Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Kapolda Riau Damaikan Bupati Rohil dan Wakilnya, Sempat Nyaris Adu Jotos
BEDELAU.COM --Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dan Wakil Bupati Sulaiman sempat adu jotos beberapa waktu lalu. Hal itu dikarenakan ada saudara Sulaiman yang dimutasi sang bupati.
Kini, keduanya didamaikan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal. Mereka diajak saling bersalaman saat berjalan kaki arak-arakan dalam momen Festival Bakar Tongkang di Kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
"Sini sini, dua-duanya berdiri di samping saya. Salaman," ujar Iqbal kepada Sintong dan Sulaiman Sabtu (22/6).
Pantauan di lapangan, kedua kepala daerah dan wakil itu tak dapat mengelak ajakan sang jenderal bintang 2. Mereka langsung bersalaman dan berfoto dengan Iqbal.
Baik Sintong maupun Sulaiman, keduanya tampak sumringah usai bersalaman. Mereka juga saling bertatapan dengan wajah sama-sama tersenyum.
Ribuan warga yang mengikuti arak-arakan itu bersorak menyaksikan pimpinan daerah mereka bersalaman. Sebab selama ini Sintong dan Sulaiman terlibat cekcok dan nyaris baku hantam saat acara sertijab kepala desa beberapa waktu lalu.
"Alhamdulillah Pak Bupati dan wakil bupati akhirnya berdamai. Ini pertanda baik buat Rokan Hilir," kata salah satu warga Rokan Hilir, Fajri.
Momen tersebut disaksikan Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Komjen (Purn) Rudi Sufahriadi, Kepala Staf Korem Wirabima, Bupati Bengkalis Kasmarni, dan pejabat Riau lainnya.
Sebelumnya, Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dan Wakil Bupati Sulaiman cekcok hingga saling dorong dalam acara resmi. Keributan antara keduanya terekam kamera dan viral di media sosial.
Sejumlah video kejadian yang diambil dari beberapa sudut pandang beredar luas di grup WhatsApp. Dalam rekaman itu, Sintong tampak mengenakan jas hitam, sedangkan Sulaiman memakai kemeja dinas berwarna putih.
Diketahui, cekcok kedua pucuk pimpinan Pemkab Rokan Hilir itu terjadi saat acara pelantikan penghulu (kepala desa) jalan lintas Pesisir Pedamaran, Rokan Hilir, Kamis 2 Februari 2024 sebelum Pemilu.
Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Aksi itu menjadi tontonan peserta yang hadir meskipun pelantikan tetap dilanjutkan.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya cekcok Afrizal dan Sulaiman. Namun dia mengaku belum mengetahui pemicunya.
"Iya benar insiden tersebut. Namun kita belum mengetahui apa persoalannya," ucap Andrian Kamis (2/2/2024) lalu.
Andrian menyebut, seusai cekcok, pelantikan Pj kepala desa tetap berlangsung. Wakil Bupati Sulaiman meninggalkan lokasi.
"Kami minta semua saling menahan diri. Khususnya jelang pemilihan umum ini agar situasi tetap kondusif," kata Andrian.
Pada video yang diterima, terlihat keduanya cekcok dalam posisi duduk bersebelahan. Tak lama, berdiri seorang wanita di sebelah kiri Bupati Afrizal Sintong.
Tiba-tiba, Afrizal Sintong mendorong Wabup Sulaiman terlebih dahulu. Tak ayal, Sulaiman membalas dorongan itu. Kemudian terlihat masing-masing ajudan dan pria lain memisahkan mereka.
Sumber: riauaktual.com
Layangkan Interupsi, DPRD Pekanbaru Sebut Sekda Arogan
BEDELAU.COM --DPRD Pekanbaru bersama Pemerintah Kota.
APBD-P Pekanbaru 2026 Rp3,25 Triliun, Pemko Fokus Perbaikan Jalan dan Drainase
BEDELAU.COM --Pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) Pek.
Warga Temukan Jenazah Pria di dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang, Inhil
BEDELAU.COM --Warga Desa Pasengrahan, Kecamatan Sung.
Pemko Pekanbaru Petakan Titik Rawan Banjir dan Genangan Jelang Musim Hujan
BEDELAU.COM --Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanba.
Job Fair Perdana Rohul Buka Lebih 300 Lowongan Kerja, Prioritaskan Warga Lokal
BEDELAU.COM --Kabar baik bagi masyarakat Rokan Hulu .
Belasan Remaja Diduga Rampas HP Warga di Air Dingin Pekanbaru
BEDELAU.COM --Aksi belasan remaja yang diduga meramp.








