Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Ternyata Ini Pemicu 11 Gajah Mengamuk di Siak: Berjuang Selamatkan Anak
Mengamuknya 11 ekor gajah di wilayah Minas, Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, dipicu seekor anak gajah yang terperosok ke dalam septic tank di sekitar permukiman warga. Foto : Istimewa
BEDELAU.COM --Mengamuknya 11 ekor gajah di wilayah Minas, Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, dipicu seekor anak gajah yang terperosok ke dalam septic tank di sekitar permukiman warga.
Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, mengatakan, bahwa kawanan gajah selama ini tidak pernah mengganggu warga dan hanya melintas di kawasan itu.
“Gajah ini sebenarnya tidak pernah mengganggu. Biasanya hanya lewat saja. Kali ini mereka mengamuk karena anaknya terperosok ke dalam septic tank,” ujar Afni, Ahad (22/2/2026) petang.
Menurut Afni, anak gajah berusia sekitar satu bulan itu terjebak di dalam lubang septic tank sehingga memicu kepanikan kawanan. Induk dan kelompoknya diduga berupaya menolong, namun tidak berhasil, sehingga situasi menjadi tidak terkendali.
Afni menjelaskan, proses evakuasi dilakukan melalui kerja sama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), perangkat daerah, serta unsur TNI dan Polri. Setelah upaya penyelamatan, anak gajah akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, anak gajah bisa dikeluarkan dan langsung dikembalikan ke kawanannya,” kata mantan wartawan itu.
Saat anak gajah dikembalikan, kata Afni, kawanan gajah tampak menunggu di sekitar lokasi. Begitu anak gajah berhasil dievakuasi, induknya langsung mendekat dan melindungi anaknya sebelum kembali bergerak bersama kelompoknya.
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang kuatnya insting perlindungan pada satwa liar. “Gajah juga punya naluri seperti seorang ibu manusia yang melindungi anaknya. Mereka mengamuk karena tidak tahu cara mengeluarkan anaknya dari septic tank,” ujar Afni.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan fasilitas seperti septic tank tertutup rapat guna mencegah kejadian serupa terulang.
Seperti diberitakan sebelnya, sebanyak 11 ekor gajah sumatra mengamuk di mes karyawan PT Arara Abadi yang berada di Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, Ahad (22/2/2026) pagi. Akibat kejadian itu, lima petak rumah karyawan dilaporkan hancur. Sejumlah sepeda motor milik karyawan juga dipijak-pijak hingga rusak berat.
Sumber: SM News.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Sat Lantas Polres Bengkalis Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan
BEDELAU.COM --Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan 1446.
Rem Blong di Jembatan Siak II, Truk Lindas Dua Pengendara Motor
BEDELAU.COM --Dua orang perempuan tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Siak II j.
Gerak Cepat Wako Agung, Awal Tahun Jalan Rusak di Pekanbaru Mulai Kembali Diperbaiki
BEDELAU.COM --Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho terus mempertegas komitmennya dalam pembenah.
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan MBG, Seluruh Dapur SPPG Dievaluasi
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memperketat pengawasan pelaksanaan Program Makan Be.
Polres Meranti Berhasil Amankan Festival Perang Air Nasional Resmi Di Tutup Kementerian BNPP RI
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Upaya Polres Kepulau.
Sampah Berserakan Di persimpangan Jalan, Masyarakat : Mendesak Dinas Kebersihan
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Kondisi memprihatink.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








