Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Pengelola Mal di Pekanbaru Mengaku Berat Tutup 3 Hari, Tapi harus Ikut Aturan
PEKANBARU, BEDELAU.COM --Pengelola Mal mengaku berat dengan keputusan Pemerintah yang telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang penutupan mal, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata selama tiga hari yakni mulai tanggal 11-13 Mei 2021.
Namun, meski berat, pihak Mal akan tetap mengikuti aturan yang sudah ditetapkan tersebut.
"Ya kalau sudah aturan dari pemko seperti itu ya kami menjalankan, walau dengan berat hati," ujar General Manager Mal SKA Pekanbaru Agus Salim, Sabtu (8/5/2021).
Dikatakan Agus, pihaknya tidak mengira, pemerintah akan menutup operasional mal. Kendati demikian, ia yakin Pemko memiliki pemahaman lebih dan memiliki banyak tenaga ahli dalam pengambilan kebijakan tersebut.
"Pemko pasti lebih paham, kita bicara juga sulit. Mereka pemangku kebijakan, kita ikuti saja," tukasnya.
Agus mengungkapkan, meski ditutup, masih ada store yang diizinkan untuk buka, yaitu store yang menyediakan kebutuhan pokok dan kesehatan.
"Mungkin yang buka lima hingga 10 gerai, yang kedai makanan belum memutuskan buka atau tutup karena mereka hanya takeaway. Hypermart juga masih menunggu arahan dari kantor pusat mereka," ujar Agus.
Agus berharap, pandemi Covid-19 bisa segera dilalui. Pihaknya akan berusaha maksimal untuk memulihkan ekonomi di sektor masing-masing. Terlebih saat ini terjadi tumpang tindih antara keperluan ekonomi dan kesehatan.
Sementara itu, Corporate Secretary PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (Mal Pekanbaru) Riza Budi juga mengungkapkan hal serupa. Meskipun berat harus menutup mal, pihaknya sebagai pelaku usaha mendukung keputusan pemerintah.
"Surat edaran sudah diterima, walaupun ini agak berat, tapi kami tetap mendukung," ucapnya.
Menurut Riza, penutupan ini akan memberikan dampak bagi pelaku-pelaku usaha di mal. Terlebih kunjungan pada H-2 dan H-1 biasanya cukup tinggi. Bahkan, di tahun-tahun sebelumnya, pada hari-hari menjelang Idulfitri pihaknya menambah jam operasional.
Riza mengatakan, setelah tiga hari penutupan, kunjungan masyarakat ke mal kemungkinan besar masih ramai. Menurutnya, berdasarkan tren setiap lebaran pada tahun-tahun sebelumnya, masyarakat di hari kedua Idulfitri banyak yang memilih menghabiskan waktu di mal bersama keluarga
"Mal itu salah satu usaha yang terdampak di masa pandemi, mulai dari daya beli turun, hingga menurunnya pengunjung," pungkasnya.
Sumber: cakaplah.com
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.








