Kanal

Fenomena Bunuh Diri di Pelalawan Mengkhawatirkan, Warga Terbangiang Kembali Ditemukan

BEDELAU.COM --Fenomena kasus dugaan bunuh diri di Kabupaten Pelalawan menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan catatan sementara aparat di lapangan, dalam beberapa bulan terakhir terdapat sekitar lima kasus serupa yang terjadi di wilayah tersebut.

Bahkan, dalam sepekan terakhir, tercatat sedikitnya empat peristiwa yang diduga berkaitan dengan kasus bunuh diri.

Kali ini, Seorang warga Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau, ditemukan meninggal dunia pada Rabu pagi, 29 April 2026. Peristiwa tersebut diduga kuat merupakan kasus bunuh diri dan saat ini tengah ditangani oleh Polsek Bunut.

Kapolsek Bunut AKP Arinal Fajri, S.H menyampaikan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh istri korban sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, korban tidak berada di tempat tidur sehingga dilakukan pencarian di sekitar rumah.

“Korban kemudian ditemukan di area kamar mandi dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga segera melaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Bunut.

Petugas kepolisian bersama unsur TNI, perangkat desa, serta tenaga kesehatan Puskesmas Bandar Petalangan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.

Korban diketahui berinsial AD(35), warga setempat. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat terlibat pertengkaran dengan istri terkait persoalan ekonomi pada malam sebelum kejadian. Selain itu, korban juga disebut memiliki riwayat percobaan bunuh diri sebelumnya.

Hasil pemeriksaan awal tim kepolisian dan tenaga kesehatan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi serta mencatat keterangan para saksi, termasuk pihak keluarga dan perangkat desa.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis keluarga maupun lingkungan sekitar, terutama terkait tekanan ekonomi dan faktor sosial lainnya yang diduga menjadi pemicu dalam sejumlah kasus tersebut.

“Penanganan awal sudah dilakukan, termasuk pengamanan TKP dan pendataan saksi,” tutur Kapolsek.**

 

 

 

Sumber: Riauterkini.com

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER