BEDELAU.COM --Aparat kepolisian menyegel delapan rumah yang diduga terkait peredaran narkoba di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (15/4/2026).
Langkah tegas ini dilakukan menyusul aksi warga yang menuntut penindakan terhadap lokasi yang dicurigai sebagai tempat aktivitas ilegal tersebut.
Kapolsek Panipahan, Iptu Subiarto Tampubolon, mengatakan situasi keamanan di wilayah tersebut mulai berangsur kondusif, meskipun masih terdapat potensi aksi lanjutan dari masyarakat.
“Situasi saat ini sudah mulai kondusif. Namun, masih ada tuntutan masyarakat yang belum sepenuhnya terpenuhi, terutama terkait penyegelan rumah yang diduga milik bandar narkoba,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Sejauh ini, polisi telah memasang garis polisi (police line) di delapan rumah yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Sementara itu, tiga rumah lainnya mengalami kerusakan akibat aksi warga.
“Total ada delapan rumah yang sudah kami segel. Adapun tiga rumah lainnya mengalami kerusakan,” kata Subiarto.
Meski demikian, dari hasil pemeriksaan awal saat proses penyegelan, petugas tidak menemukan barang bukti narkoba di sejumlah lokasi tersebut.
“Saat penyegelan, kami tidak menemukan narkoba. Kondisi rumah sudah bersih dan tidak ditemukan adanya penyalahgunaan,” jelasnya.
Terkait penanganan hukum lebih lanjut, Subiarto menyebutkan proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi telah diambil alih oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.
Menurutnya, jajaran Polsek Panipahan saat ini memfokuskan upaya pada pemulihan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
“Kami mengedepankan langkah persuasif untuk meredam situasi agar tidak kembali memanas,” ujarnya.
Ia terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Koordinasi intensif dilakukan dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda guna menyamakan persepsi dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba.
“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai elemen masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tutupnya.
Sumber: cakaplah.com