BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar rapat evaluasi Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman, Selasa (27/10/2026). Dalam rapat itu, diketahui banyak laporan atau keluhan warga yang masuk melalui aplikasi Pekanbaru Aman.
Usai memimpin rapat, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menjelaskan, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung di dalam TRC sudah memaparkan berbagai laporan yang masuk dari warga.
Agung juga menyampaikan, berdasarkan hasil evaluasi, hampir 200 ribu orang telah menggunakan aplikasi Pekanbaru Aman. Laporan yang masuk melalui aplikasi tersebut juga cukup banyak.
"Laporan yang diterima beragam, mulai dari pohon tumbang, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), gelandangan dan pengemis (gepeng), gangguan umum, hingga jalan rusak dan berbagai persoalan lainnya," kata Agung.
Seluruh laporan tersebut dipantau melalui aplikasi, termasuk untuk melihat perangkat daerah mana yang belum menyetujui laporan. "Alhamdulillah rata-rata sekitar 80 persen laporan sudah langsung ditindaklanjuti," jelasnya.
Selain itu, kata Agung, saat ini Pemko juga sedang menyiapkan sepeda motor untuk petugas pemadam kebakaran. Kendaraan ini tidak hanya digunakan untuk menangani kebakaran, tetapi juga berbagai kejadian non-kebakaran, seperti menangani hewan buas, misalnya ular.
"Motor tersebut juga diharapkan dapat mempercepat penanganan kebakaran yang terjadi di gang-gang sempit," jelasnya.
Pemko juga terus memperkuat koordinasi seluruh OPD agar setiap penanganan persoalan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia mengungkapkan, laporan yang masuk ternyata juga mencakup kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Oleh karena itu, kami meminta dukungan dan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dinas terkait, PLN, dan pihak penyedia layanan telekomunikasi, agar penangan laporan dapat berjalan lebih optimal," jelasnya.
Ditanya, laporan apa yang paling banyak masuk, ia menyebut berkaitan dengan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum). "Selain itu, laporan mengenai pohon tumbang, tanah longsor, dan jalan rusak juga cukup banyak," jelasnya.
Sumber: cakaplah.com