• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Investasi Miliaran Terancam, Mitra Dapur MBG di Riau Minta Kepastian dari BGN

Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 17:47:35 WIB
Cetak
Investasi Miliaran Terancam, Mitra Dapur MBG di Riau Minta Kepastian dari BGN
Ilustrasi, foto: Riauaktual.com

BEDELAU.COM --Rencana evaluasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemilik dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau.

Pasalnya, banyak mitra telah menggelontorkan investasi hingga miliaran rupiah untuk membangun dapur MBG, terutama di wilayah terpencil, namun hingga kini belum mencapai titik balik modal.

Salah seorang pemilik dapur MBG di Riau, Riza Zuhelmy, mengungkapkan bahwa sebagian besar mitra telah menginvestasikan dana antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar untuk membangun SPPG.

"Sudah habis miliaran untuk mendirikan dapur MBG, Rp1 miliar sampai Rp2 miliar. Dengan masa operasional yang relatif singkat, sebagian besar mitra belum mencapai titik impas," kata Riza, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut semakin berat karena sejumlah dapur yang telah selesai dibangun hingga kini belum dapat beroperasi. Para mitra pun masih menunggu kepastian dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kelanjutan operasional dapur yang sebelumnya telah memperoleh persetujuan.

"Intinya sekarang belum ada kejelasan soal kelanjutannya. SPPG sudah dibangun, tapi tidak berjalan karena tidak bisa melapor ke BGN. Portal web-nya tidak bisa diakses," ujarnya.

Riza berharap evaluasi yang tengah dilakukan BGN tidak berujung pada penghentian operasional dapur MBG yang telah dibangun para mitra. Sebab, untuk mendirikan dapur di daerah terpencil, para mitra harus mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar dibandingkan wilayah perkotaan.

Menurut dia, keterbatasan bangunan yang layak membuat mitra terpaksa membeli lahan dan membangun fasilitas baru menggunakan dana pribadi.

"Kita harus beli tanah, bangun dapur baru pakai uang sendiri. Ada yang membangun dapur dan membeli peralatan sendiri, tetapi ada juga yang patungan maupun meminjam dana dari bank," jelasnya.

Ia menyebutkan, pembangunan satu SPPG di daerah terpencil rata-rata membutuhkan biaya lebih dari Rp1 miliar. Sementara itu, jumlah penerima manfaat di wilayah tersebut umumnya kurang dari 500 orang sehingga masa pengembalian investasi menjadi jauh lebih panjang.

"Kalau dihitung berdasarkan jumlah penerima manfaat, SPPG terpencil bisa membutuhkan waktu hingga 10 tahun untuk mencapai break even point (BEP). Karena itu kami berharap skema dan rumus yang saat ini berlaku tidak berubah," katanya.

Selain itu, Riza meminta BGN segera memberikan kepastian terkait proses appraisal pascapembangunan dapur, termasuk tahapan penunjukan Kepala SPPG dan pembuatan Virtual Account.

"Kami yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Yayasan Mitra dan UMKM Program MBG Provinsi Riau mendesak BGN untuk melanjutkan dan menyelesaikan seluruh tahapan pembangunan SPPG yang telah memperoleh persetujuan atau approval dari BGN," tegasn

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved