• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Dilanjutkan Dengan Mediasi Masyarakat Desa Sepahat dan KSB Berujung Buntu

Redaksi

Rabu, 04 Februari 2026 22:35:46 WIB
Cetak
Dilanjutkan Dengan Mediasi Masyarakat Desa Sepahat dan KSB Berujung Buntu

BENGKALIS, BEDELAU.COM--Mediasi antara masyarakat Desa Sepahat dengan Koperasi Sepahat Bersatu (KSB) berakhir belum ada jalan kesepakatan bersama dan saat ini masih dalam proses administrasi berlanjut. Pertemuan ini dilaksanakan di ruang rapat kantor Camat Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis. Rabu (04/02/2026) pagi sekitar 10.45 WIB yang dipimpin langsung oleh Camat Bandar Laksamana.

Menindaklanjuti kesepakatan mediasi masyarakat Desa Sepahat bersama KSB yang disepakati disaat melaksanakan aksi pada Jum'at (30/01/2026) yang memadati lokasi CV. Sepahat Bersama Ali (SBA) tepatnya di pintu gerbang portal PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO Koperasi Sepahat Bersatu (KSB). 

Sebagai pembukaan mediasi Camat Bandar Laksamana Ade Swirman menyampaikan "Kita disini ingin mencari solusi, menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dan jangan terpancing emosi. Karena yang hadir didalam ruang rapat ini sesama masyarakat Desa Sepahat, nanti untuk menyampaikan keberatannya akan disampaikan langsung oleh perwakilannya baik itu dari masyarakat maupun dari pengurus KSB.

Acara mediasi ini diadakan dikantor Camat maka dari itu saya sebagai camat tolong hargai saya, bapak sebagai orang tua jika tidak menghargai saya maka mohon maaf maka hilanglah kewajiban saya untuk menghargai bapak semua.

Salah Seorang perwakilan masyarakat Alwiyardi menyampaikan 

Awal permasalahan ini berjalan, berawal dari masyarakat mengetahui adanya lahan sitaan Negara yang berada di Desa Sepahat tepatnya di lahan Sepahat Bersama Ali (SBA).

Pada hari Senin (12/01/2026) ada orang yang datang kelokasi yakni dari PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO Koperasi Sepahat Bersatu (KSB) dengan berjalannya waktu ±10 hari ada laporan dari masyarakat ke Pemerintah Desa Sepahat, masyarakat tersebut itu ada nama atau menjadi anggota KSB tetapi merasa tidak dilibatkan lagi.

Dalam menyikapi hal itu Pemerintah Desa Sepahat melaksanakan musyawarah bersama tokoh masyarakat, lembaga desa terkait laporan tersebut. 

Hasil dari musyawarah Pemerintah Desa Sepahat mengirimkan surat undangan kepada ketua dan pengurus KSB tepatnya pada hari Senin (26/01/2026) pagi namun setelah ditunggu dari pukul yang sudah ditentukan sampai siang satu orang pun perwakilannya tidak hadir.

Selanjutnya, di media sosial tersebar sebuah video baik itu di Wa, Fb bahwa rombongan KSB ini datang kelokasi dengan mengatasnamakan masyarakat Desa Sepahat sedangkan yang masuk kepengurusan atau menjadi anggota itu beberapa orang saja. Kami mengetahui setelah di sampaikan Sekretaris KSB itu berjumlah 25 orang. 

Berdirinya Koperasi Sepahat Bersatu (KSB) itu ditahun 2003 yang pada saat itu ketua Harun, Bendahara Asmara dan Sekretarisnya Sukimin. Kami sebagai anggota tidak mengetahui sama sekali dan tidak diundang berubahnya administrasi struktur kepengurusannya. Pada hari Jum'at (30/01/2026) masyarakat tidak senang dan mengajak untuk mengusir atau mengeluarkan orang yang bukan KTP Sepahat menguasai lahan sitaan Negara.

Keberatan yang kami inginkan : 1. Kalau KSB ini memenangkan KSO di lahan sitaan Negara meminta agar seluruh masyarakat Desa Sepahat di jadikan anggota. 2. Kami tidak mau didalam kepengurusan KSB baik itu ketua, bendahara dan sekretaris itu bukan orang Desa Sepahat.

Hal ini di jawabkan langsung Humas KSB atas nama Saprial 

Humas KSB sekaligus ketua karang taruna Desa Sepahat menyampaikan terima kasih dengan pertemuan pada hari ini sehingga apa yang jadi permasalahan dilapangan bisa diselesaikan dengan baik. Saya akan menanggapi 

Pertama, menanggapi permasalahan pekerja koperasi, kalau berdirinya tahun 2003 itu saya (Saprial) masih kecil dan saya lahir di Desa Sepahat. 

1. Dari tahun 2003 sampai 2017 Koperasi Sepahat Bersatu (KSB) fakum sehingga diambil alih oleh Efendi menjadi Koperasi Kelompok Nelayan. Secara otomatis ada perubahan dan anggotanya juga ikut berubah. Hanya itu yang bisa dijawab dan tidak ada wewenang saya untuk menjawab, karena dari koperasi dibentuk hingga ada perubahan itu belum berkecimpung. 

2. Memasukkan seluruh masyarakat Desa Sepahat untuk menjadi anggota KSB insyaallah kami terbuka untuk merangkul seluruh masyarakat untuk bergabung di KSB. 

3. Kepengurusan orang luar kalau masalah itu mungkin dari Pemerintah dan masyarakat Desa Sepahat tidak menerima hal itu kita siap mengikuti jalur tengah yang ada yaitu Dinas Koperasi atau BUMN.

Kepala UPT Koperasi Kabupaten Bengkalis Kecamatan Bandar Laksamana Dedy Efendy 

Kepala UPT Koperasi Kabupaten Bengkalis menyampaikan bahwa data lengkap Koperasi Sepahat Bersatu (KSB) ketua Abdul Rahman Siregar, Sekretaris Wan Muhammad Hafis. Yang membentuk koperasinya yaitu primer Provinsi Riau, jadi yang berwewenang disini adalah Dinas Koperasi Provinsi Riau. Perubahan data terakhir itu pada tanggal (29/12/2025). Karena KSB ini dibentuk secara primer Provinsi Riau, jadi yang berwewenang adalah Dinas Koperasi Provinsi Riau.

Tokoh masyarakat Muhammad Ali Pj. Kades Sepahat Tahun 2017

Perwakilan tokoh masyarakat sekaligus pernah menjabat sebagai Pj. Kades Sepahat pada 2017 akhir menyampaikan pada saat itu KSB ini tidak bergerak lagi di perusahaan. KSB ini sudah mati dan dihidupkan kembali oleh Pemerintah Desa Sepahat yang dipergunakan untuk kelompok nelayan yang saat itu diamanahkan sebagai ketua Efendi dan anggotanya berjumlah 18-25 orang. Setelah dirubah seperti saat ini kami langsung tidak tau sama sekali.

Sebagaimana pantauan media Bedelau.com, mediasi masyarakat Desa Sepahat dengan Koperasi Sepahat Bersatu (KSB). Sangat disayangkan Ketua, Sekretaris dan Bendahara tidak hadir. Yang hadir hanya perwakilan dan tidak satu orang pun membawa data tentang ADRT perubahan unit usaha yang sebelumnya Kelompok Nelayan.

Mediasi ini masih dalam proses dan belum ada kesepakatan baik dari masyarakat Desa Sepahat maupun dari Koperasi Sepahat Bersatu (KSB) dan ditutup dengan salam-salaman karena yang hadir merupakan masyarakat kita semua. Menunggu informasi lebih lanjut maka berita diterbitkan.


 Editor : Wartawan : An

[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah

Ahad, 07 Juni 2026 - 16:58:13 WIB

BEDELAU.COM --Musibah angin kencang yang melanda Des.

Daerah

Besok Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Jangan Langgar 10 Pelanggaran Ini

Ahad, 07 Juni 2026 - 16:53:09 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrest.

Daerah

Diikuti 15.080 Pelari Se-Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor

Ahad, 07 Juni 2026 - 16:51:24 WIB

BEDELAU.COM --Antusiasme masyarakat terhadap pelaksa.

Daerah

Pedagang Menjerit! Kebakaran Besar Sapu Deretan Ruko Pasar Atas Bangkinang

Sabtu, 06 Juni 2026 - 23:04:30 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran Pasar Atas Bangkinang, Kabup.

Daerah

Plt Gubri Minta Pohon Sudah Ditanam di Kawasan Stadion Utama Harus Dirawat

Sabtu, 06 Juni 2026 - 23:00:18 WIB

BEDELAU.COM --Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF.

Daerah

Nunggak Pajak? Warga Pekanbaru Bisa Manfaatkan Program Penghapusan Denda

Sabtu, 06 Juni 2026 - 22:52:27 WIB

BEDELAU.COM --Warga Kota Pekanbaru bisa memanfaatkan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
PETI Kuansing Digerebek Beruntun
07 Juni 2026
Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah
07 Juni 2026
Demi Viral, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong
07 Juni 2026
Besok Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Jangan Langgar 10 Pelanggaran Ini
07 Juni 2026
Diikuti 15.080 Pelari Se-Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor
07 Juni 2026
Pembukaan Pekan Penghijauan, Mahasiswa Pendidikan Biologi UNRI Wujudkan Aksi Nyata
06 Juni 2026
Pedagang Menjerit! Kebakaran Besar Sapu Deretan Ruko Pasar Atas Bangkinang
06 Juni 2026
Plt Gubri Minta Pohon Sudah Ditanam di Kawasan Stadion Utama Harus Dirawat
06 Juni 2026
Hiace Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Lima Orang Tewas
06 Juni 2026
Nunggak Pajak? Warga Pekanbaru Bisa Manfaatkan Program Penghapusan Denda
06 Juni 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Subuh Jumat Berkah di Masjid Baitussattar, Dr. Mohammad Naim dari Pakistan Sampaikan Kultum Inspiratif
  • 2 Jalan Rambutan Pekanbaru Mulai Diperbaiki, Agung Nugroho: Dikebut Maksimal
  • 3 Ada Kerusakan, Jembatan Danau Bingkuang Ditutup Sementara
  • 4 Tak Cuma Anak Petani, ASN Juga Bisa Dapat Beasiswa Sawit
  • 5 PT ITA Salurkan Kurban di Siak dan Meranti, Peternak Lokal Ikut Diuntungkan
  • 6 Pelarian Tahanan Rutan Pekanbaru yang Kabur Berakhir di Tempat Masak Rendang Kurban
  • 7 Salat Iduladha 1447 H Bersama Ribuan Warga, Wako Pekanbaru Ajak Perkuat Persaudaraan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved