Kanal

Buka Tutup Diduga Semrawut, Ambulans Tabrak Plang demi Pasien di Proyek Jalintim Pelalawan

BEDELAU.COM --Sistem buka-tutup jalan di proyek peninggian Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan menuai protes keras. Bukan dari pengguna jalan biasa, tapi dari para pejuang kemanusiaan.

Kelompok pengemudi Ambulance Emergency Riau mengeluhkan pengaturan arus yang dinilai semrawut dan tidak mengutamakan kendaraan darurat. Akibatnya, ambulans yang membawa pasien kritis harus terjebak antrean panjang.

Dedy Azwandi, perwakilan Ambulance Emergency Riau, mengungkapkan kekecewaannya, Selasa (3/11/2026).

"Kami sangat kecewa. Ambulans membawa pasien yang membutuhkan pertolongan segera, tetapi petugas tidak merespons ketika kami meminta jalan. Ini menyangkut nyawa manusia, bukan sekadar antrean kendaraan," tegasnya.

Puncaknya terjadi Senin malam (2/11/2026). Saat membawa pasien darurat, ambulans yang dikemudikan Dedy tidak diberi jalan oleh petugas proyek. Karena tak ada respons, ia terpaksa menabrak plang pengaturan buka-tutup demi menyelamatkan nyawa pasien di dalam ambulans.

Ia pun mendesak Polres Pelalawan melalui Satlantas untuk turun tangan melakukan monitoring dan evaluasi. Menurutnya harus ada jalur khusus dan SOP yang jelas agar ambulans, damkar, dan kendaraan darurat lainnya mendapat prioritas.

"Koordinasi petugas proyek dengan polisi harus diperkuat. Jangan sampai proyek jalan malah menghambat ambulans yang berpacu dengan waktu," ujarnya.

Bahkan, Dedy mengancam jika tidak ada perbaikan, mereka akan menggelar aksi unjuk rasa di lokasi proyek.

Diketahui, proyek peninggian badan jalan di KM 75 hingga KM 83 Jalintim yang dikerjakan PT Global Jaya Maritimindo (GJM) meliputi pemasangan box culvert dan penimbunan untuk antisipasi banjir. Sistem buka-tutup diterapkan dengan jeda 15-30 menit, namun di jam sibuk antrean masih mengular panjang.

Proyek yang dikoordinasikan dengan BPJN Riau dan Satlantas Polres Pelalawan ini diharapkan segera berbenah. Infrastruktur penting, tapi nyawa manusia jauh lebih penting.*

 

 

 

Sumber: Riauterkini.com

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER