Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
11 Gajah Liar Masuk Perumahan Karyawan PT Arara Abadi di Minas
Potongan video gajah liar masuk ke pemukiman karyawan di Minas, Siak.
BEDELAU.COM --Kawanan gajah liar masuki kawasan perumahan karyawan PT Arara Abadi Distrik Tapung, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Sabtu (21/2/2026) dini hari hingga Minggu pagi.
Akibat kejadian tersebut, bangunan mess sekuriti mengalami kerusakan dan tiga unit sepeda motor milik karyawan rusak setelah didorong kawanan satwa dilindungi itu.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar membenarkan peristiwa tersebut.
Ia mengatakan, berdasarkan laporan dari Polsek Minas, kawanan gajah yang berjumlah sekitar 11 ekor terdeteksi berada di sekitar area konsesi sejak pukul 02.00 WIB.
"Sekitar pukul 07.00 WIB, kawanan gajah masuk ke area perumahan karyawan. Mereka mendorong dan merobohkan tembok dinding mess security serta merusak tiga unit sepeda motor yang terparkir di lokasi," ujar AKBP Sepuh, Minggu (22/2/2026).
Ia menjelaskan, situasi berangsur kondusif setelah pada pukul 09.30 WIB kawanan gajah kembali masuk ke kawasan hutan dan meninggalkan permukiman.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pihak kepolisian tetap melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan perusahaan dan pihak terkait guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.
"Kami mengutamakan langkah pencegahan dan keselamatan masyarakat. Personel di lapangan juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta stakeholder terkait untuk melakukan pemantauan lanjutan, sehingga potensi konflik antara manusia dan satwa dapat diminimalisir," jelasnya.
Sepuh menegaskan, fenomena masuknya gajah ke area permukiman bukan semata persoalan keamanan, melainkan juga berkaitan dengan dinamika ekosistem dan ruang jelajah satwa yang semakin beririsan dengan aktivitas manusia.
Karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak bersifat represif, melainkan mengedepankan mitigasi dan langkah preventif.
"Kami mengajak masyarakat dan perusahaan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika terjadi pergerakan gajah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara terukur," tegasnya.
Saat ini, jajaran Polsek Minas bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian guna memastikan keamanan warga serta aktivitas perusahaan tetap berjalan normal.
Sumber: Riauaktual.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Modus Kredit iPhone, Oknum Bhayangkari di Pekanbaru Tipu Puluhan Warga Rp1,5 Miliar
BEDELAU.COM --Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru menetapkan perempuan .
Wako Pekanbaru Agung Nugroho Beri Bantuan Rp 200 Juta ke Masjid Baitul Amanah
BEDELAU.COM --Safari Ramadan Pemerintah Kota Pekanba.
Raihan Darma Putra Usung "HMI Akselerasi" untuk Memimpin HMI Cabang Pekanbaru
BEDELAU.COM --Menjelang Konferensi Cabang (Konfercab.
Pemkab. Kepulauan Meranti dan PN Kelas II B Bengkalis Lakukan MoU Warga Tidak Perlu Jauh Bersidang
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Pemerintah Kabupaten.
Perbaikan 17 Ruas Jalan Rusak di Pekanbaru Mulai Digesa
BEDELAU.COM --Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anw.
Lewat Layanan Polisi 110, Polda Riau Ungkap Dugaan Pesta Narkotika di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Pemanfaatan layanan Polisi 110 sebagai.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








