• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

TKD Riau Dipangkas Rp1,2 Triliun, Gubri Disarankan Benahi Tata Kelola Anggaran dan Berinovasi Genjot PAD

Redaksi

Ahad, 12 Oktober 2025 19:24:02 WIB
Cetak
TKD Riau Dipangkas Rp1,2 Triliun, Gubri Disarankan Benahi Tata Kelola Anggaran dan Berinovasi Genjot PAD
Ilustrasi (net)

BEDELAU.COM --Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid disarankan segera bertindak membenahi tata kelola keuangan daerah dan mengambil langkah cepat untuk membuat gebrakan dan inovasi menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) Riau agar dampak dipangkasnya alokasi dana transfer ke daerah (TKD) Riau oleh Pusat sebesar Rp1,2 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) Tahun 2026 tidak membuat roda pembangunan Riau mandeg.

Hal ini dikemukakan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabut Riau, Bahrul Paham Piliang, dalam bincang-bincangnya dengan GoRiau.com, Minggu (12/10/2025) pagi.

"Sudah saatnya Gubri kita ini bergerak cepat, segera berbenah ke dalam, lakukan gebrakan-gebrakan yang bisa membuat potensi Riau yang banyak ini bisa kita maksimalkan untuk pembangunan daerah. Gubri harus berani memangkas anggaran atau kegiatan-kegiatan yang tidak ada korelasinya dengan kepentingan masyarakat banyak. Kalau mau kencangkan ikat pinggang tu ya kencangkan sejak sekarang, jangan tanggung-tanggung" kata Bahrul.

Menurut Bahrul, jika TKD Riau sudah jelas dipangkas Rp1,2 triliun di APBN 2026, harusnya Gubri dan jajarannya juga sudah harus mulai bekerja keras membenahi internal dan tata kelola anggarannya sendiri. "Gubri harus bereaksi cepat, keputusan kan ada di tangan dia," kata Bahrul.

Selain misalnya memutuskan apakah akan memotong anggaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) lingkup Pemprov Riau, menurut Bahrul, Gubri juga bisa membuat kebijakan menekan anggaran belanja pegawainya hingga maksimal 30 persen dari APBD Riau.

"Selain itu, jadikan seluruh rapat daring, percepat sistem satu gaji, hentikan pengangkatan honorer baru, dan tawarkan pensiun muda bagi ASN yang tak produktif. Studi tiru ke luar negeri dan daerah itu dihilangkan saja," ungkap Bahrul.

Di sisi lain, Gubri juga diharap bisa bergandengan dengan pemerintah kabupaten/kota, anggota DPR dan DPD Riau dapil Riau untuk menyuarakan kepentingan Riau di tingkat pusat.

"Buat kajian menyeluruh tentang hak Riau dalam bingkai NKRI, terutama hak keuangan. Minta porsi Riau yang adil. Misalnya, minimal 2,5 persen dari hasil tambang dari Riau, kalau sawit dan HTI minimal 7,5 persen dari total produksi. Kalau ada keterikatan pemerintahan, pemerintahan daerah kolaborasi dengan kekuatan sipil menggugat pemerintah pusat," papar Bahrul.

Pertanyakan Wakil Riau di Senayan 

Sementara itu, pengamat ekonomi Riau Dahlan Tampubolon yang dihubungi terpisah, mengkritisi peran aktif anggota DPR dan DPD RI dapil Riau membela kepentingan masyarakat Riau di Senayan.

"Mana suara wakil rakyat Riau? Di mana orang-orang itu? Orang tu wakil rakyat, bukan cuma wakil partai di Senayan. Waktu duit transfer ke daerah yang jadi nadi pembangunan dan kesejahteraan rakyat Riau dipangkas sedemikian rupa, harusnya suara mereka menggelegar di Komisi Anggaran dan komisi terkait, misalnya Komisi XI, saat pembahasan RAPBN 2026," tandas Dahlan.

Anggota DPR RI dapil Riau di Senayan, sebut Dahlan, punya kewenangan budgeting yang bisa menekan atau setidaknya memperjuangkan supaya alokasi TKD Riau tidak anjlok sekali. Kalau wakil rakyat Riau diam-diam saja, Dahlan menilai mereka sudah lalai terhadap tanggung jawab konstitusionalnya ke daerah yang memilihnya. "Mereka punya tanggung jawab mengawal kepentingan fiskal daerah di tengah hujan lobi-lobi anggaran sektoral di pusat," ujarnya.

Peran aktif senator Riau di Senayan juga tak kalah penting, tambah Dahlan. Anggota DPD RI merupakan representasi daerah. Tugasnya, salah satunya memberikan pertimbangan kepada DPR atas RUU APBN yang berkaitan dengan transfer daerah. Empat senator dari Riau harusnya paling depan dalam forum dialog fiskal, mengadvokasi bahwa pemangkasan TKD ini bakal melumpuhkan pelayanan publik dan belanja pegawai di Riau, apalagi dengan beban gaji PPPK yang baru dilantik.

"Mereka jembatan komunikasi antara pemerintah daerah Riau dengan pemerintah pusat dan DPR. Kalo gak ada gebrakan atau kontribusi nyata, buat apa pula ada DPD kalo hanya jadi monolog dari pusat ke daerah? Orang tu harus vokal menyuarakan rasa was-was kepala daerah Riau," kata Dahlan. *

 

 

 

 

Sumber: Goriau.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba
  • 3 Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?
  • 4 IHSG dan Rupiah Hancur! Airlangga Tagih Bukti Reformasi BEI di Tengah Ancaman MSCI
  • 5 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 6 Beras Rp60 Ribu dan Telur Rp49 Ribu, Catat 5 Lokasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini
  • 7 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved