Kanal

Proyek Rp5 Miliar Ubah Tepian Sungai Siak Jadi Ruang Publik Modern

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan pembangunan taman modern di kawasan strategis tepian Sungai Siak tahun ini. Proyek tersebut menggunakan pendanaan corporate social responsibility dari pihak swasta tanpa membebani anggaran daerah. Taman dirancang sebagai ruang terbuka hijau biru yang menggabungkan unsur estetika dan fungsi publik.

Lokasi pembangunan taman berada tepat di bawah Jembatan Leighton 1 kawasan Rumbai Pekanbaru. Area tersebut terletak di persimpangan Jalan Nelayan dan Yos Sudarso dengan luas mencapai satu hektar. Kawasan ini diproyeksikan menjadi ruang publik baru sekaligus destinasi rekreasi masyarakat perkotaan.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan proyek taman akan direalisasikan dalam waktu dekat tahun ini. “Taman dibangun menggunakan anggaran CSR dan menjadi ruang terbuka hijau biru di kawasan ini,” ujarnya. Pemerintah bersama pihak swasta tengah mematangkan konsep desain agar memiliki daya tarik kuat.

Taman tersebut akan dilengkapi fasilitas air mancur besar dengan pencahayaan modern menarik perhatian pengunjung. Air mancur dirancang memiliki fitur dinamis yang memungkinkan pertunjukan gerak mengikuti irama musik tertentu. Konsep ini diharapkan menciptakan pengalaman visual menarik bagi masyarakat yang berkunjung setiap waktu.

Nilai investasi pembangunan taman diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar dari pihak swasta terlibat. Pemerintah berencana memaparkan detail proyek secara bertahap kepada publik dalam waktu dekat mendatang. “Nilai anggaran cukup besar dan akan kami ekspos secara terbuka kepada masyarakat,” kata Agung menambahkan.

Lahan pembangunan taman merupakan aset milik pemerintah kota yang saat ini masih terdapat bangunan warga. Pemerintah melakukan pendekatan persuasif kepada warga untuk relokasi menuju hunian yang lebih layak tersedia. “Warga bersedia pindah ke rusunawa setelah dilakukan komunikasi intensif terkait rencana pembangunan,” ujarnya.

Penataan kawasan tepian Sungai Siak menjadi bagian dari strategi memperindah wajah kota secara berkelanjutan. Pemerintah mengarahkan pembangunan kota dengan orientasi menghadap sungai sebagai daya tarik utama kawasan tersebut. Langkah ini diharapkan meningkatkan nilai estetika sekaligus potensi ekonomi di sekitar wilayah pembangunan.

Pemko Pekanbaru menegaskan pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran pendapatan dan belanja daerah. Kolaborasi dengan sektor swasta melalui program CSR menjadi strategi mempercepat pembangunan fasilitas publik kota. Sejumlah proyek lain seperti halte bus dan ruang terbuka hijau juga dikembangkan melalui skema serupa.

Keberadaan taman modern ini diharapkan menjadi ikon baru Kota Pekanbaru dengan konsep berbeda dari ruang publik sebelumnya. Masyarakat diharapkan memperoleh ruang rekreasi yang nyaman, aman, dan menarik untuk berbagai aktivitas. Pemerintah optimistis proyek ini mampu meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan secara menyeluruh.

 

 

 

 

Sumber: SM News.com

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER