• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Tak Cuma Anak Petani, ASN Juga Bisa Dapat Beasiswa Sawit

Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 19:30:48 WIB
Cetak
Tak Cuma Anak Petani, ASN Juga Bisa Dapat Beasiswa Sawit
Ilustrasi beasiswa sawit untuk ASN. (AI)

JAKARTA,BEDELAU.COM --Program Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit yang selama ini dikenal sebagai program pendidikan bagi anak pekebun kelapa sawit ternyata juga membuka peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Melalui program yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut, ASN yang membidangi sektor perkebunan kelapa sawit berkesempatan melanjutkan pendidikan tinggi secara gratis guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di industri sawit nasional.

Program Beasiswa SDM Sawit merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung pengembangan industri sawit Indonesia secara berkelanjutan. Selain diperuntukkan bagi pekebun dan keluarganya, program ini juga menyasar pekerja perkebunan, keluarga pekerja, pengurus kelembagaan pekebun, pengurus asosiasi pekebun, hingga ASN yang bertugas di bidang perkelapasawitan.

Berdasarkan informasi pada laman resmi Beasiswa SDM Sawit, ASN menjadi salah satu kelompok yang berhak mengikuti seleksi beasiswa. Kehadiran jalur khusus bagi ASN ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas aparatur pemerintah yang selama ini terlibat langsung dalam pembinaan, pengawasan, dan pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit.

Untuk mengikuti program tersebut, ASN harus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi. Selain dokumen umum seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah, dan surat keterangan sehat, pelamar juga wajib melampirkan surat keputusan pengangkatan sebagai ASN serta surat penugasan pada unit kerja yang membidangi perkebunan kelapa sawit.

Tak hanya itu, ASN juga harus memiliki keputusan tugas belajar dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansi asal. Pelamar juga diwajibkan menyertakan surat komitmen dari pejabat yang membidangi sumber daya manusia yang menyatakan bahwa peserta akan kembali ditugaskan pada bidang usaha perkebunan kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan.

Selain persyaratan tersebut, peserta wajib membuat surat pernyataan tidak sedang menjalani perkuliahan, memperoleh izin dari orang tua atau pasangan, serta menyatakan kesediaan untuk mengabdikan kompetensi yang diperoleh bagi pengembangan sektor sawit nasional.

Sementara itu, BPDP memastikan Program Beasiswa SDM Sawit terus diperkuat sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia sektor perkebunan. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 5.000 penerima beasiswa dari berbagai jalur yang telah ditetapkan.

Kepala Divisi Penyaluran Dana Pengembangan SDM Perkebunan BPDP, Sudi Bawa Suwita, menegaskan bahwa program beasiswa ini memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan industri sawit Indonesia.

"Program Beasiswa Sawit hadir sebagai investasi bagi generasi muda, yang tidak hanya mendorong kemajuan perkebunan sawit, tetapi juga memastikan keberlanjutannya bagi masa depan Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi.

Menurut data BPDP, sejak pertama kali diluncurkan pada 2015 hingga April 2026, Program Beasiswa SDM Sawit telah menjangkau 13.265 mahasiswa di 21 provinsi.

BPDP juga terus memperluas akses pendidikan melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Untuk pelaksanaan program tahun 2026, sebanyak 42 lembaga pendidikan telah ditetapkan sebagai penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit.

Dengan adanya jalur ASN dalam Program Beasiswa SDM Sawit, pemerintah berharap kualitas sumber daya manusia di sektor perkelapasawitan semakin meningkat. Tidak hanya melahirkan tenaga profesional dari kalangan pekebun dan keluarga sawit, program ini juga diharapkan mampu mencetak aparatur yang memiliki kompetensi teknis dan manajerial guna mendukung tata kelola sawit Indonesia yang lebih modern, produktif, dan berdaya saing global.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Dosen FEB Universitas Lancang Kuning Gelar Pelatihan PPh Pasal 21 bagi Siswa SMKS Korpri Duri

Senin, 25 Mei 2026 - 19:29:19 WIB

BEDELAU.COM --Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis .

Pendidikan

Penguatan Kompetensi Guru SMK 5 Agustus dalam Menyusun Buku Ajar Digital Berbasis AI

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:04:30 WIB

BEDELAU.COM --Transformasi digital yang semakin pesa.

Pendidikan

60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Ogah Daftar Ulang

Sabtu, 04 Juli 2026 - 23:26:36 WIB

BEDELAU.COM --Puluhan ribu lebih bangku perguru.

Pendidikan

Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman Hasil SPMB Tingkat SMP, Ini Alasannya

Senin, 29 Juni 2026 - 17:15:32 WIB

BEDELAU.COM --Penundaan pengumuman dipicu lonjakan p.

Pendidikan

Surat Edaran Disdik Riau, Sekolah Dilarang Jual Seragam

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:37:34 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas.

Pendidikan

Sebanyak 2.500 Peserta Semarakkan Milad ke-44 Unilak, Rektor Luncurkan Tiga Program Pascasarjana Baru

Senin, 22 Juni 2026 - 18:59:28 WIB

BEDELAU.COM --Universitas Lancang Kuning (Unilak) me.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Bongkar Dua Sindikat Curanmor, Polisi Bekuk 11 Pelaku di Pekanbaru
23 Juli 2026
Dinkes Riau Catat 1.170 Kasus Positif HIV Selama 2025, Dominasi Kelompok LSL
23 Juli 2026
CPO Basahi Jalan Lintas Duri, Polantas Bengkalis Tangani Tabrakan Beruntun 4 Truk Fuso
23 Juli 2026
Abdul Wahid Sebut JPU Jadi "Advokat" Dani, Replik Dinilai Penuh Narasi dan Asumsi
23 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Minta Pedagang Kosongkan Jalan Teratai
23 Juli 2026
Kejati Riau Geledah Disdik, Tiga Boks Dokumen Dugaan Korupsi Smart Board Disita
23 Juli 2026
Didominasi LSL, Kasus HIV di Bengkalis Ditemukan Capai 35 Kasus dalam Enam Bulan
22 Juli 2026
Polda Riau Bongkar Praktik Penyalahgunaan BBM Subsidi di Rohil
22 Juli 2026
70 Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau Ditertibkan
22 Juli 2026
Diduga Usai Duel dengan Teman, Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal
22 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ditlantas Polda Riau dan BPTD Intensifkan Ramp Check Demi Keselamatan
  • 2 Prabowo Bocorkan Motor Listrik Nasional Segera Meluncur
  • 3 Konflik Parisman dan Eet, BK DPRD Riau Proses Sesuai Kode Etik
  • 4 Kejati Riau Dalami Peran Afrizal Sintong di Kasus Korupsi Dana PI SPRH
  • 5 Suarakan Pemangkasan DBH, Bupati Siak Temui Wapres Gibran Saat Kunker di Riau
  • 6 Jumat Berkah di Mesjid Baitussattar, Wujud Kepedulian Sosial Masyarakat Meureudu
  • 7 Polisi Gerebek Rumah Wanita di Kampar, Temukan 12 Paket Sabu, Suami Masuk Daftar Buronan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved