• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Riau Targetkan 2.430 Penerima Beasiswa Sawit 2026

Redaksi

Jumat, 19 Juni 2026 21:41:41 WIB
Cetak
Riau Targetkan 2.430 Penerima Beasiswa Sawit 2026

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi Riau menargetkan sedikitnya 2.430 anak pekebun sawit menjadi penerima Beasiswa SDM Sawit pada 2026. Target tersebut sejalan dengan peningkatan kuota nasional program beasiswa yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menjadi 5.000 penerima.

Target itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto saat menghadiri pelantikan pengurus DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau periode 2025-2030 di Pekanbaru, Kamis (18/6/2026) malam. 

Menurut Syahrial, peningkatan kuota Beasiswa SDM Sawit menjadi peluang besar bagi Riau untuk mencetak generasi muda yang kompeten dan siap mendukung kemajuan industri sawit nasional. Apalagi, Riau merupakan provinsi dengan luasan perkebunan sawit terbesar di Indonesia.

"Kalau luas perkebunan sawit Riau sekitar 21 persen dari nasional, maka penerima beasiswa dari Riau juga seharusnya tidak kurang dari angka tersebut. Ini menjadi tantangan bagi kita bersama," ujar Syahrial.

Ia menjelaskan, saat kuota nasional masih 3.000 penerima pada 2024, Riau memperoleh sekitar 800 penerima. Jumlah itu meningkat menjadi 1.321 penerima pada 2025 ketika kuota nasional bertambah menjadi 4.000 orang.

Dengan kuota nasional yang kembali naik menjadi 5.000 penerima pada 2026, Pemprov Riau optimistis jumlah penerima dari daerah ini dapat meningkat signifikan hingga mencapai 2.430 orang.

Syahrial mengungkapkan, program beasiswa yang didukung BPDP tersebut telah memberikan manfaat besar bagi keluarga petani sawit di Riau. Hingga saat ini, sebanyak 5.479 anak pekebun sawit telah menerima manfaat program tersebut. Bahkan, sebagian penerima angkatan pertama dijadwalkan menyelesaikan pendidikan dan diwisuda tahun ini.

Selain penguatan sumber daya manusia, Pemprov Riau juga terus memperjuangkan berbagai agenda strategis sektor sawit kepada pemerintah pusat. Beberapa di antaranya percepatan penyelesaian status kawasan hutan yang telah menjadi kebun sawit masyarakat, harmonisasi perizinan pabrik kelapa sawit pasca terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025, peningkatan status sawit sebagai komoditas strategis nasional, hingga percepatan hilirisasi industri crude palm oil (CPO) di Riau.

"Hilirisasi merupakan jawaban bagi masa depan Riau karena kita berbasis sumber daya alam. Nilai tambah dari industri sawit harus semakin banyak dinikmati di daerah," katanya.

Syahrial juga berharap Apkasindo dapat terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam pendataan kebun rakyat untuk penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB), penguatan kemitraan petani, serta percepatan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

"Kolaborasi pemerintah dan organisasi petani sangat penting agar Riau tidak hanya menjadi penghasil sawit terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi contoh pengelolaan sawit berkelanjutan di tingkat internasional," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Apkasindo Riau periode 2025-2030, KH Suher, menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani sawit.

Menurutnya, Apkasindo akan terus mengoptimalkan program-program BPDP yang langsung menyentuh kepentingan petani, mulai dari Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Beasiswa SDM Sawit, hingga bantuan sarana dan prasarana perkebunan.

"Apkasindo Riau siap menjadi jembatan antara petani dan pemerintah agar seluruh program yang telah disiapkan benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh petani sawit," kata Suher.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS) sawit yang dalam beberapa waktu terakhir sempat mengalami gejolak. Karena itu, Apkasindo terus membangun komunikasi dengan pabrik kelapa sawit (PKS) dan berbagai pemangku kepentingan untuk mencari solusi yang berpihak kepada petani.

Dengan besarnya kontribusi Riau terhadap industri sawit nasional, sinergi antara pemerintah daerah, Apkasindo, BPDP, dan seluruh pemangku kepentingan diyakini menjadi kunci dalam menciptakan sektor sawit yang lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di masa depan.

 

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

SMKN 1 Bandar Laksamana Raih Juara 1 dari 6 Sekolah Yang Ikut Perlombaan Musikalisasi Puisi Tingkat Kecamatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:57:15 WIB

BENGKALIS, BEDELAU.COM--Prestasi membanggakan ditore.

Pendidikan

80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Kunjungi Unilak, Pelajari Tata Kelola Administrasi Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:48:31 WIB

BEDELAU.COM --Guna memperkuat pemahaman seputar tata.

Pendidikan

Dosen FH Unilak Edukasi Warga Agrowisata tentang Perkawinan Tidak Tercatat

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:59:02 WIB

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Persoalan perkawinan masih m.

Pendidikan

Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Unilak Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Kelurahan Agrowisata

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:34:10 WIB

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyar.

Pendidikan

Dosen FEB Universitas Lancang Kuning Gelar Pelatihan PPh Pasal 21 bagi Siswa SMKS Korpri Duri

Senin, 25 Mei 2026 - 19:29:19 WIB

BEDELAU.COM --Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis .

Pendidikan

Penguatan Kompetensi Guru SMK 5 Agustus dalam Menyusun Buku Ajar Digital Berbasis AI

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:04:30 WIB

BEDELAU.COM --Transformasi digital yang semakin pesa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Aksi Cincang Truk Tronton di Pelalawan Terbongkar, 8 Orang Diamankan
20 September 2026
KPK Menggedor Kementerian ATR/BPN, Golkar Sebut Nusron Wahid Sudah Mundur
20 September 2026
Innova Reborn Tabrak Truk di Jalan Tol Bangkinang, Suami Istri Meninggal Dunia
20 September 2026
Tiga Jam Dicari, Pemuda yang Nyebur ke Kolam Eks Green City Ditemukan Tak Bernyawa
20 September 2026
Buronan Karhutla Siak Ditangkap, Sempat Halangi Petugas Demi Selamatkan Sawit
20 September 2026
DLHK Pekanbaru Perketat Pengawasan TPS Ilegal di Kawasan Perbatasan
20 September 2026
Viral! Pengendara Akui Dilempar Batu Saat Melintas Malam di Rumbai Pekanbaru
20 September 2026
Konfercab PA GMNI Rohul Digelar, Wahyu Rahayu Terpilih sebagai Ketua
20 September 2026
Jumat Berkah Subuh di Ulim, Kebaikan Menyapa Jamaah, Anak Yatim dan Pekerja Jalanan
18 September 2026
Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
17 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Berikan Rekomendasi Dukungan Pembentukan Riau Pesisir
  • 2 Listrik Meranti Kerap Mati-Hidup, Pemkab dan Forkopimda Desak PLN Segera Bertindak
  • 3 Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Baru
  • 4 Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
  • 5 Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan
  • 6 Baru Setahun Jadi Menkeu, Purbaya Pergi Tinggalkan Jurus Rp200 Triliun
  • 7 Pekanbaru Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved