• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Rencana Gila Mantan Menantu: Niat Awal Mencuri Berujung Bantai Ibu Mertua di Rumbai!

Redaksi

Ahad, 03 Mei 2026 19:02:03 WIB
Cetak
Rencana Gila Mantan Menantu: Niat Awal Mencuri Berujung Bantai Ibu Mertua di Rumbai!
Konferensi pers terkait kasus pembunuhan Dumaris Sitio di Polresta Pekanbaru, Minggu, 3 Mei 2026. (ist)

BEDELAU.COM --Kasus pembunuhan Dumaris Boru Sitio di Rumbai, Pekanbaru, mengungkap rencana gelap yang berubah menjadi tragedi berdarah mendadak. Polda Riau memaparkan fakta baru terkait pembunuhan sadis di Kecamatan Rumbai Pesisir yang mengguncang warga. 

Direktur Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, menyebut rencana awal berupa pencurian. Namun, perjalanan pelaku dari Medan menuju Pekanbaru mengubah arah menjadi aksi pembunuhan terencana. “Dalam perjalanan, niat mereka berubah menjadi pembunuhan,” ujar Hasyim dalam konferensi pers di Pekanbaru, Minggu, 3 Mei 2026.

Rencana itu bahkan berkembang menjadi lebih ekstrem dengan target korban lebih dari satu orang. Empat orang dalam rumah sempat masuk daftar sasaran sebelum aksi terjadi secara brutal. Perubahan rencana ini memperlihatkan dinamika kejahatan yang dipicu emosi serta ambisi menguasai harta.

Polda Riau memberikan asistensi penuh kepada Polresta Pekanbaru dalam pengungkapan kasus tersebut. Dukungan teknis dan taktis mempercepat proses penyelidikan hingga seluruh pelaku berhasil diamankan. “Koordinasi berjalan intens sehingga kasus cepat terungkap,” kata Hasyim. 

Proses hukum mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terbaru. Selain itu, penyidikan juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 terkait hukum acara pidana. Langkah ini memastikan penanganan perkara berjalan sesuai regulasi terbaru yang berlaku secara nasional.

Kerja sama lintas wilayah melibatkan Polda Sumatera Utara serta Polda Aceh dalam pengejaran pelaku. Seluruh tersangka berhasil diamankan dalam waktu relatif singkat bersama sejumlah barang bukti penting. “Para pelaku berhasil ditangkap lengkap dengan barang bukti,” ujar Hasyim. 

Barang bukti ditemukan dalam kondisi relatif utuh saat pelaku berhasil diamankan oleh aparat kepolisian. Kondisi ini terjadi karena aksi berubah mendadak dari pencurian menjadi pembunuhan tanpa persiapan panjang. Fakta ini memperkuat dugaan perencanaan yang berkembang secara spontan di tengah perjalanan pelaku.

Motif kejahatan mengarah pada sakit hati yang bercampur dengan keinginan menguasai harta korban. Dinamika hubungan personal diduga mempercepat perubahan rencana menuju tindakan ekstrem tanpa kendali. Kasus ini menunjukkan bahwa konflik emosional sering menjadi pemicu utama kejahatan berat dalam keluarga.

Sebelum penangkapan, para pelaku sempat berpencar usai bergerak dari Kota Medan menuju lokasi berbeda. Dua pelaku berinisial SL dan AF melarikan diri hingga mencapai wilayah Aceh untuk bersembunyi sementara. Mereka sempat singgah di rumah kerabat sebelum akhirnya lokasi persembunyian terdeteksi aparat kepolisian.

Tim gabungan bergerak cepat setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku di wilayah tersebut. Penangkapan dilakukan sekitar satu jam setelah pelaku tiba di lokasi persembunyian terakhir mereka. “Tim langsung melakukan penangkapan setelah memastikan keberadaan pelaku,” ujar Hasyim.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra, mengakui pengejaran berlangsung cukup sulit dan kompleks. Pelaku melarikan diri lintas provinsi hingga mencapai wilayah Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam. “Pengejaran tidak mudah karena pelaku berpindah wilayah dengan cepat,” kata Kombes Zahwani Pandra.

Penangkapan akhirnya dilakukan pada Sabtu, 2 April 2026, setelah koordinasi lintas daerah berjalan efektif. Seluruh pelaku kemudian dibawa ke Polresta Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lanjutan. Keberhasilan ini menjadi hasil dari kerja intensif aparat dalam melacak pergerakan pelaku secara cepat.

