• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pemerintahan
  • Meranti

Respon Taklimat Presiden RI, Pemkab Meranti Wajibkan Seluruh Instansi Bersih-Bersih Kantor 30 Menit Sebelum Kerja

Redaksi

Jumat, 06 Februari 2026 16:00:00 WIB
Cetak
Respon Taklimat Presiden RI, Pemkab Meranti Wajibkan Seluruh Instansi Bersih-Bersih Kantor 30 Menit Sebelum Kerja

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti merespons cepat taklimat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait penanganan persoalan sampah secara nasional.

Instruksi tersebut menekankan keterlibatan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), kementerian dan lembaga, TNI/Polri, hingga pihak swasta untuk melakukan aksi kerja bakti bersama atau korvei secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah konkret itu dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jumat (6/2/2026) yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM MM, bersama Pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, Instansi Vertikal, BUMN, dan seluruh lembaga terkait di lingkungan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam rapat tersebut diputuskan, seluruh kantor pemerintahan dan perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Kepulauan Meranti diwajibkan melaksanakan korvei selama 30 menit sebelum memulai aktivitas kerja harian. Kebijakan ini akan diperkuat melalui penerbitan surat edaran resmi oleh Pemkab Kepulauan Meranti.

“Ini kita lakukan untuk menindaklanjuti taklimat Presiden RI pada Rakornas 2026 lalu, sebagai langkah nyata menuntaskan persoalan sampah,” ujar Wakil Bupati Muzamil.

Sebagai tahap awal sekaligus bentuk sosialisasi kepada masyarakat, aksi korvei perdana akan dipusatkan di kawasan Pantai Dorak pada Sabtu pagi (7/2/2026) sekitar pukul 07.15 WIB.

Aksi korvei di Pantai Dorak rencananya akan melibatkan perwakilan ASN dari seluruh OPD, TNI, Polri, BUMN, pihak swasta, pelajar, Pramuka, Satgas Sampah, serta masyarakat setempat. Untuk kegiatan tersebut, TNI/Polri akan menurunkan sekitar satu kompi personel atau 30–40 orang.

Sementara itu, setiap OPD, kecamatan, serta kelurahan dan desa diminta menurunkan minimal 10 orang perwakilan. Ketentuan serupa juga berlaku bagi BUMN, swasta, sekolah tingkat SMA, organisasi kepemudaan, dan masyarakat umum.

“Saat ini kita harus menyatakan perang dengan sampah. Sampah adalah bencana dan sumber penyakit. Semua pihak harus berbuat untuk membersihkan lingkungan,” tegas Presiden Prabowo.

Muzamil juga menegaskan, sesuai arahan Presiden, penanganan sampah bukan semata tanggung jawab dinas terkait, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat.

“Masalah sampah tidak bisa diselesaikan dengan caci maki atau teriak-teriak. Harus ada aksi nyata. Korvei ini adalah bentuk tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa aksi korvei merupakan bentuk edukasi dan teladan bagi masyarakat. Menurutnya, memungut sampah bukanlah tindakan yang merendahkan, melainkan wujud kepedulian terhadap lingkungan dan bagian dari nilai keimanan.

“Jangan malu mengambil sampah. Ini bukan sesuatu yang merendahkan, justru bentuk kepedulian. Mari mulai dari hal kecil untuk mewujudkan Meranti yang bersih,” ajaknya.

Diketahui, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul Bogor, beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa persoalan sampah harus segera dituntaskan demi menciptakan lingkungan yang bersih dan asri, sejalan dengan slogan Indonesia Indah.

Presiden juga mengingatkan bahwa persoalan sampah berdampak langsung terhadap berbagai sektor, khususnya pariwisata.

“Sektor yang paling mudah menyerap tenaga kerja adalah pariwisata. Namun pariwisata tidak akan berkembang jika lingkungannya kotor. Wisatawan tidak akan datang,” jelasnya.

Ke depan, Pemkab Kepulauan Meranti berencana melanjutkan aksi serupa di sejumlah titik lain yang dinilai masih rawan sampah, seperti pelabuhan, pasar tradisional, dan kawasan publik lainnya.


 Editor : Wartawan : Hr

[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pemerintahan

Melalui Infaq Masjid, Yayasan Permata Bunda Santuni 63 Orang Anak Yatim. UPZ Kecamatan Serah Bantuan Buat 20 Orang Kaum Duafa'

Ahad, 15 Maret 2026 - 14:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Menjelang hari raya .

Pemerintahan

Bupati Meranti–Pelindo Teken MoU, Perkuat Layanan Pelabuhan dan Siapkan “Mudik Aman 2026”

Senin, 02 Maret 2026 - 12:41:00 WIB

KEPULAUAN RIAU, BEDELAU.COM-- Bupati Kepulauan Meran.

Pemerintahan

Sinergi Pemkab dan Swasta, Bupati Asmar Resmikan Jalan Batang Malas–Tenan Sepanjang 1,8 Km

Rabu, 04 Maret 2026 - 12:41:21 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Asmar, Bupati Kepula.

Pemerintahan

Cahaya Toleransi dari Meranti, Bupati Asmar Buka Festival Lampion 2026 di Selatpanjang

Senin, 16 Februari 2026 - 07:37:20 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Mer.

Pemerintahan

Akibat Efisiensi Anggaran, Tahun ini Baru Jembatan Selat Akar yang Dianggarkan Pemprov Riau

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:30:00 WIB

PEKANBARU,  BEDELAU.COM--Pemerintah Provinsi Ri.

Pemerintahan

Rapat Pembahasan Rencana Tata Batas Perhutanan Sosial Kepulauan Meranti Digelar di BPKH XIX Pekanbaru

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:30:00 WIB

PEKANBARU, BEDELAU.COM--Upaya penataan dan penguatan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Disorot Habis-habisan, Baznas Riau Batal Donasi Rp3 Miliar ke Jembatan Presisi: Dana Umat Nyaris Salah Arah?
19 Maret 2026
alur Riau-Sumut Macet Total, Kendaraan Mengular Tanpa Jalur Alternatif
19 Maret 2026
Warga Sudah Bisa Tukar Sampah ke Waste Station Pemko Pekanbaru Jelang Lebaran
19 Maret 2026
Pria Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Ilegal Tenayan Raya
19 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Tanggal 21 Maret
19 Maret 2026
Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Sumbar Padat, Polisi Pastikan Mudik Tetap Lancar
19 Maret 2026
Sesuai SE Mendagri, Plt Gubri Tiadakan Open House Lebaran
19 Maret 2026
Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Oknum TNI Ditahan, Satu Berpangkat Kapten!
18 Maret 2026
18 Maret Jadi Hari Genting, Arus Mudik Sumatera Meningkat Tajam
18 Maret 2026
Pria di Pekanbaru Tewas Diduga Dibunuh, Pelaku Diburu Polisi
18 Maret 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Polres Bengkalis Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Pemudik
  • 2 Viral, Pemotor Jambret Amplop Santunan Anak Yatim di Pekanbaru
  • 3 Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Akses Siswa SDN 18 Semulut Kini Lebih Aman
  • 4 Dolar AS Nyaris Sentuh Rp17.000, Siap-siap Harga Barang Impor Bakal Melambung Tinggi!
  • 5 Pemotongan TTP Siak Bikin ASN Kelabakan dan Diprotes Wakil Rakyat
  • 6 Sadis! Rusa di Penangkaran Siak Disembelih Maling, Satu Lagi Mati dengan Kaki Patah
  • 7 Viral di Siak, Chat WA Rp6 Juta untuk 'Orang Polres' Agar Kasus KDRT Cepat Diproses

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved