• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Jejak Abadi Reno K9, Anjing Pelacak Pertama di Indonesia yang Dianugerahi Medali Kapolri

Redaksi

Rabu, 04 Februari 2026 19:10:04 WIB
Cetak
Jejak Abadi Reno K9, Anjing Pelacak Pertama di Indonesia yang Dianugerahi Medali Kapolri

BEDELAU.COM --Sejarah baru tercatat di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, seekor anjing pelacak dianugerahi penghargaan resmi dari Kapolri. Sosok itu adalah Reno K9, anjing pelacak Polda Riau yang gugur saat menjalankan misi kemanusiaan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan Medali Vira Satya Manava Raksaka Pasu kepada Reno K9. Penyerahan penghargaan tersebut diwakili Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan, dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Lantai 6 Mapolda Riau, Rabu (4/2/2026), dan dihadiri berbagai kalangan serta para pencinta satwa.

Aktivis lingkungan dan pemerhati kesejahteraan hewan, Melanie Subono, menyebut penghargaan ini sebagai langkah bersejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.

"Belum pernah ada institusi yang memberikan penghargaan resmi kepada hewan. Ini baru di Riau. Saya sangat setuju dan mengapresiasi. Reno adalah pahlawan. Semoga ini tidak berhenti di sini," ujar Melanie.

Ia menilai langkah Polda Riau sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi luar biasa seekor satwa yang telah mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan.

Asisten SDM Kapolri Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto mengungkapkan bahwa selama ini Polri belum memiliki aturan khusus terkait pemberian penghargaan kepada satwa.

"Justru karena Reno, kami tergugah. Setelah berkoordinasi dengan Direktorat Satwa, akhirnya konsep penghargaan ini disusun. Reno menjadi alasan lahirnya kebijakan tersebut," ungkapnya.

Ia menjelaskan, Reno dikenal sebagai hewan yang pemberani dan memiliki rekam jejak panjang dalam misi kemanusiaan, termasuk pencarian korban bencana alam dan pelacakan.

"Karena dedikasinya itu, kami menganugerahkan gelar Vira Satya Manava Raksaka Pasu, yang berarti hewan pemberani penjaga kemanusiaan," tambahnya.

Menariknya, penghargaan ini ke depan tidak hanya ditujukan bagi satwa Polri, tetapi juga terbuka bagi hewan non-Polri yang berjasa bagi kemanusiaan.

Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan menegaskan bahwa penghargaan untuk Reno K9 merupakan yang pertama dalam sejarah Indonesia.

Reno dilatih oleh Brigadir Fernando Hosea Sinaga sejak usia satu tahun dan telah menjadi anjing pelacak andalan Polda Riau selama tujuh tahun terakhir. Reno gugur saat menjalankan misi kemanusiaan pascabencana alam di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 30 November 2025.

Anjing ras herder berusia 8 tahun 4 bulan itu menghembuskan napas terakhir setelah berhasil melacak korban bencana, menjadikannya simbol pengabdian tanpa pamrih.

Irjen Hery menyebut Reno sebagai bagian dari keluarga besar Polda Riau, bukan sekadar anjing pelacak.

"Reno memberi contoh tentang arti loyalitas sejati. Ia bekerja dalam hening, tanpa pamrih, tanpa mengharapkan imbalan apa pun," katanya.

Menurut Kapolda, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya untuk menguatkan nilai kemanusiaan, kesetiaan, dan dedikasi yang ditunjukkan Reno sepanjang hidupnya.

"Nilai-nilai itulah yang akan terus kita kenang. Reno mengajarkan kita makna pengabdian yang sesungguhnya," pungkasnya.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved