Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Penertiban Kabel Semrawut di Pekanbaru Berlanjut, Pemko Gandeng Banyak Pihak
BEDELAU.COM --Penataan jaringan utilitas, khususnya jaringan serat optik atau fiber optik di Kota Pekanbaru, terus dilakukan secara bertahap dan kolaboratif dengan seluruh pihak terkait.
Langkah tersebut dilakukan guna menjaga keselamatan, tanpa mengganggu layanan telekomunikasi yang telah digunakan warga.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, pemko tidak ingin mengambil langkah sepihak dalam penertiban jaringan utilitas di daerah.
Penataan jaringan serat optik melibatkan banyak pihak, mulai dari pemko, pelaku usaha telekomunikasi, hingga masyarakat pengguna layanan internet.
"Prinsip kami adalah melakukan perubahan, perbaikan, evaluasi, bahkan pemberian sanksi juga dilakukan dengan cara berkolaborasi," kata Pj Sekda, Rabu (13/5/2026).
Apabila pemko langsung memutus jaringan yang tidak memiliki izin, langkah tersebut dikhawatirkan menimbulkan persoalan baru . Sebab, banyak warga yang bergantung pada jaringan internet untuk aktivitas pendidikan maupun pekerjaan.
"Kalau sembarangan diputus, tentu akan menimbulkan gejolak di masyarakat. Ada anak sekolah yang belajar daring dan berbagai aktivitas lain yang membutuhkan internet," terang Ingot.
Pemko juga menyoroti aspek estetika kota dan keselamatan warga. Kabel jaringan yang semrawut dan menjuntai di sejumlah ruas jalan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Sebelumnya, Pemko Pekanbaru sebelumnya telah menggelar pertemuan bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), serta pelaku usaha telekomunikasi lainnya.
Pertemuan ini membahas langkah penataan jaringan utilitas. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat melakukan gerakan penertiban dan perapian kabel jaringan secara bertahap.
"Kami berharap Pekanbaru bisa menjadi salah satu daerah prioritas dalam program penertiban dan perapian jaringan telekomunikasi," harap Ingot.
Sebebarnya, penataan ideal dilakukan melalui sistem jaringan bawah tanah atau ducting. Namun, pelaksanaannya membutuhkan biaya besar dan waktu yang tidak singkat.
Karena itu, pemko akan memulai langkah awal dengan penataan sederhana, seperti merapikan kabel menggunakan pengikat, mengatur lengkungan kabel, hingga menyesuaikan ketinggian jaringan. Supaya, kabel-kabel fiber optik itu tidak mengganggu keselamatan warga.
"Yang paling penting saat ini adalah memastikan jaringan itu tidak membahayakan warga. Kami sudah melihat ada warga yang tersangkut kabel karena kondisinya menjuntai," sebut Ingot.
Pemko Pekanbaru juga tengah memfinalisasi Peraturan Wali Kota (Perwako) terkait penataan jaringan utilitas bersama APJATEL sebagai dasar hukum pelaksanaan penertiban di lapangan. Diharapkan, proses penataan dapat segera dimulai dalam waktu dekat agar wajah Pekanbaru menjadi lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warga.
Sumber: Riauaktual.com
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








