• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Dugaan Penyimpangan, Pemprov Riau Didesak Audit Total Pelaksanaan SPMB 2026

Redaksi

Kamis, 09 Juli 2026 20:10:19 WIB
Cetak
Dugaan Penyimpangan, Pemprov Riau Didesak Audit Total Pelaksanaan SPMB 2026

BEDELAU.COM --Puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Melayu Bersatu (LMB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamis (9/7/2026).

Dalam aksinya, massa mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 menyusul dugaan adanya intervensi oknum tertentu, praktik titip-menitip, serta penyalahgunaan wewenang dalam proses penerimaan siswa di sejumlah sekolah negeri.

Koordinator LMB Indra Gunawan mengatakan, pihaknya menerima berbagai laporan dari masyarakat terkait dengan adanya intervensi oknum tertentu dalam proses SPMB. Menurutnya, dunia pendidikan harus dijalankan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik nepotisme.

"Kami ingin pendidikan di Riau berjalan secara profesional, bersih, dan tidak bisa dimainkan. Jangan sampai ada budaya titip-menitip yang merugikan anak-anak yang sudah berjuan melalui jalur resmi. Pendidikan tidak boleh ditawar-tawar dan tidak boleh diatur oleh kepentingan tertentu," ujar Indra, Kamis (9/7/2026).

Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diterima LMB, terdapat dugaan adanya anak pejabat, aparat penegak hukum, maupun pihak tertentu yang memperoleh perlakuan khusus dalam proses penerimaan disejumlah sekolah negeri. Meski demikian, pihaknya masih menumpulkan bukti-bukti untuk memperkuat dugaan tersebut sebelum disampaikan kepada aparat penegak hukum.

Selain itu, organisasi tersebut memastikan akan membawa persoalan ini ke tingkat nasional dengan melaporkan dugaan pelanggaran beserta bukti-bukti yang telah dikumpulkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, serta Kmenetrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

LMB turut mendesak KPK dan Kejaksaan Agung mengusut serta menindak tegas oknum yang diduga terlibat dalam praktik yang mencederai integritas pelaksanaan SPMB di Provinsi Riau.

Indra mengatakan, setelah menggelar aksi di Riau, pihaknya berencana melanjutkan aksi penyampaian aspirasi ke Jakarta pada Senin, 13 Juli 2026, dengah mendatangi KPK, Kejaksaan Agung, dan Kemendisdakmen.

"Kami akan terus mengawal persoaan ini sampai tuntas. Semua dugaan akan kami lengkapi dengan bukti-bukti. kami ingin hak anak-anak yang berprestasi tetap terlindungi dan proses penerimaann siswa berlangsung secara adil," tegasnya.

Berikut tuntutan LMB dalam aksinya:

  1. Audit total seluruh jalur SPMB Provinsi Riau (prestasi, domisili/zona, afirmasi, dan jalur lainnya).
  2. Audit harus dilakukan secara independen, melibatkan masyarakat, dan diumumkan secara terbuka.
  3. Mendesak Inspektorat Provinsi Riau, APIP, dan lembaga pengawas independen untuk melakukan pemeriksaan profesional terhadap seluruh dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan SPMB.
  4. Mengusut tuntas dugaan manipulasi data, penyalahgunaan wewenang, rekayasa administrasi, atau bentuk pelanggaran lainnya.
  5. Meminta perlindungan bagi peserta didik yang dirugikan akibat dugaan kesalahan administrasi, gangguan sistem, atau pelanggaran prosedur.
  6. Teruskan aksi ini ke KPK RI, Kejagung RI, dan Kemendikdasmen serta menyerahkan bukti-bukti dugaan pelanggaran.
  7. Mendesak KPK RI dan Kejagung RI menangkap oknum yang diduga terlibat bermain-main dan menodai dalam proses SPMB.
  8. Setelah aksi di Riau, kami akan melanjutkan aksi ke KPK RI, Kejagung Ri, dan Kemendikdasmen di Jakarta pada Senin, 13 Juli 2026 demi terwujudnya pendidikan di Riau yang berkualitas.
  9. Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan pendidikan yang berkualitas dan tidak ada tempat bagi nepotisme.

 

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved