• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Pemerintah Kini Janji Utamakan Mobil Buatan Dalam Negeri

Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 16:16:54 WIB
Cetak
Pemerintah Kini Janji Utamakan Mobil Buatan Dalam Negeri
Langkah kontroversial impor ribuan mobil pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kini berbalik arah. Foto : Istimewa

BEDELAU.COM --- Langkah kontroversial impor ribuan mobil pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kini berbalik arah. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan ke depan kendaraan operasional koperasi desa akan memprioritaskan produksi dalam negeri, di tengah kritik keras terhadap kebijakan impor sebelumnya.

Impor Terlanjur, Pemerintah Putar Haluan

Pemerintah mengakui ribuan unit pikap yang sudah telanjur diimpor dari India tetap akan dimanfaatkan. Kendaraan tersebut akan disalurkan untuk operasional koperasi desa yang sudah siap secara infrastruktur.

Menurut Ferry, distribusi dilakukan agar tidak terjadi pemborosan anggaran. “Yang sudah datang tetap digunakan untuk koperasi yang sudah siap operasional,” ujarnya.

Namun, di balik keputusan itu, pemerintah mulai menggeser arah kebijakan. Ferry menegaskan, pengadaan berikutnya akan mengutamakan industri otomotif nasional.

Prioritaskan Produk Dalam Negeri

Dalam pernyataannya, Ferry menyebut langkah ke depan akan lebih berpihak pada industri dalam negeri. Ia bahkan telah berkoordinasi dengan Agus Gumiwang Kartasasmita serta Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Pemerintah ingin memastikan sisa kebutuhan kendaraan untuk KDMP bisa dipenuhi oleh pabrikan lokal yang sudah memiliki basis produksi di Indonesia.

“Kalau memang kurang, baru kita pertimbangkan dari luar. Tapi prioritasnya tetap dalam negeri,” kata Ferry.

Langkah ini dinilai sebagai upaya populis pemerintah untuk meredam kritik sekaligus menghidupkan industri otomotif nasional yang tengah lesu.

Impor 105 Ribu Unit Picu Polemik

Sebelumnya, kebijakan impor besar-besaran kendaraan untuk koperasi desa menuai sorotan. PT Agrinas Pangan Nusantara disebut akan mendatangkan hingga 105 ribu unit pikap dari India.

Kendaraan tersebut berasal dari dua produsen besar:
    •    Mahindra (35 ribu unit Scorpio Pick-Up)

    •    Tata Motors (70 ribu unit Yodha dan Ultra T.7)

Kebijakan ini dikritik karena dianggap tidak berpihak pada industri otomotif dalam negeri yang sedang mengalami penurunan penjualan.

Tarik Ulur Kepentingan: Efisiensi vs Nasionalisme Ekonomi

Pemerintah berdalih impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan cepat operasional KDMP. Namun, di sisi lain, tekanan publik dan pelaku industri mendorong perubahan arah kebijakan.

Dengan pernyataan terbaru ini, pemerintah mencoba menyeimbangkan antara efisiensi program koperasi desa dan kepentingan nasional dalam mendukung industri lokal.

Dampak ke Depan

Jika konsisten dijalankan, kebijakan prioritas produk dalam negeri berpotensi:

    •    Menggerakkan kembali industri otomotif nasional
    •    Menekan ketergantungan impor
    •    Membuka lapangan kerja baru

Namun, publik masih menunggu realisasi konkret, mengingat impor dalam jumlah besar sudah lebih dulu dilakukan.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

KPK Menggedor Kementerian ATR/BPN, Golkar Sebut Nusron Wahid Sudah Mundur

Ahad, 20 September 2026 - 20:40:57 WIB

BEDELAU.COM --Di tengah sorotan Komisi Pemberantasan.

Nasional

Jumat Berkah Subuh di Ulim, Kebaikan Menyapa Jamaah, Anak Yatim dan Pekerja Jalanan

Jumat, 18 September 2026 - 08:54:03 WIB

PIDIE JAYA, BEDELAU.COM – Semangat berbagi kembali.

Nasional

Baru Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Pergi Tinggalkan Jurus Rp200 Triliun

Senin, 14 September 2026 - 18:56:44 WIB

BEDELAU.COM --Purbaya Yudhi Sadewa hanya sekitar set.

Nasional

Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru

Senin, 14 September 2026 - 19:03:31 WIB

BEDELAU.COM --Presiden Prabowo Subianto mencopot Pur.

Nasional

Jumat Berkah Subuh di Masjid Madinah Japakeh, Gerakan Berbagi Kembali Menyapa Jamaah Dayah Krut

Jumat, 11 September 2026 - 07:18:09 WIB

BEDELAU.COM – Semangat berbagi kembali hadir di te.

Nasional

Pertamina Tegaskan Beli BBM Tak Perlu Tunjukkan STNK

Jumat, 04 September 2026 - 21:35:46 WIB

BEDELAU.COM ---PT Pertamina Patra Niaga menegaskan m.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu
21 September 2026
Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat
21 September 2026
3.391 Hektare Lahan di Riau Hangus, Polisi Sudah Tetapkan 63 Tersangka Karhutla
21 September 2026
Dituduh Buka Rahasia Rumah Tangga, Pria di Dumai Hantam Kepala Buruh
21 September 2026
APBD Perubahan Riau Tahun 2026 Diprediksi Turun Jadi Rp8 Triliun
21 September 2026
HW Live House Jelas Tak Berizin, Pemprov Riau Segera Turun untuk Tindak Tegas
21 September 2026
Satgas Udara Karhutla Riau Pantau Bekas Kebakaran di Kampar Tampak Gosong
21 September 2026
Kecelakaan Tunggal, Motor Masuk Parit Area Proyek Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru
21 September 2026
Aksi Cincang Truk Tronton di Pelalawan Terbongkar, 8 Orang Diamankan
20 September 2026
KPK Menggedor Kementerian ATR/BPN, Golkar Sebut Nusron Wahid Sudah Mundur
20 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Bupati Asmar Pimpin Apel Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi
  • 2 Pemkab Meranti Berikan Rekomendasi Dukungan Pembentukan Riau Pesisir
  • 3 Listrik Meranti Kerap Mati-Hidup, Pemkab dan Forkopimda Desak PLN Segera Bertindak
  • 4 Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru
  • 5 Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
  • 6 Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan
  • 7 Baru Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Pergi Tinggalkan Jurus Rp200 Triliun

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved