BEDELAU.COM --Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Syamsuir mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan mulai menempatkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di setiap lingkungan Rukun Warga (RW) secara bertahap mulai awal Februari 2026.
Syamsuir menjelaskan, pada tahap awal program satu ASN satu RW ini akan diterapkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Bina Widya dan Kecamatan Sail. Setiap RW akan ditempatkan satu ASN atau PPPK Paruh Waktu untuk mendukung pelayanan pemerintahan di tingkat lingkungan.
“Awal Februari rencananya akan kita lepas PPPK Paruh Waktu untuk kita kirim satu orang satu RW. Untuk tahap pertama ini dua kecamatan dulu, Kecamatan Bina Widya dan Kecamatan Sail. Satu RW satu ASN,” ujar Syamsuir, Jumat (23/1/2026).
Ia menambahkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru telah mengajukan nama-nama PPPK Paruh Waktu yang akan ditugaskan ke RW. Data tersebut saat ini sedang diproses oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Menurut Syamsuir, Pemko Pekanbaru akan melakukan evaluasi seiring berjalannya program. Evaluasi tersebut untuk melihat kebutuhan ril di masing-masing RW, terutama RW dengan jumlah kepala keluarga yang besar.
“Nanti dalam perjalanannya kita lihat, ada RW yang jumlah KK-nya banyak. Bisa jadi nanti kita perbantukan lagi PPPK Paruh Waktu lainnya. Tapi untuk tahap pertama ini satu RW satu ASN,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Diskominfo Kota Pekanbaru juga menyiapkan aplikasi khusus yang akan digunakan oleh petugas di RW. Aplikasi tersebut dimanfaatkan untuk pendataan rumah tidak layak huni, pendataan objek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta data lainnya yang dibutuhkan Pemko.
“Sudah disiapkan aplikasi oleh Diskominfo. Itu untuk pendataan, salah satunya rumah dan objek pajak PBB. Itu menjadi target awal kita,” ungkap Syamsuir.
Ia menegaskan, seluruh OPD telah disosialisasikan terkait program satu ASN satu RW yang merupakan program Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.
“Semua OPD sudah kita sosialisasikan, kita undang, dan kita surati. Tenaga PPPK mereka akan diperbantukan untuk program pemerintah kota di RW-RW. Saya sendiri yang memimpin rapatnya,” tegas Syamsuir.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru Samto, memastikan seluruh OPD telah mengajukan nama PPPK Paruh Waktu. Dari total kebutuhan 770 personel sesuai jumlah RW, hingga saat ini sekitar 60 persen telah terpenuhi.
“Nama-nama sudah masuk dari seluruh OPD. Saat ini masih berproses dan sudah terpenuhi sekitar 60 persen. OPD juga melakukan verifikasi personel, termasuk menyesuaikan dengan domisili masing-masing,” kata Samto.
Sumber: cakaplah.com