• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Korban Diikat dalam Mobil, Tiga Pembunuh Supir Ekspedisi Ditangkap Polresta Pekanbaru

Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 21:33:18 WIB
Cetak
Korban Diikat dalam Mobil, Tiga Pembunuh Supir Ekspedisi Ditangkap Polresta Pekanbaru

BEDELAU.COM ---Akhirnya polisi berhasil mengupas kematian HS yang merupakan sopir ekspedisi yang mayatnya ditemukan di mobil box beberapa waktu lalu. HS menjadi korban pembunuhan yang tiga orang pelaku telah berhasil di bekuk polisi. 

Awal Mei lalu, korban ditemukan dengan kondisi yang mengenaskan. Badan korban terikat lakban di mobil box yang berada di gudang di Jalan SM Amin, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. 

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta mengatakan, kasus ini mulai terkuak usai petugas melakukan olah TKP. Dimana setelah melakukan penyelidikan, akhirnya menangkap tiga tersangka masing-masing berinisial FG, ZN dan AS pada 21 hingga 22 Mei 2026 di lokasi berbeda. 

FG ditangkap di Binjai, Sumatera Utara, ZN diamankan di Langkat, sedangkan AS ditangkap di wilayah Mandau, Riau. Sementara satu pelaku lainnya berinisial AN kini masih masuk daftar pencarian orang (DPO). 

"FG adalah otak pelaku sekaligus rekan kerja korban sesama sopir ekspedisi. Motif pembunuhan diduga karena para pelaku ingin menguasai muatan minyak goreng yang dibawa korban untuk dijual kembali," paparnya. 

Awalnya lanjut Muharman, FG mengajak korban menggelapkan muatan, namun korban menolak. Karena itu pelaku kemudian menyusun rencana pembunuhan dengan skenario seolah-olah terjadi perampokan. 

Aksi keji itu telah direncanakan sejak perjalanan truk berangkat dari Medan pada 30 April 2026. Dalam perjalanan, FG mulai menyusun komplotan dengan mengajak tersangka lain ikut menumpang di truk. 

ZN diketahui naik di wilayah Kandis Utara dengan alasan menumpang, sementara AN naik di kawasan Tol Pekanbaru–Dumai dengan modus serupa. 

Saat menjalankan aksinya, korban diikat dan dilakban hingga seluruh wajah tertutup sehingga korban tidak dapat bernapas. Hasil visum juga menemukan adanya kekerasan benda tumpul pada tubuh korban. 

“FG ikut mengikat dan melakban korban. ZN dan AN membantu pengikatan, sedangkan AS menyediakan lakban serta airsoft gun untuk mendukung skenario perampokan,” ungkapnya. 

Kemudian para pelaku berencana menjual muatan minyak goreng yang ada di dalam truk. Namun aksi tersebut gagal setelah pihak perusahaan ekspedisi curiga terhadap pergerakan GPS kendaraan yang tidak sesuai jalur pengiriman. 

Truk yang seharusnya menuju Lampung dari Medan justru terdeteksi berputar-putar di wilayah Riau sebelum akhirnya sinyal GPS hilang total. 

Kecurigaan itu kemudian dilaporkan pihak perusahaan ke Polsek Payung Sekaki. Saat polisi mendatangi lokasi terakhir kendaraan, petugas menemukan jasad korban di dalam mobil box. 

“Saksi sempat melihat ada orang yang melarikan diri dari sekitar TKP,” tuturnya. 

Kini ketiga tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.*

 

 

 

Sumber: Riauterkini.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

Hukrim

Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59:37 WIB

BEDELAU.COM --Praktik dugaan perdagangan ilegal baha.

Hukrim

Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00:07 WIB

BEDELAU.COM --Seekor kera yang masuk ke area gardu i.

Hukrim

Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:42:39 WIB

BEDELAU.COM --Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengu.

Hukrim

Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:52:26 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Reso.

Hukrim

Polisi Sisir 8 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:45:01 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved