Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Satu Kapal Beroperasi, Penyeberangan Air Putih–Sungai Selari Bengkalis Antre Belasan Jam
BEDELAU.COM --Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Air Putih Bengkalis menuju Sungai Selari, Ahad (2/11/25), mengalami antrean panjang akibat hanya satu kapal yang beroperasi. Ratusan kendaraan, mulai dari mobil pribadi, truk, hingga sepeda motor, menumpuk di area terminal sejak Sabtu petang.
Kondisi ini terjadi setelah KMP Pertiwi 3 mengalami kerusakan mesin dan tidak dapat melayani penyeberangan. Akibatnya, KMP Swarna Putri menjadi satu-satunya kapal yang beroperasi di lintasan utama tersebut.
Dari pantauan di lapangan, antrean kendaraan memadati area pelabuhan hingga ke jalan akses utama. Sejumlah sopir truk pengangkut barang, termasuk mobil muatan sawit dan elpiji, tampak memilih bertahan di lokasi sejak malam sebelumnya.
“Saya masuk antrean sejak pukul 05.00 WIB sore Sabtu kemarin, tapi sampai Minggu siang ini belum juga dapat jadwal masuk,” ujar Putra, sopir mobil pengangkut gas elpiji yang sudah lebih dari 18 jam menunggu giliran.
Manager PT. Atosim Lampung Pelayaran (ALP), Gunawan Tri Winarko, membenarkan bahwa KMP Pertiwi 3 sedang dalam tahap perbaikan. Saat ini pihaknya masih menunggu onderdil dari Jakarta untuk memperbaiki komponen mesin yang rusak.
"Beberapa komponen kapal juga sudah kami kirim ke Jakarta untuk diperbaiki. Estimasi prosesnya sekitar satu pekan, tapi kami upayakan bisa lebih cepat karena kebutuhan penyeberangan sangat tinggi,” jelas Gunawan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis, Edi Kurniawan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi untuk menambah armada sementara.
“Kami sudah mengajukan penundaan docking KMP Swarna Dharma agar bisa membantu melayani penyeberangan mulai Senin, 3 November besok. Saat ini memang hanya KMP Swarna Putri yang beroperasi,” ungkapnya.
Edi juga menegaskan bahwa kerusakan KMP Pertiwi 3 tidak dapat diprediksi, mengingat kapal tersebut baru selesai menjalani docking kurang dari dua bulan lalu.
Meski arus kendaraan menumpuk, situasi di lapangan terpantau tetap tertib. Petugas bersama masyarakat saling bekerja sama mengatur antrean agar tidak terjadi saling serobot.
Berdasarkan keterangan petugas pelabuhan, waktu tempuh setiap trip kapal mencapai sekitar tiga jam. Penumpang diminta bersabar menunggu giliran hingga armada tambahan dapat beroperasi kembali.
Dengan kondisi ini, masyarakat berharap pemerintah daerah bersama operator penyeberangan segera menambah armada untuk mengurai kepadatan yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.***
Sumber: Riauterkini.com
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








