Kanal

PT Imbang Tata Alam Inisiasi Forum Mangrove Merbau, Kelola Bersama 105 Hektare Kawasan Pesisir

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--PT Imbang Tata Alam (PT ITA) menginisiasi pembentukan Forum Mangrove Merbau sebagai wadah yang menyatukan kelompok-kelompok penggiat mangrove di Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Forum tersebut resmi dibentuk dalam pertemuan yang digelar di Desa Bagan Melibur, Rabu (8/7/2026), dan ditandai dengan penanaman 200 bibit mangrove di kawasan pesisir sekitar lokasi operasi MSJ-17.

Pembentukan forum menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi antarkelompok konservasi sehingga upaya pelestarian mangrove dapat dilakukan secara lebih terarah. Bagi PT ITA, penguatan kelembagaan masyarakat merupakan bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang mendorong pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kecamatan Merbau berada di Pulau Padang yang dikenal memiliki kawasan mangrove yang luas dan berperan penting menjaga ekosistem pesisir. Kajian Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat sekitar 18.300 hektare kawasan mangrove di Pulau Padang, menjadikannya salah satu bentang mangrove penting di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dari kawasan tersebut, kelompok-kelompok yang kini tergabung dalam Forum Mangrove Merbau mengelola sekitar 105 hektare. Ekosistem itu tidak hanya melindungi garis pantai dari abrasi, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota dan menopang mata pencaharian masyarakat pesisir.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Desa Bagan Melibur Sony Afrizal, Kepala Dusun II Bagan Melibur Hamdani, tim CSR PT ITA, Ketua HIPMAM Merbau-Pekanbaru M. Lutfi Hidayatullah, Ketua OPP Kelurahan Teluk Belitung Yoldi Asadi, serta perwakilan kelompok konservasi dari berbagai desa di Kecamatan Merbau.

Forum tersebut diikuti Ismulyadi dari Kelompok Mangrove Khazanah Hijau Pesisir Desa Bagan Melibur, M. Ali dan Epolizan dari Kelompok Mangrove Imbang Mandiri Teluk Belitung, perwakilan KTH Rukun Sari Desa Mekar Sari, perwakilan HKM Gapoktan Karya Bersama Desa Sungai Tengah, perwakilan Mangrove Formula Desa Lukit, perwakilan Mangrove Sungai Merambai Kelurahan Teluk Belitung, Sudirman dari Kelompok Mangrove Sei Haji Desa Mayang Sari, serta perwakilan UMKM Sagu Ku.

Dalam musyawarah tersebut, peserta secara aklamasi memilih Sudirman dari Kelompok Mangrove Sei Haji Desa Mayang Sari sebagai Ketua Forum Mangrove Merbau. Forum ini diharapkan menjadi wadah untuk menyusun program bersama, memperkuat kelembagaan masyarakat, sekaligus memperluas sinergi dengan pemerintah dan dunia usaha dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir.

"Kami berharap forum ini menjadi wadah yang memperkuat kebersamaan seluruh penggiat mangrove. Dengan dukungan pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, kami optimistis upaya pelestarian mangrove dapat berjalan lebih terarah dan memberi manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat pesisir," ujar Sudirman.

EMP CSR & Communication Manager Iman Soerjasantosa mengatakan pembentukan Forum Mangrove Merbau merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam menjaga ekosistem pesisir. Menurutnya, keberadaan forum akan memudahkan koordinasi antarkelompok sehingga berbagai program konservasi dapat dijalankan secara lebih efektif.

Selama ini PT ITA telah melaksanakan berbagai program pelestarian melalui PPM, antara lain pembibitan, konservasi dan penanaman mangrove, pelatihan pengelola mangrove, pengembangan kawasan wisata konservasi (ekowisata), serta pelatihan ecoprint berbahan dasar mangrove. Pembentukan Forum Mangrove Merbau diharapkan memperkuat sinergi program-program tersebut sehingga pengelolaan sekitar 105 hektare kawasan mangrove dapat berlangsung lebih terpadu dan berkelanjutan.

"Forum ini kami harapkan menjadi titik temu berbagai kelompok konservasi untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan kapasitas, dan menyusun langkah bersama. Ketika kelembagaan masyarakat semakin kuat, manfaat pelestarian mangrove juga akan semakin besar, baik bagi lingkungan maupun perekonomian masyarakat pesisir," ujar Iman.

Menurut Iman, PT ITA akan terus mendukung PPM yang sejalan dengan pelestarian lingkungan di wilayah operasional perusahaan. Ia berharap Forum Mangrove Merbau tumbuh menjadi organisasi yang mandiri dan mampu memperluas gerakan konservasi mangrove di Kecamatan Merbau.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER