Kanal

Singgung Gubernur Riau Bukan PKB Lagi, Kasir Sayangkan Sikap Indra Gunawan Eet

BEDELAU.COM --- Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kasir ST, meminta kepada semua pihak untuk tetap mengedepankan sikap praduga tak bersalah terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid yang ditetapkan tersangka olek KPK.

Hal ini diungkapkan Kasir setelah muncul postingan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet, saat rapat dengan mintra kerja dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov), yang menyinggung Gubernur Riau dari PKB tersebut.

Dalam rapat tersebut, di akhir pernyataan Indra Gunawan Eet mengatakan "Makanya Gubernur kita ganti tidak PKB lagi". Kutipan pernyataan politisi Golkar ini diposting di akun Tiktoknya Engah Eet. Video itu dimulai dari ajakan kepada semuanya agar APBD Riau bisa stabil lagi kedepannya

"Itulah dunia persilatan politik itu tiap orang ada masanya, sekarang ini masa siapa pula, jadi artinya jangan main-main," ucap Engah, sapaan akrabnya, dalam video viral tersebut.

"Kita sama-sama backup pemerintah ini, kita bicara baik ke depan doakan stabil keuangan kita," katanya.

Terakhir di ujung video, muncul pernyataan yang membuat fraksi PKB tidak terima dan menyayangkan apa yang disampaikan Engah Eet ini. "Ada pertanyaan. Makanya Gubernur kita ganti tidak PKB lagi," ucapnya.

Menanggapi itu, Kasir menyayangkan ucapan muncul dari anggota DPRD Riau yang seharusnya mengedepankan azas praduga tak bersalah. Pasalnya, sampai saat ini proses hukum masih berlangsung dan semua harus menghormati proses hukum tersebut.

"Mari kita kedepankan azas praduga tidak bersalah, karena semuanya masih berproses hukum yang harus kita hormati semua hak setiap warga," kata Kasir, Kamis (27/11/2025).

Ia berharap situasi ini tidak perlu menambah kegaduhan yang bisa menambah kisruh di masyarakat. Seharusnya, kata Kasir, semua menahan diri untuk menciptakan suasana yang lebih tenang di Riau.

"Kita hormati semuanya, dan kita ciptakan agar situasi lebih tenang di Riau, semuanya menghormati proses hukum," pungkasnya.

 

 

 

Sumber: cakaplah.com

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER