Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Pemko Pekanbaru Siapkan SDM Lokal Penuhi Kebutuhan 14 Ribu Tenaga Kerja di KIT
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menyatakan pentingnya kesiapan sumber daya manusia atau SDM lokal dalam menghadapi kebutuhan tenaga kerja di Kawasan Industri Tenayan (KIT).
Diperkirakan, kawasan industri yang berada di Kota Pekanbaru tersebut akan menyerap hingga 14 ribu tenaga kerja saat mulai beroperasi.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Masykur Tarmizi mengatakan, jika warga Pekanbaru tidak dipersiapkan sejak dini, maka peluang kerja tersebut berpotensi diisi oleh tenaga kerja dari luar daerah.
Kondisi tersebut menjadi dasar pemikiran Pemko Pekanbaru untuk terus mendorong kehadiran lembaga pendidikan vokasi yang mampu mencetak tenaga kerja siap pakai sesuai kebutuhan industri.
"Upaya tersebut sebenarnya telah kami rintis sejak 2014 melalui pembentukan Yayasan Tengku Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah. Namun, rencana itu terkendala regulasi yang tidak lagi memperbolehkan pemerintah daerah mendirikan yayasan untuk perguruan tinggi," kata Masykur, Minggu (5/4/2026).
Selanjutnya, Pemko Pekanbaru sempat mengusulkan pembangunan pendidikan vokasi khusus hilirisasi kelapa sawit kepada pemerintah pusat.
Usulan tersebut sempat mendapat respons positif. Namun, usualan ini batal direalisasikan akibat dinamika kebijakan dan minimnya dukungan.
"Padahal saat itu sudah ada persetujuan. Tetapi karena berbagai dinamika, pembangunan dialihkan ke provinsi lain," terang Masykur.
Pada tahun 2022, Pemko kembali mengajukan pembangunan perguruan tinggi vokasi negeri di Pekanbaru. Namun, rencana tersebut kembali terhambat akibat kebijakan moratorium pendirian perguruan tinggi negeri.
"Sebagai alternatif, pusat menyarankan agar kami menggandeng politeknik untuk membuka Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Upaya ini sempat ditindaklanjuti melalui kerja sama dengan Politeknik Batam, meskipun pelaksanaannya belum terealisasi hingga kini," paparnya.
Kerja sama dengan Politeknik Batam sudah dilakukan. Namun, kerja sama inu sempat terhenti karena dinamika pergantian kepemimpinan di Pemko Pekanbaru.
Ke depan, Pemko Pekanbaru berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan daerah di tingkat pusat. Agar, pembangunan perguruan tinggi vokasi dapat terwujud.
Kehadiran institusi tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.
"Harapan kami, masyarakat Pekanbaru dapat menikmati kehadiran perguruan tinggi vokasi negeri untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja di masa depan," pungkasnya.
Sumber: Riauaktual.com
Agung Nugroho Lantik 39 ASN, 18 Lurah Baru Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat
BEDELAU.COM --Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kemb.
Jadwal Pembangunan Flyover Simpang Panam Belum Ada Kepastian
BEDELAU.COM --Rencana pembangunan Flyover Simpang Pa.
Polsek Sukajadi: Kasus Tiga Eks Karyawan PT Asyifa Diduga Gelapkan Uang Perusahaan
BEDELAU.COM --Polsek Sukajadi menegaskan perkara yan.
Wako Agung Minta RT dan RW di Pekanbaru Aktif Laporkan Persoalan Lingkungan
BEDELAU.COM --Para Ketua RT dan RW di Kota Pekanbaru.
Penanaman Serentak Kuartal III Siap Dimulai, Polsek Tandun Tinjau Lahan Jagung
BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Polsek Tandun terus memperkuat dukungannya terhadap P.
Dinkes Riau Catat 1.170 Kasus Positif HIV Selama 2025, Dominasi Kelompok LSL
BEDELAU.COM --Dinas kesehatan (Diskes) provinsi Riau.








