• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Meranti

Kurangnya Transparansi Rekrutmen di PT Imbang Tata Alam Disorot, Dugaan Nepotisme Muncul

Redaksi

Jumat, 03 April 2026 14:00:00 WIB
Cetak
Kurangnya Transparansi Rekrutmen di PT Imbang Tata Alam Disorot, Dugaan Nepotisme Muncul

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Chandra Nopendra, mantan Divisioner OPP Kelurahan Teluk Belitung, menyoroti kurangnya transparansi dalam proses rekrutmen tenaga kerja di divisi Well Service PT. Imbang Tata Alam (PT ITA). Ia menilai proses penerimaan karyawan di perusahaan tersebut belum berjalan secara terbuka dan adil, khususnya bagi masyarakat lokal.

Chandra mengungkapkan bahwa sejumlah posisi di divisi Well Service, seperti material, SHE, DWO, hingga company man, seharusnya lebih diprioritaskan untuk tenaga kerja lokal yang memiliki kemampuan dan keterampilan. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak terjadi.

“Seharusnya peluang kerja ini dibuka terlebih dahulu untuk masyarakat setempat atau diberikan kesempatan promosi bagi pekerja lokal yang sudah ada. Namun kenyataannya, justru ada indikasi titipan keluarga dalam proses rekrutmen,” ujar Chandra.

Ia menegaskan bahwa proses penerimaan tenaga kerja harus dilakukan secara transparan tanpa adanya diskriminasi. Chandra juga berharap pihak perusahaan dapat memberikan kesempatan yang adil kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional. Permasalahan ketenagakerjaan di PT. ITA dinilai menjadi isu yang dilematis bagi masyarakat lokal.

Chandra bahkan menduga adanya praktik nepotisme dalam proses rekrutmen di divisi Well Service, menyusul adanya tenaga kerja dari luar daerah yang sebelumnya hanya berstatus magang namun dapat diangkat menjadi karyawan tetap.

“Ini sangat tidak adil bagi masyarakat lokal yang seharusnya memiliki hak untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka,” tegasnya.

Selain itu, persoalan juga terjadi di salah satu subkontraktor Well Service, yaitu PT. Bintang Energi Pratama (BEP).

Chandra menyoroti adanya perbedaan kontrak kerja antar karyawan tanpa alasan yang jelas.

Menurutnya, jika terdapat kinerja pekerja yang dinilai kurang baik, seharusnya perusahaan melakukan evaluasi secara profesional melalui mekanisme yang jelas, seperti pemberian surat peringatan (SP) secara bertahap. Namun, hal tersebut tidak dilakukan, dan justru terjadi perbedaan kontrak yang dinilai merugikan pekerja.

“Perbedaan kontrak tanpa kejelasan ini menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pekerja dan dapat mempengaruhi konsentrasi kerja. Jika pekerja tidak fokus, hal ini berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja,” jelasnya.

Ia berharap PT. Bintang Energi Pratama dapat segera menyelesaikan persoalan tersebut secara adil dan transparan demi menjaga kenyamanan serta keselamatan kerja para karyawan.

Lebih lanjut, Chandra mengaku telah melakukan konfirmasi kepada pihak Public Relations PT. Imbang Tata Alam dan koordinator PT. Bintang Energi Pratama. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan, karena pihak perusahaan hanya menjanjikan akan melakukan diskusi dan beralasan masih sibuk dengan pekerjaan.

Chandra meminta agar permasalahan ini segera diinvestigasi secara menyeluruh, serta mendorong perusahaan untuk memperbaiki sistem rekrutmen dan manajemen tenaga kerja agar lebih transparan, adil, dan berpihak kepada masyarakat lokal.


 Editor : Wartawan : Hr

[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Aktivis Desa Sering Desak Camat Pelalawan Jelaskan Titik Terang Koperasi

Rabu, 01 April 2026 - 20:40:05 WIB

BEDELAU.COM --Koperasi  kerja sama dengan PT Ad.

Daerah

Oknum Anggota DPRD Pelalawan Tersangka Ijazah Palsu Dilimpahkan ke Kejari

Kamis, 02 April 2026 - 20:12:50 WIB

BEDELAU.COM --Tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Ti.

Daerah

Waspada 11.336 Kasus HIV Ditemukan di Riau

Kamis, 02 April 2026 - 20:07:08 WIB

BEDELAU.COM --Kasus Human Immunodeficiency Virus (HI.

Daerah

Aplikasi AMAN Pekanbaru Diluncurkan, Warga Bisa Lapor Berbagai Keluhan

Kamis, 02 April 2026 - 20:04:43 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tel.

Daerah

Home Pekanbaru ASN Pemko Pekanbaru Mulai Efektif Terapkan WFH Setiap Jumat Mulai Pekan Depan

Kamis, 02 April 2026 - 19:56:28 WIB

BEDELAU.COM --Penerapan Work From Home (WFH) bagi Ap.

Daerah

Ikan Mati Mendadak di Sungai Tapung, Warga Kampar Menduga Akibat Limbah Perusahaan

Kamis, 02 April 2026 - 19:54:21 WIB

BEDELAU.COM --Polisi bersama tim gabungan turun lang.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Kurangnya Transparansi Rekrutmen di PT Imbang Tata Alam Disorot, Dugaan Nepotisme Muncul
03 April 2026
Niat Buang Air Malah Kena Tusuk! Driver Ojol Tualang Berdarah-darah Disikat Begal Sadis
02 April 2026
Satu Perkara dengan Wahid, Sidang Arief dan Dani Sepi Pengunjung
02 April 2026
FK Unri Luncurkan 5 Prodi Dokter Spesialis Baru
02 April 2026
Oknum Anggota DPRD Pelalawan Tersangka Ijazah Palsu Dilimpahkan ke Kejari
02 April 2026
Waspada 11.336 Kasus HIV Ditemukan di Riau
02 April 2026
Aplikasi AMAN Pekanbaru Diluncurkan, Warga Bisa Lapor Berbagai Keluhan
02 April 2026
Home Pekanbaru ASN Pemko Pekanbaru Mulai Efektif Terapkan WFH Setiap Jumat Mulai Pekan Depan
02 April 2026
Ikan Mati Mendadak di Sungai Tapung, Warga Kampar Menduga Akibat Limbah Perusahaan
02 April 2026
Aktivis Desa Sering Desak Camat Pelalawan Jelaskan Titik Terang Koperasi
01 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Kurangnya Transparansi Rekrutmen di PT Imbang Tata Alam Disorot, Dugaan Nepotisme Muncul
  • 2 Antrean Kendaraan Mengular, Mal di Pekanbaru Dipadati Pengunjung
  • 3 Gugur Saat Bertugas, Aiptu Apendra Naik Pangkat Anumerta dari Kapolri
  • 4 Usai Libur Lebaran, Pelayanan Samsat di Riau akan Dibuka Besok
  • 5 Disorot Habis-habisan, Baznas Riau Batal Donasi Rp3 Miliar ke Jembatan Presisi: Dana Umat Nyaris Salah Arah?
  • 6 alur Riau-Sumut Macet Total, Kendaraan Mengular Tanpa Jalur Alternatif
  • 7 Warga Sudah Bisa Tukar Sampah ke Waste Station Pemko Pekanbaru Jelang Lebaran

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved