Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Pesawat P-8 Poseidon AS Diterjunkan Cari KRI Nanggla-402 Sore Ini
BEDELAU.COM --Pesawat P-8 Poseidon milik Amerika Serikat (AS) akan segera diterjunkan mencari kapal selam KRI Nanggal-402. Pesawat P-8 Poseidon tersebut akan meluncur dari Bandara Ngurah Rai Bali menuju ke lokasi pencarian sore ini.
"Nanti pukul 16.00 WITA pesawat Poseidon akan takeoff dari Bali dan melakukan kegiatan pencarian," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono seperti dilansir Antara, Sabtu (24/4/2021).
Tak hanya pesawat P-8 Poseidon, sejumlah kapal canggih milik negara tetangga juga tengah menuju ke lokasi pencarian malam ini. Kapal MV Swift Rescue dari Singapura dan HMAS Sirius masih dalam perjalanan menuju perairan Bali.
"Untuk kapal MV Swift Rescue dari Singapura akan tiba pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WITA dan HMAS Sirius juga belum tiba," tuturnya.
Kemudian, Julius menyebut KRI Rigel-933 dari Pusat Hidro-Oseanograf TNI AL juga akan turut dikerahkan dalam pencarian kapal selam tersebut. KRI Rigel memiliki teknologi magnet yang bisa mendeteksi benda di dalam air.
"KRI Rigel lebih ke arah itu (magnet) untuk memastikan bendanya apa," ujar Julius.
Sementara itu, Julius menjelaskan terkait area pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 masih difokuskan di sembilan titik, termasuk sekitar Celukan Bawang. Menurutnya penyisiran juga akan disesuaikan dengan temuan awal tumpahan minyak hingga daya magnet yang besar.
Seperti diketahui, sudah lewat 72 jam sejak KRI Nangga;a-402 dinyatakan hilang kontak. Pihak TNI AL dibantu sejumlah negara masih berupaya mencari KRI Nanggala-402.
"Masih SAR (search and rescue) terus. (Kekuatan SAR) masih seperti kemarin. (Kapal penyelamat) Singapura masih belum datang. Kapal Swift Rescue itu nanti jam 23.00 baru sampai," terang Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispen AL) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono kepada detikcom, Sabtu (24/4/2021).
Sebelumnya, KRI Nanggala-402 hilang kontak dalam latihan penembakan torpedo pada Rabu (21/4/2021) dini hari. Hingga kini, pukul 09.49 WIB, belum ada kabar kapal yang ditumpangi 53 awak tersebut bisa dievakuasi.
Sumber: [detik.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
BEDELAU.COM, PIDIE JAYA – Gerakan kepedulian sosia.
Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?
BEDELAU.COM --Ada ironi besar dalam penertiban kawas.
Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia
BEDELAU.COM --Pemerintah Malaysia menyebut pengirima.
Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
BEDELAU.COM --Pemerintah berencana mulai menyalurkan.
BBM Katanya Aman, Rakyat Malah Mengantre 3 Jam! Ombudsman Bongkar 4 Biang Kerok
BEDELAU.COM --Bayangkan menghabiskan tiga jam hanya .
Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) d.
TULIS KOMENTAR +INDEKS



.jpg)




