Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Kendalikan Sampah, Pemko Pekanbaru Sudah Siapkan Trans Depo Sementara
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, masih bekerja keras dalam mengurai tumpukan sampah pasca masa transisi dari pengelolaan yang dilakukan pihak ketiga.
Pemko juga tengah menata sistem pengantaran dan pembuangan sampah dari Lembaga Pemungut Sampah (LPS). Tempat pembuangan sementara (TPS) tidak lagi diperbolehkan berada sembarangan, seperti di pinggir jalan atau lahan kosong.
"Kami sudah siapkan trans depo sementara, sebagai titik pengalihan sampah. Saat ini ada tiga lokasi yaitu di belakang Gedung Dekranasda, di Pasar Cik Puan, dan di Jalan Air Hitam. Kami pastikan sampah di TPS ini tidak menginap. Begitu sampai, langsung diangkut," tegas Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, Kamis (12/6).
Trans depo ini difungsikan sebagai titik temu antara armada kecil LPS dan truk tronton besar. Sampah dari armada kecil dikumpulkan lalu dipindahkan ke truk besar untuk selanjutnya dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 2 Muara Fajar, Rumbai Barat.
Meski pengelolaan mulai berjalan, Markarius mengakui bahwa masih ada TPS yang belum terangkut sampahnya. Sampah yang belum terangkut itu tanggung jawab pemko.
"Karena ini masa transisi, mohon dimaklumi. Kami sudah kerahkan seluruh OPD yang memiliki truk dan alat berat untuk turun ke lapangan," terang Markarius.
Ia menuturkan, Pemko Pekanbaru mempercepat pengaktifan LPS. Hal ini guna mengatasi kendala pengangkutan sampah setelah kontrak dengan PT Ella Pratama Perkasa (EPP) dihentikan lebih awal dari jadwal.
Sejatinya LPS dijadwalkan mulai aktif penuh setelah kontrak PT EPP berakhir pada 2 Juli 2025. Namun, dengan berakhirnya kontrak lebih awal, peran LPS harus segera dioptimalkan.
"Awalnya, LPS baru akan bergerak efektif setelah masa kontrak berakhir, sekitar awal Juli. Tapi karena kontrak PT EPP diputus lebih cepat, maka kami minta LPS mulai aktif dari sekarang," jelasnya.
Secara umum, LPS sudah siap menjalankan tugas, khususnya bagi yang telah memiliki armada. Meski demikian, masih ada kekurangan jumlah kendaraan di beberapa kelurahan.
"Misalnya, satu kelurahan idealnya membutuhkan delapan armada, tapi saat ini baru tersedia enam unit. Tidak masalah, enam unit ini kami gerakkan terlebih dahulu," papar Markarius.
Wawako menambahkan, gotong royong terus dilakukan pemko di berbagai titik, bahkan hingga malam hari. Koordinasi antara DLHK, seluruh OPD, dan LPS terus diperkuat.
Sumber: Riauaktual.com
Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
BEDELAU.COM --Hujan lebat disertai angin kencang men.
Wako Pekanbaru Tegaskan soal Jalan Berportal: Sudah Dibangun APBD, Harus Terbuka untuk Umum
BEDELAU.COM --Jalan lingkungan di kawasan perumahan .
Galian di Jalan Kayu Manis Viral, PUPR Pekanbaru: Sekarang Saluran Air, Tahun Depan Overlay
BEDELAU.COM --Video yang memperlihatkan sejumlah pek.
Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu
BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Badan Pengawas Pemilihan .
Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat
BEDELAU.COM --Satuan Sengketa lahan seluas ribuan he.
APBD Perubahan Riau Tahun 2026 Diprediksi Turun Jadi Rp8 Triliun
BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tel.








