri, Ipda Nurman Efendi. Ia didampingi Panit Opsnal Intelkam Ipda Aprizal Jafar bersama tujuh personel lainnya. Tim bergerak menyisir kawasan yang selama ini kerap dikaitkan dengan aktivitas PETI. Jalur sungai menjadi fokus pencarian sejak pagi hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat mendekati lokasi, petugas menemukan tiga rakit terikat menggunakan tali pada batang kayu di tepi sungai. Kondisinya tidak sedang beroperasi. Meski begitu, berbagai perlengkapan tambang masih berada di atas rakit. Temuan itu memperkuat dugaan aktivitas penambangan emas ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan, melalui Kapolsek Kampar Kiri, Kompol R Zuhri Siregar, membenarkan penindakan tersebut. Menurutnya, tidak seorang pun ditemukan di lokasi saat operasi berlangsung. Identitas pemilik rakit masih terus ditelusuri. Polisi menduga rakit tersebut milik warga setempat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Benar, ada tiga unit rakit yang digunakan untuk melakukan PETI dan pemiliknya masih dalam lidik,&quot; kata Zuhri Siregar, Jumat, 5 Juni 2026. Ia menjelaskan dugaan sementara mengarah kepada warga Desa Kota Lama. Penyidik masih mengumpulkan informasi tambahan. Sejumlah saksi juga mulai dimintai keterangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di atas rakit, petugas menemukan berbagai perlengkapan yang biasa dipakai dalam aktivitas tambang emas. Satu mesin Robin merek Pro&#45;Quip ikut diamankan. Dua mesin Robin merek ZS Power juga ditemukan di lokasi. Selain itu, terdapat sejumlah peralatan pendukung lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi petugas, mesin&#45;mesin tersebut menjadi petunjuk penting. Peralatan itu menunjukkan rakit memang disiapkan untuk kegiatan penambangan. Walau tak sedang beroperasi, jejak aktivitas masih terlihat jelas. Semua barang bukti kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proses evakuasi berlangsung cukup panjang. Petugas lebih dulu menarik rakit dari lokasi penemuan. Setelah itu, seluruh barang bukti dipindahkan menggunakan kendaraan angkut. Sebuah mobil Colt Diesel digunakan membawa perlengkapan ke Mapolsek Kampar Kiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di balik penyitaan tiga rakit itu, ada persoalan yang lebih besar. Aktivitas PETI masih menjadi pekerjaan rumah di sejumlah wilayah Kampar. Pelaku sering berpindah lokasi untuk menghindari penindakan. Ketika ada informasi razia, peralatan kerap ditinggalkan begitu saja.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pola seperti itu kembali terlihat dalam operasi kali ini. Polisi menemukan rakit lengkap dengan perlengkapannya. Akan tetapi, orang&#45;orang yang mengoperasikannya sudah tidak berada di lokasi. Kondisi tersebut membuat proses pengungkapan pelaku membutuhkan waktu lebih lama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Zuhri Siregar mengatakan patroli dan penertiban akan terus dilakukan. Langkah itu diambil untuk menekan aktivitas tambang ilegal di wilayah Kampar Kiri Hulu. Menurutnya, persoalan PETI bukan hanya soal pelanggaran hukum. Dampaknya juga menyentuh lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami akan terus melakukan razia dan penindakan untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah hukum Polsek Kampar Kiri,&quot; ujar Zuhri Siregar. Ia menegaskan pengawasan di kawasan rawan akan diperkuat. Patroli rutin tetap berjalan dalam waktu mendatang. Penyelidikan terhadap pemilik rakit juga terus berlanjut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kini tiga rakit itu telah berada di Mapolsek Kampar Kiri. Mesin dan perlengkapan tambang tersusun sebagai barang bukti. Sementara itu, polisi masih memburu nama&#45;nama yang terhubung dengan aktivitas tersebut. Di tepian Sungai Subayang, cerita tambang emas ilegal belum benar&#45;benar berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/32718678216-5.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:52:10 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14948/sungai-subayang-simpan-rahasia-polisi-temukan-tambang-emas-ilegal-tanpa-penjaga</guid></item><item><title>Walikota Pekanbaru Pimpin Pemotongan Kabel FO Tak Berizin di Ronggowarsito</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14947/walikota-pekanbaru-pimpin-pemotongan-kabel-fo-tak-berizin-di-ronggowarsito</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM &lt;/strong&gt;&#45;&#45;Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin langsung penertiban kabel jaringan fiber optik (FO) yang semrawut di sepanjang Jalan Ronggowarsito, Kecamatan Sail, Jumat (5/6/2026). Penertiban dilakukan dengan memotong kabel&#45;kabel udara yang tidak memiliki izin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kegiatan tersebut, Agung didampingi jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru, aparat kepolisian, TNI, kejaksaan, serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Riau. Dengan bantuan tangga crane milik Dinas Perhubungan Pekanbaru, Agung bahkan turun langsung memotong kabel menggunakan gunting besi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Agung, tindakan tegas itu dilakukan setelah sejumlah peringatan yang telah dilayangkan Pemko Pekanbaru kepada para penyedia layanan jaringan tidak mendapat respons.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Semua kabel fiber optik ini tidak berizin, kecuali kabel milik PLN. Maka hari ini kami melakukan pemotongan bersama APJATEL, Polresta Pekanbaru, dan Kejari,&quot; kata Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan, penataan kabel jaringan yang semrawut akan terus dilakukan di seluruh wilayah Kota Pekanbaru hingga akhir tahun 2026. Selain karena banyak yang tidak memiliki izin, keberadaan kabel udara juga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kabel semrawut ini sudah memakan korban karena menjuntai di jalan. Banyak kabel yang sudah tak aktif tapi masih terjuntai. Ada pengendara yang tersangkut hingga masuk rumah sakit, bahkan ada yang sampai meninggal dunia,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung menambahkan, Pemko Pekanbaru juga meminta para provider melakukan pemotongan secara mandiri terhadap kabel&#45;kabel yang sudah tidak digunakan. Ke depan, kabel udara tidak lagi diperbolehkan dan akan dialihkan secara bertahap ke sistem kabel bawah tanah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua APJATEL Riau Ahmad Fadli menjelaskan bahwa di sepanjang Jalan Ronggowarsito terdapat enam provider yang memiliki jaringan, yakni Telkom, iForte, MyRepublic, Biznet, Viber Star, dan Lintasarta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional penataan jaringan telekomunikasi yang juga dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Yang kami lakukan adalah perapian jaringan. Bentuknya bermacam&#45;macam, ada krimping, penurunan kabel dari atas ke bawah (take down), hingga pemasangan ducting. Pemotongan yang dilakukan hari ini tidak mengganggu pelanggan karena kabel aktif sudah dialihkan terlebih dahulu ke jalur yang lebih rapi,&quot; jelas Ahmad.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, sebagian jaringan memang belum sepenuhnya ditanam di bawah tanah, namun sudah mulai dimasukkan ke dalam ducting sebagai tahap awal menuju sistem kabel bawah tanah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kegiatan ini merupakan bentuk koordinasi antara pemerintah daerah dan APJATEL untuk menciptakan jaringan telekomunikasi yang lebih tertata, aman, dan tidak mengganggu estetika kota,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/58439662134-4.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:47:23 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14947/walikota-pekanbaru-pimpin-pemotongan-kabel-fo-tak-berizin-di-ronggowarsito</guid></item><item><title>Menyelam Cari Ikan, Mahasiswa UNRI Tewas Tenggelam di Waduk Kampus</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14946/menyelam-cari-ikan-mahasiswa-unri-tewas-tenggelam-di-waduk-kampus</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Seorang mahasiswa meninggal dunia setelah tenggelam di Waduk Universitas Riau (UNRI), Panam, Kota Pekanbaru, Kamis (4/6/2026) malam. Korban ditemukan di kedalaman 43 meter, dari lokasi awal tenggelam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban bernama Daffa (20), mahasiswa Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unri angkatan 2024. Ia merupakan warga Desa Koto Timbun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan setelah melakukan pencarian intensif selama beberapa jam sejak laporan diterima.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Korban dilaporkan tenggelam pada Kamis malam sekitar pukul 20.30 WIB,&quot; ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru, Budi Cahyadi, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Budi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban tenggelam saat bersama dua rekannya melakukan aktivitas menyelam dan mencari ikan di area waduk kampus.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, saat kedua rekannya kembali ke permukaan, korban tidak ikut muncul. Upaya pencarian awal oleh rekan korban tidak membuahkan hasil.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada petugas keamanan Universitas Riau dan diteruskan ke Kantor SAR Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Kantor SAR Kelas A Pekanbaru diterjunkan ke lokasi. Tim melakukan penyelaman dan penyisiran di titik dugaan kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setelah beberapa jam pencarian, pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.10 WIB, tim berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia,&quot; kata Budi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Budi mengungkapkan, korban ditemukan pada kedalaman waduk, sekitar 43 meter dari titik awal dugaan tenggelam. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Unri untuk penanganan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Budi menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut serta mengapresiasi kerja cepat tim SAR gabungan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras hingga korban berhasil ditemukan,” pungkasnya. *&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/33342226393-3.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:41:47 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14946/menyelam-cari-ikan-mahasiswa-unri-tewas-tenggelam-di-waduk-kampus</guid></item><item><title>Buntut Kegaduhan di Persidangan, Asri Auzar Dilaporkan ke Polda Riau</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14945/buntut-kegaduhan-di-persidangan-asri-auzar-dilaporkan-ke-polda-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Organisasi Barisan Anak Melayu Riau melayangkan surat pengaduan ke Polda Riau terkait dugaan Contempt of Court atau penghinaan terhadap pengadilan yang terjadi pada Kamis, 4 Juni kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Insiden di Pengadilan Negeri Kota Pekanbaru itu terjadi saat berlangsungnya proses sidang perkara Gubernur Riau nonaktifkan Abdul Wahid.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami ingin menyampaikan pengaduan masyarakat terkait peristiwa Contempt of Court yang telah terjadi di Pengadilan Negeri Kota Pekanbaru dalam proses sidang perkara Abdul Wahid,&quot; kata Koordinator Bidang Hukum Barisan Anak Melayu Riau Martin Haziat, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam surat yang ditujukan kepada Kapolda Riau cq. Ditreskrimum Polda Riau itu, Martin menjelaskan bahwa rekaman video memperlihatkan seseorang bernama Asri Auzar dan M Ade membuat gaduh di dalam ruangan persidangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keduanya dilaporkan melontarkan perkataan tidak pantas dalam bentuk cacian dan makian, serta diduga melakukan intimidasi terhadap advokat (penasehat hukum) Dani M Surat pengaduan tersebut ditandatangani oleh Koordinator Bidang Hukum Martin Haziat dan Sekretaris Bidang Hukum Amar Habibi, mewakili Dewan Pimpinan Pusat Barisan Anak Melayu Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut secara serius dan profesional,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tembusan surat laporan tersebut turut dikirimkan kepada Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru dan Mabes Polri. Langkah ini diambil untuk memastikan pengawasan berlapis atas penanganan kasus dugaan penghinaan terhadap institusi peradilan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk diketahui, keributan terjadi di Ruang Sidang Mudjono sekitar pukul 13.30 WIB saat persidangan akan kembali dilanjutkan usai skors untuk makan siang dan istirahat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan pantauan di lokasi, insiden tersebut melibatkan penasihat hukum saksi mahkota Dani M Nursalam dengan Asri Auzar yang hadir mengikuti jalannya persidangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Awalnya, keduanya terlibat adu argumentasi yang berlangsung cukup sengit. Suara mereka terdengar meninggi hingga mengundang perhatian pengunjung dan peserta sidang yang berada di dalam ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/75724338808-2.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:38:09 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14945/buntut-kegaduhan-di-persidangan-asri-auzar-dilaporkan-ke-polda-riau</guid></item><item><title>HUT ke&#45;242 Pekanbaru, Warga Bisa Dapatkan Diskon Belanja dan Gratis Parkir di Mal</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14944/hut-ke242-pekanbaru-warga-bisa-dapatkan-diskon-belanja-dan-gratis-parkir-di-mal</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru besama pengelola pusat perbelanjaan di wilayah setempat, berkolaborasi menggelar kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi Pekanbaru ke&#45;242 tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho menyebutkan, di momen Hari Jadi tahun ini, pusat&#45;pusat perbelanjaan seperti mal sepakat untuk memberikan diskon belanja dan gratis parkir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Diskon belanja sendiri berlaku mulai tanggal 1 hingga 23 Juni atau bertepatan dengan Hari Jadi ke&#45;242 Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jadi silahkan berbelanja di pusat&#45;pusat perbelanjaan karena ada diskon yang diberikan dari tanggal 1 Juni sampai 23 Juni,&quot; kata Wako Agung, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kemudian untuk gratis parkir di pusat&#45;pusat perbelanjaan berlaku selama dua hari terhitung tanggal 23 dan 24 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Gratis parkir ini juga berlaku di seluruh rumah sakit,&quot; ungkap Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tidak hanya diskon belanja serta gratis parkir di pusat perbelanjaan dan rumah sakit, pemerintah kota berkolaborasi dengan PLN juga memberikan diskon untuk tambah daya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Lalu ada juga sewa gratis Rusunawa yang kita berikan untuk Bulan Juni ini, gratis naik bus Trans Metro dari tanggal 22, 23 dan 24 Juni, serta diskon hotel bagi pengunjung yang menginap pada tanggal 23 Juni 2026,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/44623473295-1.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:36:06 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14944/hut-ke242-pekanbaru-warga-bisa-dapatkan-diskon-belanja-dan-gratis-parkir-di-mal</guid></item><item><title>Subuh Jumat Berkah di Masjid Baitussattar, Dr. Mohammad Naim dari Pakistan Sampaikan Kultum Inspiratif</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14943/subuh-jumat-berkah-di-masjid-baitussattar-dr-mohammad-naim-dari-pakistan-sampaikan-kultum-inspiratif</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM, &lt;/strong&gt;Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan kegiatan Subuh Jumat Berkah yang berlangsung di Masjid Baitussattar, Gampong Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu, pada Jumat (05/06/2026). Kegiatan yang rutin digelar ini kembali menghadirkan nuansa spiritual yang mendalam, dengan dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan masyarakat setempat yang antusias memadati masjid sejak sebelum waktu subuh tiba. Momentum ini menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.&lt;br&gt;Pada kesempatan tersebut, kultum disampaikan oleh Dr. Mohammad Naim, seorang dai asal Pakistan yang dikenal memiliki wawasan keislaman luas dan gaya penyampaian yang menyentuh hati. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga keikhlasan dalam beribadah, memperbaiki hubungan dengan Allah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama umat Muslim. Pesan&#45;pesan yang disampaikan terasa begitu kuat, terlebih dengan penekanan pada pentingnya memanfaatkan waktu, khususnya di hari Jumat yang penuh keberkahan.&lt;br&gt;Dr. Mohammad Naim juga menyoroti kondisi umat Islam saat ini yang membutuhkan persatuan dan kepedulian sosial yang lebih tinggi. Ia mengajak jamaah untuk tidak hanya fokus pada ibadah individu, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan dakwah. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat peradaban umat, tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas.&lt;br&gt;Kegiatan ini turut dikoordinatori oleh Iskandar Pijay yang berperan penting dalam menyukseskan acara tersebut. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang baik dari berbagai pihak, kegiatan Subuh Jumat Berkah berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Para jamaah mengaku sangat bersyukur dan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut secara istiqamah.&lt;br&gt;Di akhir kegiatan, jamaah saling bersalaman dan berbagi kebahagiaan, mencerminkan semangat kebersamaan yang erat di tengah masyarakat. Subuh Jumat Berkah di Masjid Baitussattar tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga menjadi wadah pembinaan spiritual yang memberi dampak positif bagi kehidupan umat sehari&#45;hari. (IM)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/89813769878-img-20260605-wa0001.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 10:06:32 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14943/subuh-jumat-berkah-di-masjid-baitussattar-dr-mohammad-naim-dari-pakistan-sampaikan-kultum-inspiratif</guid></item><item><title>Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri HP dan CCTV Jelang OTT</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14942/nama-bupati-inhu-terseret-dani-nursalam-bongkar-misteri-hp-dan-cctv-jelang-ott</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM &lt;/strong&gt;&#45;&#45;&#45;Sidang dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid kembali memunculkan cerita baru, Kamis, 4 Juni 2026. Tidak hanya pada aliran dana miliaran rupiah, jaksa juga mencerca soal&amp;nbsp;&lt;i&gt;handphone &lt;/i&gt;dan perangkat penyimpanan rekaman CCTV.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di ruang sidang, Dani M&amp;nbsp;Nursalam hadir sebagai saksi mahkota. Ia merupakan Tenaga Ahli Gubernur Riau sekaligus terdakwa dalam perkara yang sama. Saat memberikan keterangan, Dani membuka sejumlah detail yang sebelumnya belum banyak terdengar. Cerita itu membawa nama Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, ke dalam persidangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Awalnya, jaksa menggali kejadian setelah operasi tangkap tangan KPK pada November 2025. Dani menjelaskan dirinya tidak ikut dibawa bersama Abdul Wahid saat OTT berlangsung. Ia memilih berangkat sendiri menuju Jakarta. Dari situlah cerita yang tidak biasa mulai muncul.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Dani, sebelum keberangkatan ke Jakarta, ia bertemu secara tidak sengaja dengan Ade Agus Hartanto di bandara. Pertemuan tersebut tidak direncanakan sebelumnya. Keduanya memiliki tujuan berbeda meski berangkat pada waktu yang hampir bersamaan.&amp;nbsp;&quot;Tidak sengaja bertemu,&quot; ujar Dani M Nursalam di hadapan majelis hakim.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Cerita berlanjut setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Soekarno&#45;Hatta. Dani mengaku menumpang kendaraan milik Ade Agus Hartanto. Mobil itu kemudian bergerak menuju Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta. Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dalam kesaksiannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah perjalanan itulah terjadi sesuatu yang menarik perhatian jaksa. Dani mengaku mengganti handphone yang biasa digunakannya. Telepon genggam lama tidak lagi berada di tangannya. Perangkat tersebut disebut tertinggal di dalam mobil yang ditumpanginya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keterangan tersebut langsung didalami dalam persidangan. Jaksa ingin memastikan keberadaan &lt;i&gt;handphone &lt;/i&gt;tersebut. Sebab benda itu berpotensi menjadi bagian penting dalam rangkaian perkara yang sedang berjalan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertanyaan jaksa terdengar sederhana. Apakah &lt;i&gt;handphone &lt;/i&gt;lama tersebut sudah pernah diambil kembali. Jawaban Dani justru membuat ruang sidang semakin penasaran. &quot;Iya, Pak, masih di situ,&quot; jawab Dani.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Jawaban singkat tersebut membuka pertanyaan baru. Ke mana sebenarnya &lt;i&gt;handphone &lt;/i&gt;itu sekarang? Apakah masih berada di kendaraan yang sama? Atau sudah berpindah ke tempat lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dani mengaku tidak mengetahui kondisi terkini perangkat tersebut. Sejak tiba di Gedung KPK, hidupnya berubah drastis. Ia ditetapkan sebagai tersangka dan kemudian menjalani proses penahanan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, menurut Dani, dirinya tidak pernah lagi mengurus keberadaan handphone tersebut. Ia juga tidak mengetahui apakah perangkat itu masih tersimpan atau sudah berpindah tangan. Sampai persidangan berlangsung, keberadaannya masih menjadi tanda tanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Nama Ade Agus Hartanto kemudian beberapa kali disebut dalam persidangan. Akan tetapi, tidak ada penjelasan lanjutan dari kepala daerah tersebut. Hingga sidang berlangsung, belum muncul tanggapan terkait keterangan yang disampaikan Dani.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat cerita mengenai handphone mulai mereda, jaksa beralih ke topik lain. Kali ini pembahasannya berkaitan dengan sistem pengawasan di kediaman gubernur. Fokusnya tertuju pada kamera pengawas atau CCTV.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Topik tersebut muncul karena dianggap penting dalam menyusun kronologi menjelang OTT KPK. Jaksa ingin mengetahui kondisi sistem CCTV sebelum operasi berlangsung. Dani kemudian memberikan keterangannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Dani, selama beberapa kali datang ke kediaman gubernur, monitor CCTV terlihat aktif. Ia mengaku sering melewati ruangan operator. Di dalam ruangan tersebut terdapat layar yang menampilkan rekaman kamera pengawas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selama saya datang ke kediaman, saat melewati ruangan operator, ada televisi yang aktif. Setahu saya itu monitor CCTV dan berfungsi,&quot; ujar Dani.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kesaksian itu memberi gambaran bahwa sistem CCTV sempat berjalan normal. Setidaknya berdasarkan pengamatan yang dilakukan Dani. Kamera pengawas disebut aktif sebelum operasi tangkap tangan berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akan tetapi, cerita berubah ketika pembahasan menyentuh tanggal 3 November 2025. Tanggal tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perkara ini. Sebab pada hari itulah OTT KPK terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat ditanya mengenai perangkat penyimpanan rekaman CCTV, Dani memberikan jawaban yang cukup mengejutkan. Menurut keterangannya, perangkat DVR sudah tidak berada di lokasi saat OTT berlangsung.&amp;nbsp;&quot;Saat 3 November OTT, DVR sudah tidak ada. Saya tidak tahu,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian ruang sidang. Sebab DVR memiliki fungsi penting dalam sistem pengawasan. Perangkat itu menyimpan rekaman yang berasal dari kamera CCTV.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tanpa DVR, rekaman pengawasan tidak tersimpan seperti biasanya. Karena itu, keberadaan perangkat tersebut menjadi salah satu bagian yang ingin didalami dalam persidangan. Jaksa berusaha memahami apa yang sebenarnya terjadi sebelum OTT berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dani kemudian mengungkap cerita lain yang tidak kalah menarik. Menurut pengakuannya, DVR di kediaman gubernur pernah diganti pada awal masa kepemimpinan Abdul Wahid. Ia mengingat adanya pembicaraan mengenai pergantian perangkat tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pembahasan itu, kata Dani, berkaitan dengan alasan teknis. Ia mendengar ada kekhawatiran tertentu terhadap perangkat yang digunakan sebelumnya. Dari situlah muncul keputusan untuk mengganti DVR.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setahu saya DVR sudah diganti di awal Pak Wahid menjabat. Sempat ada pembicaraan mengganti DVR&#45;nya karena dikhawatirkan terkoneksi dengan nomor&#45;nomor lain,&quot; ungkap Dani.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keterangan tersebut menjadi salah satu bagian yang cukup menyita perhatian. Sebab pembahasan tidak lagi sekadar soal keberadaan DVR. Persidangan mulai menyinggung alasan pergantian perangkat tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski mengetahui adanya pergantian DVR, Dani mengaku tidak memahami detail teknisnya. Ia tidak mengetahui siapa yang melakukan penggantian. Ia juga tidak mengetahui siapa yang bertanggung jawab mengelola sistem CCTV di kediaman gubernur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, banyak pertanyaan masih belum memiliki jawaban. Siapa yang mengganti perangkat tersebut. Kapan tepatnya DVR dipindahkan. Dan ke mana perangkat itu berada saat OTT berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Persidangan pun berubah seperti menyusun kepingan &lt;i&gt;puzzle &lt;/i&gt;yang tercecer. Setiap saksi membawa satu potongan cerita. Setiap potongan membuka jalur pertanyaan baru yang belum terjawab.