• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Rohul

Kalung Sawit Jadi Hukuman Dadakan, Dua Pria Digiring Warga ke Polsek Tambusai

Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 19:43:12 WIB
Cetak
Kalung Sawit Jadi Hukuman Dadakan, Dua Pria Digiring Warga ke Polsek Tambusai
Dua pencuri TBS diarak warga menuju kantor polisi di Desa Batas, Tambusai, Rohul. (sumber: instagram @info_rokanhulu)

BEDELAU.COM --Kasus dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Desa Batas, Tambusai, Rokan Hulu, berakhir dengan penangkapan dua pria oleh warga, Jumat, 26 Juni 2026. Video penangkapan tersebut langsung menyebar di media sosial setelah memperlihatkan kedua terduga pelaku berjalan kaki menuju Polsek Tambusai dengan tangan terikat dan tandan buah sawit menggantung di leher mereka.

Peristiwa itu terjadi setelah warga memergoki kedua pria saat mereka diduga mengambil buah sawit. Suasana sempat memanas. Massa yang berkumpul meluapkan emosi sebelum akhirnya memilih membawa kedua pria tersebut ke kantor polisi.

Rekaman video berdurasi singkat memperlihatkan puluhan warga mengawal perjalanan kedua pria menuju Mapolsek Tambusai. Seorang perekam video terdengar menyebut lokasi kejadian berada di Desa Batas.

Kalung tandan sawit yang dikenakan kedua pria menjadi pemandangan paling mencolok dalam video tersebut. Warga sengaja menggantungkan tandan buah sawit berukuran besar di leher masing-masing terduga pelaku sebagai simbol barang yang diduga dicuri.

Video itu kemudian diunggah ulang di akun Instagram @info_rokanhulu dan cepat beredar di berbagai platform media sosial. Beragam komentar muncul. Sebagian menyayangkan dugaan pencurian tersebut, sedangkan lainnya mengingatkan pentingnya menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat kepolisian.

Kapolsek Tambusai, AKP Jhon Heri, membenarkan dua pria tersebut telah diamankan setelah diduga terlibat dalam kasus pencurian tandan buah segar kelapa sawit. "Terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Tambusai untuk proses lebih lanjut," ujar Jhon Heri, Jumat, 26 Juni 2026.

Meski kedua pria telah berada di kantor polisi, penyidikan belum berjalan sepenuhnya. Polisi masih menunggu laporan dari pemilik kebun atau korban sebagai dasar untuk memulai proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. "Kami masih menunggu korban datang membuat laporan polisi sehingga penanganan perkara dilanjutkan sesuai prosedur," kata Jhon.  

Hingga Jumat sore, identitas kedua pria tersebut belum disampaikan kepada publik. Polisi juga belum mengungkap nilai kerugian maupun jumlah tandan buah sawit yang diduga diambil.

Penyidik masih mengumpulkan berbagai informasi untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi juga menjadi bagian dari proses pendalaman.

Kasus ini kembali menggambarkan tingginya kerawanan pencurian tandan buah segar kelapa sawit di sejumlah daerah sentra perkebunan di Rokan Hulu. Buah sawit memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi sehingga sering menjadi sasaran pelaku kejahatan.

Dalam beberapa kasus sebelumnya, pencurian sawit dilakukan saat kebun dalam kondisi sepi atau jauh dari pengawasan pemilik. Pelaku biasanya memanfaatkan waktu tertentu agar aktivitas tidak mudah diketahui.

Peristiwa di Desa Batas berlangsung berbeda. Dugaan aksi tersebut langsung diketahui warga sehingga kedua pria tidak sempat meninggalkan lokasi sebelum diamankan.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tetap mengedepankan proses hukum ketika menemukan dugaan tindak pidana. Penyerahan terduga pelaku kepada aparat dinilai menjadi langkah paling tepat dibanding tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum baru.

Dalam video yang beredar, kedua pria terlihat tetap berjalan menuju kantor polisi dengan kawalan warga. Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah petugas menerima kedua terduga pelaku di Mapolsek Tambusai.

Kasus tersebut kini masih berada dalam tahap penyelidikan. Polisi akan menentukan langkah berikutnya setelah menerima laporan korban serta melengkapi seluruh alat bukti yang dibutuhkan. 

Penyidik juga akan memastikan kronologi lengkap kejadian, termasuk dugaan keterlibatan pihak lain apabila ditemukan fakta baru selama pemeriksaan berlangsung.

Polsek Tambusai mengimbau masyarakat segera melapor setiap menemukan dugaan tindak pidana di lingkungan sekitar. Informasi cepat dari warga dinilai sangat membantu aparat mengungkap kasus sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Sementara itu, video penggiringan dua pria dengan tandan sawit di leher masih terus menjadi perbincangan di media sosial. Di balik viralnya rekaman tersebut, proses hukum kini berada di tangan penyidik yang masih menunggu laporan korban sebelum perkara bergulir ke tahap berikutnya.

 

 

 

Sumber: SM News.com

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

Hukrim

Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59:37 WIB

BEDELAU.COM --Praktik dugaan perdagangan ilegal baha.

Hukrim

Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00:07 WIB

BEDELAU.COM --Seekor kera yang masuk ke area gardu i.

Hukrim

Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:42:39 WIB

BEDELAU.COM --Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengu.

Hukrim

Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:52:26 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Reso.

Hukrim

Polisi Sisir 8 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:45:01 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved