Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Janji Mundur Tak Ditepati Kadishub, Layanan Roro Bengkalis Kian Kacau
BEDELAU.COM --Janji Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bengkalis, Adi Pranoto, untuk mundur dari jabatannya jika gagal memperbaiki layanan kapal roll-on roll-off (Roro) Bengkalis-Pakning, kini menjadi sorotan tajam.
Hingga lebih dari 30 hari setelah pernyataan tersebut disampaikan pada 3 September 2025, kondisi pelabuhan justru kian memburuk.
Ditambah beroperasinya satu unit kapal Roro pada Minggu (5/10/2025) malam, ratusan kendaraan pribadi dan logistik terjebak di Pelabuhan Pakning.
Antrean panjang pun tak terelakkan, membuat masyarakat dan pengusaha angkutan kembali dirugikan.
Kondisi tersebut menuai kritik keras dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bengkalis. Ketua PMII Bengkalis, Syahrul Mizan Senin (6/10/2025).
"Sudah lewat 30 hari sejak janji Kadishub disampaikan. Faktanya, kondisi Roro tetap macet dan masyarakat terus menjadi korban. Ini bentuk ingkar janji pemerintah kepada publik," tegas Syahrul.
Syahrul menilai situasi ini membuktikan bahwa Kadishub gagal menepati janjinya sekaligus gagal menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.
"Kami menilai Kadishub gagal atas tanggung jawab terhadap pelayanan publik. Janji mundur dari jabatan segera ditunaikan," sambungnya.
Syahrul menegaskan, keterbatasan layanan Roro bukan sekadar persoalan teknis kapal, tetapi menunjukkan lemahnya tata kelola transportasi publik di bawah kendali Dinas Perhubungan Bengkalis.
Dampaknya kini dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dalam urusan mobilitas harian maupun distribusi barang.
"Pemerintah daerah tidak bisa terus bersembunyi di balik alasan teknis. Ini soal tanggung jawab moral dan politik," ujarnya.
PMII Bengkalis juga mendesak Bupati Bengkalis dan DPRD Kabupaten Bengkalis segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas Perhubungan.
Mereka menuntut transparansi penuh atas laporan pengelolaan dan penggunaan anggaran operasional Roro Bengkalis-Pakning.
"Masyarakat berhak tahu akar persoalan sebenarnya apakah masalahnya di kapal, operator, atau pada kebijakan pengelolaan yang tidak tepat sasaran," tutur Syahrul.
PMII Bengkalis menegaskan akan kembali turun ke jalan jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah daerah dalam waktu dekat.
"Jika kondisi ini terus dibiarkan, kami siap turun kembali untuk menuntut pertanggungjawaban pejabat yang lalai menjalankan amanah publik," tegas Syahrul.
Sumber: Riauaktual.com
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