Peristiwa tragis ini bermula saat korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya sendiri, Rabu siang, 29 April 2026. Suami korban, Salmon Mena, menemukan tubuh Dumaris tergeletak tak bernyawa. Penemuan ini menjadi titik awal terbongkarnya kasus pembunuhan yang mengguncang warga setempat.

Rekaman CCTV mengungkap detail kedatangan para pelaku sebelum aksi pembunuhan terjadi di lokasi. Seorang wanita, diduga menantu korban, masuk lebih dahulu, diikuti beberapa orang lainnya secara bergantian. Situasi awal terlihat normal hingga momen serangan mendadak terjadi tanpa peringatan sebelumnya.

Seorang pria datang membawa balok kayu dan langsung menyerang korban tanpa jeda panjang. Pukulan keras mengenai kepala korban hingga membuatnya terkulai dan tak berdaya di tempat kejadian. Adegan ini terekam jelas dan menjadi bukti penting dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

Keterlibatan orang dekat dalam kasus ini menambah lapisan kompleks pada motif kejahatan tersebut. Hubungan keluarga berubah menjadi jalur masuk bagi pelaku untuk menjalankan aksi tanpa kecurigaan awal. Polisi menilai faktor kedekatan mempermudah akses pelaku ke dalam rumah korban sebelum kejadian.

Kini seluruh pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi terus mendalami peran masing-masing tersangka guna mengungkap detail lengkap kejadian tersebut. Kasus ini menjadi peringatan keras tentang potensi kejahatan yang dapat muncul dari lingkaran terdekat.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Aksi Cincang Truk Tronton di Pelalawan Terbongkar, 8 Orang Diamankan

Ahad, 20 September 2026 - 20:42:44 WIB

BEDELAU.C0M --Polisi mengungkap kasus penggelapan sa.

Hukrim

Buronan Karhutla Siak Ditangkap, Sempat Halangi Petugas Demi Selamatkan Sawit

Ahad, 20 September 2026 - 20:33:04 WIB

BEDELAU.COM --Polres Siak menangkap Y alias IM (48),.

Hukrim

Diduga Jambret Ibu-ibu di Jalan Cipta Karya Pekanbaru, 2 Pria Bertato Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 18:46:35 WIB

BEDELAU.COM --Dua pria bertato diamankan warga setel.

Hukrim

Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin Tampilkan Wajah Baru

Kamis, 10 September 2026 - 21:14:07 WIB

BEDELAU.COM --Monumen pesawat tempur F-16 di kawasan.

Hukrim

Pengasuh Ponpes di Siak Ditangkap, Diduga Cabuli Anak

Kamis, 10 September 2026 - 20:55:03 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pengasuh di salah satu pondok .

Hukrim

Cekcok Harga, Pemuda di Pekanbaru Sabet Leher Pedagang Kasur Pakai Arit

Kamis, 10 September 2026 - 20:52:23 WIB

BEDELAU.COM --Cekcok antara pembeli dan pedagang kas.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Aksi Cincang Truk Tronton di Pelalawan Terbongkar, 8 Orang Diamankan
20 September 2026
KPK Menggedor Kementerian ATR/BPN, Golkar Sebut Nusron Wahid Sudah Mundur
20 September 2026
Innova Reborn Tabrak Truk di Jalan Tol Bangkinang, Suami Istri Meninggal Dunia
20 September 2026
Tiga Jam Dicari, Pemuda yang Nyebur ke Kolam Eks Green City Ditemukan Tak Bernyawa
20 September 2026
Buronan Karhutla Siak Ditangkap, Sempat Halangi Petugas Demi Selamatkan Sawit
20 September 2026
DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan
20 September 2026
Viral! Pengendara Akui Dilempar Batu Saat Melintas Malam di Rumbai Pekanbaru
20 September 2026
Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua
20 September 2026
Jumat Berkah Subuh di Ulim, Kebaikan Menyapa Jamaah, Anak Yatim dan Pekerja Jalanan
18 September 2026
Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
17 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Berikan Rekomendasi Dukungan Pembentukan Riau Pesisir
  • 2 Listrik Meranti Kerap Mati-Hidup, Pemkab dan Forkopimda Desak PLN Segera Bertindak
  • 3 Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru
  • 4 Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
  • 5 Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan
  • 6 Baru Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Pergi Tinggalkan Jurus Rp200 Triliun
  • 7 Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved