BEDELAU.COM --- Sebanyak 88 orang mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) mendadak mengalami mual-mual hingga muntah massal. Para mahasiswa juga menderita diare usai mengikuti kegiatan Peningkatan Mutu Akademik yang diselenggarakan Unilak di Hotel Grand Elite, Pekanbaru.
Mereka merupakan mahasiswa Unilak angkatan tahun 2023 penerima beasiswa prestasi dari Pemerintah Provinsi Riau. Total ada sebanyak 183 mahasiswa yang menerima beasiswa, namun sebanyak 88 orang menderita sakit perut usai kegiatan tersebut.
Kejadian ini berlangsung pada Jumat siang (9/1/2026) atau hari terakhir kegiatan yang berlangsung sejak 7 Januari 2026 lalu. Pihak kampus mengklaim tengah menyelidiki penyebab kasus ini.
Kabag Kemahasiswaan Unilak, Fitri Juliani S.Kom MM, tak menampik ada sebanyak 88 mahasiswa Unilak melaporkan mendadak mengeluh sakit pada kegiatan tersebut. Ia mengatakan sedang memantau penyebab sakit yang menimpa para peserta. Namun ia mengaku belum mendapat kabar apakah ada mahasiswa yang harus dirawat di Rumah Sakit.
"Iya, tapi masih di pantau juga apa penyebab sakitnya mereka. Bapak tau dari mana? Kalau yang dirawat saya belum dapat kabar," Fitri Juliani saat dikonfirmasi SabangMerauke News, Minggu (11/1/2026).
Laporan awal mengenai keluhan sakit yang dialami para mahasiswa muncul pada Jumat (9/1/2026) siang. Gejala yang dialami peserta bervariasi, mulai dari sakit perut, diare, hingga muntah-muntah.
Data laporan yang diterima panitia kegiatan, hingga Sabtu (10/1/2026) siang, sebanyak 88 mahasiswa terdampak. Angka tersebut menunjukkan hampir separuh dari total peserta kegiatan mengalami gangguan kesehatan mendadak.
Rinciannya, sebanyak 28 orang mengalami diare, sakit perut 41 orang dan muntah-muntah ada 19 orang.
Sejumlah mahasiswa mengungkapkan kondisi parah yang mereka alami, bahkan beberapa di antara mereka mengaku takut melaporkan gejala sakit pada awalnya. Bahkan, berdasarkan pengakuan yang disampaikan salah seorang mahasiswa, dirinya sampai 20 kali harus pergi ke toilet.
Sang mahasiswa mengira hanya dirinya yang mengira mengalami sakit perut. Ternyata, rekan-rekannya yang lain juga bernasib sama.
Atas kejadian kasus sakit massal tersebut, pihak panitia Unilak menyampaikan permintaan maaf. Pihaknya berjanji akan menelusuri dari mana penyebabnya.
"Kami juga dari pihak panitia mohon maaf atas perihal ini, akan kami telusuri dari mana penyebab ini," ujar Fitri, menanggapi keluhan mahasiswa di grup WhatsApp beasiswa prestasi Pemprov 2023 tersebut.
Diketahui, insiden kesehatan massal ini terjadi dalam kegiatan Peningkatan Mutu Akademik yang ditujukan bagi mahasiswa Unilak angkatan 2023 penerima beasiswa Pemprov Riau. Kegiatan selama tiga hari tersebut diketahui menggunakan anggaran yang dialokasikan dari dana beasiswa untuk semester ganjil/genap tahun 2025/2026.
Sumber: SM News.com