BEDELAU.COM - Polemik pembangunan Sekolah Dasar melalui musyawarah warga Dusun 1 dan Dusun 2 di Desa Puo Raya Kecamatan Tandun. Sebelumnya, hasil musyawarah warga sepakat untuk membangun sekolah secara swadaya melalui iuran dari warga dusun.
P Lumbangaol Kepala Dusun (Kadus) 1 Taman Baru Desa Puo Raya menjelaskan bahwa masyarakat bermusyawarah rencana pembangunan sekolah dasar di diantara Dusun 1 dan Dusun 2 dikarenakan kurangnya fasilitas sekolah dan jarak yang jauh dari pemukiman warga. Tahun 2014 lalu, warga bermusyawarah untuk membangun fasilitas sekolah secara swadaya serta menyiapkan lahan dan bangunan sekolah.
"Tahun 2015, hasil musyawarah warga sepakat mulai mengumpulkan iuran untuk pembangunan sekolah sejumlah Rp400 ribu/kk, namun ada beberapa Kepala Keluarga (KK) yang menolak iuran. Dari dusun 1 Taman baru RT 18,03,01,04,01 jumlah per KK sekitar 80 KK, dan warga yang baru melunasi kesepakatan iuran sejumlah Rp400 ribu cuma berkisar 15 KK. Beberapa warga lain belum ada melunasi iuran," ujar Kadus.
Dari dana terkumpul sekitar Rp14 juta di jadikan untuk DP pembayaran lahan untuk dijadikan sekolah tersebut. Namun, sekarang pemilik lahan sebelumnya meminta untuk pelunasan sedangkan iuran warga sudah terhenti sejak tahun 2019.
Menurut Kadus Taman Baru, isu yang beredar jumlah KK mencapai 2000 KK dan warga sudah melunasi pembayaran tidak benar."Isu yang beredar tidak benar, kami ada catatan siapa siapa warga yang telah membayar iuran pembangunan sekolah tersebut," ujarnya.
Sedangkan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lahan sekolah merupakan program strategis nasional yang tidak bisa ditolak. "Pembangunan gedung KDMP dilahan sekolah ini, merupakan musyawarah bersama warga. Sedangkan biaya pembangunan KDMP itu dari pusat, kita di daerah hanya menerima bangunan saja dan lahan sekolah yang akan dibangun juga masih luas," tambahnya.
Ia berharap warga untuk dapat mencari kebenaran informasi agar mendapatkan penjelasan yang lengkap sesuai dengan data yang ada, tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumber dan data. "Jika warga ingin mengetahui penjelasan pembangunan sekolah swadaya ini, bisa mendatangi kantor Desa Puo Raya, kita akan memberikan penjelasan serta data data yang ingin diketahui,"pungkasnya.***(rls)