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di satu sisi, ada cerita mengenai handphone yang tertinggal di dalam mobil. Di sisi lain, ada kisah DVR CCTV yang disebut tidak berada di tempat saat OTT terjadi. Dua benda berbeda itu kini masuk dalam catatan persidangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi majelis hakim, seluruh keterangan tersebut memiliki nilai penting. Tidak selalu karena menjawab sebuah persoalan. Terkadang justru memunculkan pertanyaan baru yang perlu ditelusuri lebih jauh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Jaksa Penuntut Umum KPK juga terus mendalami setiap detail yang muncul. Sebab perkara ini tidak hanya berbicara mengenai dugaan aliran dana. Ada banyak peristiwa yang terjadi sebelum OTT berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rangkaian cerita yang disampaikan Dani memperlihatkan gambaran tersebut. Mulai dari perjalanan menuju Jakarta, pergantian handphone, hingga keberadaan DVR CCTV. Semua menjadi bagian dari mozaik perkara yang sedang diuji di ruang sidang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga Kamis sore, 4 Juni 2026, persidangan masih berlanjut. Pemeriksaan saksi terus dilakukan secara bergantian. Jaksa dan penasihat hukum saling menggali informasi dari setiap keterangan yang muncul.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, publik masih menunggu jawaban atas sejumlah pertanyaan yang tersisa. Di mana &lt;i&gt;handphone&lt;/i&gt; lama Dani berada saat ini? Apa yang terjadi dengan DVR CCTV menjelang OTT? Dan apakah dua benda tersebut memiliki kaitan dengan peristiwa yang kini sedang diadili?&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk sementara, jawaban itu masih tersimpan di balik jalannya persidangan. Yang pasti, sidang Abdul Wahid kembali menghadirkan cerita baru. Cerita yang berawal dari sebuah handphone dan sebuah DVR, lalu berkembang menjadi misteri yang menarik perhatian banyak orang di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/50896849490-6.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 19:45:48 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14942/nama-bupati-inhu-terseret-dani-nursalam-bongkar-misteri-hp-dan-cctv-jelang-ott</guid></item><item><title>Tak Perlu Lagi Jauh ke Padang! RSUD Arifin Achmad Kini Jadi Layanan Jantung Riau</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14941/tak-perlu-lagi-jauh-ke-padang-rsud-arifin-achmad-kini-jadi-layanan-jantung-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Pelayanan jantung Riau memasuki babak baru setelah Kementerian Kesehatan menetapkan RSUD Arifin Achmad sebagai rumah sakit pengampu pelayanan jantung dan pembuluh darah untuk seluruh rumah sakit kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Keputusan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan spesialistik.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/D/1619/2026. Regulasi itu mengatur rumah sakit pengampu regional untuk layanan kanker, jantung dan pembuluh darah, stroke, &lt;i&gt;uronefrologi&lt;/i&gt;, serta kesehatan ibu dan anak. Keputusan itu memberi peran baru bagi RSUD Arifin Achmad. Peran strategis tersebut mencakup pembinaan rumah sakit jejaring di seluruh Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Langkah ini menjadi kabar penting bagi masyarakat daerah. Selama bertahun&#45;tahun, banyak pasien harus dirujuk ke luar provinsi. Perjalanan panjang sering menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga pasien. Kondisi tersebut terutama terjadi pada kasus jantung yang membutuhkan penanganan cepat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebelumnya, fungsi pengampu pelayanan jantung dijalankan di RSUP M Djamil Padang. Kini tongkat estafet berpindah ke Pekanbaru. Perubahan tersebut menandai meningkatnya kapasitas layanan kesehatan di Riau. Sekaligus memperkuat posisi RSUD Arifin Achmad sebagai rumah sakit rujukan utama provinsi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur RSUD Arifin Achmad, drg&amp;nbsp;Yusi Prastiningsih&amp;nbsp;MM, menyebut penunjukan tersebut sebagai amanah besar. Tugas baru itu tidak sekadar simbol administratif. Tanggung jawabnya mencakup peningkatan kualitas layanan kesehatan daerah. Fokus utamanya berada pada pelayanan jantung dan pembuluh darah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;&lt;i&gt;Alhamdulillah&lt;/i&gt;, berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan, RSUD Arifin Achmad ditunjuk sebagai rumah sakit pengampu pelayanan jantung bagi rumah sakit kabupaten dan kota di Provinsi Riau,&quot; kata Yusi Prastiningsih, Kamis, 4 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di balik keputusan tersebut terdapat pekerjaan besar yang harus dijalankan. Rumah sakit pengampu bertugas mendampingi rumah sakit jejaring. Pendampingan mencakup peningkatan sumber daya manusia. Tata kelola pelayanan juga menjadi bagian penting dari program tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, kualitas penanganan pasien akan menjadi perhatian utama. Rumah sakit daerah akan memperoleh dukungan pengembangan layanan. Tenaga kesehatan mendapatkan kesempatan untuk peningkatan kompetensi. Sistem pelayanan juga diarahkan agar semakin terintegrasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tujuan akhirnya cukup sederhana tetapi sangat penting. Pasien jantung tidak perlu selalu dirujuk keluar daerah. Pelayanan dapat diberikan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Waktu penanganan menjadi lebih singkat. Peluang keselamatan pasien pun meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Melalui pola pengampuan ini, kami akan mendampingi rumah sakit kabupaten dan kota dalam pengembangan pelayanan jantung sehingga akses layanan kesehatan masyarakat menjadi lebih dekat, cepat, dan berkualitas,&quot; ujar Yusi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program pengampuan tersebut segera memasuki tahap pelaksanaan. Sebanyak 12 rumah sakit daerah kabupaten dan kota akan menjadi jejaring. Kerja sama itu dijadwalkan ditandatangani pada Jumat, 5 Juni 2026. Lokasi kegiatan dipusatkan di RSUD Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agenda di Dumai memiliki arti lebih besar dibandingkan dengan seremoni biasa. Kegiatan tersebut menjadi titik awal pelaksanaan pengampuan jantung di Riau. Seluruh rumah sakit jejaring akan mulai masuk dalam sistem pendampingan. Tahapan pengembangan layanan akan berjalan secara bertahap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Besok kami melaksanakan penandatanganan PKS dengan seluruh RSUD di Riau yang menjadi jejaring pengampuan. Kegiatannya dipusatkan di RSUD Kota Dumai dan sekaligus menandai dimulainya pelayanan pengampuan jantung,&quot; kata Yusi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi dunia kesehatan Riau, langkah ini bisa menjadi titik balik. Penyakit jantung masih menjadi ancaman besar masyarakat Indonesia. Jumlah kasus terus meningkat dari tahun ke tahun. Beban pelayanan kesehatan juga ikut bertambah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, pemerataan layanan spesialistik menjadi kebutuhan mendesak. Daerah tidak bisa terus bergantung pada rumah sakit besar di luar wilayahnya. Penguatan kapasitas rumah sakit daerah menjadi solusi jangka panjang. Program pengampuan hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam praktiknya, rumah sakit pengampu akan berbagi pengalaman dan pengetahuan. Dokter spesialis dapat melakukan pendampingan klinis. Sistem pelayanan akan diselaraskan sesuai standar yang berlaku. Rumah sakit jejaring juga memperoleh arahan pengembangan fasilitas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pendekatan tersebut telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan rumah sakit daerah. Banyak kasus yang sebelumnya harus dirujuk dapat ditangani lebih dekat. Efisiensi pelayanan pun meningkat secara signifikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi masyarakat, manfaatnya terasa sangat nyata. Biaya perjalanan dapat ditekan lebih rendah. Keluarga pasien tidak harus berpindah kota dalam waktu lama. Akses terhadap dokter spesialis menjadi lebih mudah. Kualitas hidup pasien juga berpotensi meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Riau memiliki wilayah yang luas dengan karakter geografis beragam. Sebagian daerah membutuhkan waktu perjalanan yang panjang menuju pusat layanan kesehatan. Kondisi tersebut sering menjadi tantangan saat menghadapi kasus jantung darurat. Setiap menit sangat berharga dalam penanganan penyakit tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kehadiran sistem pengampuan memberi harapan baru. Rumah sakit daerah akan semakin siap menghadapi kasus kompleks. Kemampuan tenaga medis terus diperkuat. Infrastruktur pelayanan juga berkembang secara bertahap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Yusi berharap program tersebut mampu mempercepat pemerataan layanan kesehatan spesialistik. Fokus utama berada pada pelayanan jantung dan pembuluh darah. Kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut terus meningkat. Karena itu penguatan kapasitas rumah sakit menjadi prioritas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Dengan adanya pengampuan ini, kemampuan rumah sakit daerah semakin meningkat sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan lebih optimal tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah,&quot; tutur Yusi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keputusan Kementerian Kesehatan ini menjadi sinyal positif bagi pembangunan kesehatan Riau. Daerah tidak lagi hanya menjadi penerima layanan. Riau mulai mengambil peran lebih besar dalam pengembangan sistem kesehatan regional. RSUD Arifin Achmad kini berada di garis depan perubahan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Perjalanan panjang masih menanti di depan. Program pengampuan membutuhkan komitmen berkelanjutan. Dukungan tenaga medis, manajemen rumah sakit, serta pemerintah daerah menjadi faktor penting. Semua elemen harus bergerak dalam arah yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski begitu, langkah awal sudah dimulai. Penetapan RSUD Arifin Achmad sebagai rumah sakit pengampu membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Dari ruang perawatan di Pekanbaru hingga rumah sakit daerah terjauh, harapan baru sedang dibangun. Harapan agar pasien jantung mendapatkan pelayanan terbaik tanpa harus meninggalkan Provinsi Riau.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: SM News.com&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/14324127092-5.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 19:40:34 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14941/tak-perlu-lagi-jauh-ke-padang-rsud-arifin-achmad-kini-jadi-layanan-jantung-riau</guid></item><item><title>Paru&#45;paru Robek Ditembus Peluru, Korban Bentrokan di PT SBP Masih Dirawat di ICU</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14940/paruparu-robek-ditembus-peluru-korban-bentrokan-di-pt-sbp-masih-dirawat-di-icu</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Kondisi Zulkifli (41), korban penembakan dalam insiden bentrokan di area PT Sinar Belilas Perkasa (SBP), Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, masih dalam perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) usai menjalani operasi besar pada bagian dada dan paru&#45;paru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Humas PT SBP Rahman Manurung mengatakan, korban masih menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator, meskipun kondisinya mulai menunjukkan perkembangan positif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk saat ini pasien masih terpasang selang bantu napas, kondisi sudah sadar dan relatif stabil. Dari dokter spesialis, rencananya pelan&#45;pelan pengaturan mesin ventilator akan diturunkan sampai selang alat bantu napas bisa dilepas,&quot; ujarnya, Rabu (3/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan laporan medis, korban mengalami luka tembak yang menyebabkan robeknya paru&#45;paru. Selain itu, Zulkifli juga mengalami patah tulang rusuk serta luka tembak di bagian dada.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk penanganan medis, korban telah menjalani operasi thoracotomy atau pembedahan dada, disertai perbaikan jaringan paru&#45;paru serta pemasangan chest tube guna membantu fungsi pernapasan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga saat ini, kondisi pasien dilaporkan stabil dengan tekanan darah 111/67 mmHg, denyut jantung 105 kali per menit, suhu tubuh 37,8 derajat Celsius, serta saturasi oksigen mencapai 100 persen dengan bantuan ventilator.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim medis masih melakukan pemantauan ketat dan berencana menurunkan penggunaan ventilator secara bertahap hingga pasien dapat bernapas secara mandiri tanpa alat bantu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebelumnya, insiden penyerangan dan bentrokan terjadi di area PT SBP, Desa Sungai Raya, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. Pelaku menggunakan air gun, senapan angin hingga kapak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akibat kejadian itu, lima karyawan PT SBP mengalami luka bacok dan luka tembak cukup serius. Mereka harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.*&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/1262052590-4.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 19:32:48 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14940/paruparu-robek-ditembus-peluru-korban-bentrokan-di-pt-sbp-masih-dirawat-di-icu</guid></item><item><title>Izin Terbit, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Pembangunan Simpang Sebidang Arifin&#45;Sudirman</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14939/izin-terbit-pemko-pekanbaru-lanjutkan-pembangunan-simpang-sebidang-arifinsudirman</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, memastikan pekerjaan pembukaan simpang sebidang Jalan Arifin Ahmad–Jalan Jenderal Sudirman akan kembali dilanjutkan pada pekan ini setelah sempat terhenti beberapa waktu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut pria yang akrab disapa Edu ini, kelanjutan proyek tersebut dapat dilakukan setelah izin dari Pemerintah Provinsi Riau resmi diterbitkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Insyaallah minggu ini kita mulai pekerjaan. Izin dari provinsi sudah keluar, kemarin sudah ditandatangani sama provinsi,&quot; kata Edu, Kamis (4/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, pekerjaan simpang sebidang tersebut terbagi dalam dua bagian. Pembangunan badan jalan dikerjakan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, sedangkan penataan taman di kawasan persimpangan dilakukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Rumah Sakit Awal Bros.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Edu memperkirakan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima bulan. Pada proyek ini juga dilakukan pelebaran jalan dengan lebar badan jalan mencapai 13 meter.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Simpang sebidang tersebut akan memiliki dua jalur lalu lintas. Jalur pertama diperuntukkan bagi kendaraan dari Jalan Arifin Ahmad menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II melalui Jalan Jenderal Sudirman. Sementara jalur kedua digunakan kendaraan dari arah pusat Kota Pekanbaru yang akan menuju Jalan Arifin Ahmad.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, akan dibangun median jalan sebagai pemisah kedua jalur untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung lalu lintas, simpang sebidang ini juga dirancang menjadi salah satu ikon baru Kota Pekanbaru melalui konsep taman dengan desain modern.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pembukaan simpang sebidang Arifin Ahmad–Sudirman akan mampu mengurangi kemacetan yang selama ini kerap terjadi, terutama pada jam&#45;jam sibuk.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan adanya akses baru tersebut, kendaraan dari Jalan Arifin Ahmad dapat langsung menuju Bandara SSK II, sementara kendaraan dari arah pusat kota bisa langsung mengakses Jalan Arifin Ahmad tanpa harus memutar arah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: cakaplah.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/11891838056-3.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 19:27:21 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14939/izin-terbit-pemko-pekanbaru-lanjutkan-pembangunan-simpang-sebidang-arifinsudirman</guid></item><item><title>Sidang Abdul Wahid Memanas, PH Dani M Nursalam dan Asri Auzar Nyaris Baku Hantam</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14938/sidang-abdul-wahid-memanas-ph-dani-m-nursalam-dan-asri-auzar-nyaris-baku-hantam</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Jalannya sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (4/6/2026), sempat diwarnai kericuhan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keributan terjadi di Ruang Sidang Mudjono sekitar pukul 13.30 WIB saat persidangan akan kembali dilanjutkan usai skors untuk makan siang dan istirahat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan pantauan di lokasi, insiden tersebut melibatkan penasihat hukum saksi mahkota Dani M Nursalam dengan Asri Auzar yang hadir mengikuti jalannya persidangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Awalnya, keduanya terlibat adu argumentasi yang berlangsung cukup sengit. Suara mereka terdengar meninggi hingga mengundang perhatian pengunjung dan peserta sidang yang berada di dalam ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Situasi semakin memanas ketika kedua pihak saling mendekat dan nyaris terlibat baku hantam. Beruntung, sejumlah orang yang berada di lokasi langsung turun tangan melerai sehingga keributan tidak berlanjut menjadi perkelahian fisik.Insiden tersebut sempat membuat suasana ruang sidang tegang. Namun kondisi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan tidak sampai mengganggu jalannya persidangan secara keseluruhan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setelah situasi kembali kondusif, majelis hakim melanjutkan sidang dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti penyebab adu mulut yang memicu ketegangan antara penasihat hukum Dani M Nursalam dan Asri Auzar yang merupakan mantan Wakil Ketua DPRD Riau tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, sidang perkara dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid masih terus berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada sesi siang, terdakwa bersama tim penasihat hukumnya mendapat kesempatan mengajukan pertanyaan kepada para saksi yang hadir di persidangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/29024387763-2.jpeg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 19:23:53 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14938/sidang-abdul-wahid-memanas-ph-dani-m-nursalam-dan-asri-auzar-nyaris-baku-hantam</guid></item><item><title>Dilaunching Wako Agung, Bus Listrik Resmi Mengaspal di Pekanbaru</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14937/dilaunching-wako-agung-bus-listrik-resmi-mengaspal-di-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BEDELAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45;Bus listrik resmi beroperasi di Kota Pekanbaru. Pengoperasian dua unit bus listrik ini diresmikan langsung Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, Kamis (4/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wako dan jajaran pejabat Forkopimda Pekanbaru mencoba langsung layanan bus listrik ini. Wako mencoba langsung bus listrik ini dan menempuh perjalanan lebih kurang 6 kilometer dari Mall SKA menuju Mall Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Bus ini tidak menggunakan BBM, tapi murni dengan energi listrik. Ini kita pelepasan (uji coba), kalau nanti pas, kita akan operasikan bus listrik,&quot; kata Wako Agung usai melaunching pengoperasian bus listrik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Disampaikannya, pengoperasian bus listrik bertujuan untuk memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi warga. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru perlu melakukan uji coba terlebih dahulu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jangan nanti kita terlalu terburu&#45;buru mengadakannya, tapi ketepatan waktu nya masih belum sesuai harapan,&quot; ujarnya.&quot;Jadi, kita perbaiki ketepatan waktu (tunggu) dulu. Maka hari ini kita namakan peluncuran uji coba, sehingga nanti masyarakat yang menggunakan bus listrik mendapat kepastian waktu menunggu, tidak lagi terkotang katung karena lama sekali (waktu tunggu) busnya,&quot; ulas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Markarius Anwar, menilai bus listrik yang menjalani uji coba pengoperasian itu sangat nyaman dan aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Aman dan nyaman, itu kuncinya. Kalau itu sudah terpenuhi, Insyaallah kita akan jalan (operasikan bus listrik),&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di samping aman dan nyaman, terang Markarius, bus listrik juga sangat hemat energi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tadi dijelaskan pengisian daya hanya 1,5 jam, bisa beroperasi dari jam 7 pagi sampai jam 10 malam. Ini luar biasa, mudah&#45;mudahan bisa kita hadirkan untuk masyarakat,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sumber: Riauaktual.com&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/57368644032-1.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 19:20:38 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14937/dilaunching-wako-agung-bus-listrik-resmi-mengaspal-di-pekanbaru</guid></item><item><title>SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Ardianti : Diberlakukannya Komponen TKA Pembeda Utama Pelaksana SPMB Tahun Lalu</title><link>https://bedelau.com/news/detail/14936/spmb-tahun-ajaran-20262027-ardianti--diberlakukannya-komponen-tka-pembeda-utama-pelaksana-spmb-tahun-lalu</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BENGKALIS, BEDELAU.COM&lt;/strong&gt;&#45;&#45;Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bandar Laksamana membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 dengan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) menghadirkan perubahan pada jalur prestasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua SPMB SMKN 1 Bandar Laksamana yang juga wakil kepala sekolah kesiswaan Ardianti, S. Pd. Gr mengatakan penggunaan nilai TKA menjadi salah satu pembeda utama dibanding pelaksanaan SPMB tahun lalu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Perbedaan tahun ini dibandingkan tahun lalu yaitu diberlakukannya komponen TKA yang sudah diselenggarakan Kementerian. Nilai itu masuk dalam komponen perhitungan jalur prestasi.&quot; Ujar Ardianti, S. Pd. Gr saat ditemui di ruang kantor SMKN 1 Bandar Laksamana, Selasa (2/6/2026)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menuturkan nilai akhir pada jalur prestasi dihitung dari gabungan rata&#45;rata nilai lapor dan nilai TKA. Peserta berpeluang memperoleh tambahan nilai apabila memiliki prestasi kejuaraan maupun pengalaman organisasi tertentu.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Nilai tambahan diberikan bagi siswa yang memiliki piagam kejuaraan diberbagai bidang. Selain prestasi akademik dan nonakademik, nilai tambahan juga diberikan kepada siswa yang pernah menjadi ketua organisasi disekolah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Nilai organisasi diberikan untuk ketua Osis, ketua Pramuka dan ketua MPK&quot;. Tambahnya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan skema baru, ketua SPMB SMKN 1 Bandar Laksamana berharap proses seleksi jalur prestasi dapat lebih mencerminkan kemampuan akademik siswa sekaligus mengakomodasi capaian prestasi dan kepemimpinan yang dimiliki calon siswa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Pendaftaran di buka (2&#45;14 Juni 2026)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Syarat pendaftaran :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;1. Surat keterangan lulus (SKL)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;2. Fotocopy ijazah di legalisir&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;3. Fotocopy lapor semester 1&#45;5&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;4. Fotocopy surat keterangan rata&#45;rata nilai&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;5. Fotocopy akta kelahiran&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;6. Fotocopy Kartu Keluarga (KK)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;7. Foto 3 x 4 (2 lembar) latar belakang merah&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;8. Surat keabsahan dokumen bermaterai 10.000&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;9. Sertifikat TKA&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kompetensi keahlian :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;1. Teknik komputer Jaringan (Map biru)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;2. Teknik bisnis sepeda motor (Map merah)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Tempat pendaftaran :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SMKN 1 Bandar Laksamana yang beralamat Jl. Lintas Dumai Sei Pakning Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bedelau.com/assets/berita/original/39924628932-img-20260526-wa0014.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://bedelau.com/news/detail/14936/spmb-tahun-ajaran-20262027-ardianti--diberlakukannya-komponen-tka-pembeda-utama-pelaksana-spmb-tahun-lalu</guid></item></channel></rss>