• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Kasus HIV di Riau Alami Peningkatan, Pekanbaru Sumbang 58,3 Persen

Redaksi

Jumat, 03 Juli 2026 19:02:17 WIB
Cetak
Kasus HIV di Riau Alami Peningkatan, Pekanbaru Sumbang 58,3 Persen

BEDELAU.COM --Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Provinsi Riau masih menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. 

Hingga Triwulan I Tahun 2026, jumlah kumulatif temuan kasus HIV di Riau telah mencapai 11.523 kasus sejak pertama kali ditemukan pada 1997. 

Dalam tiga tahun terakhir, rata-rata ditemukan sekitar 1.000 kasus HIV baru setiap tahun. Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 6.718 kasus atau sekitar 58,3 persen dari total kasus di Riau. Sementara 11 kabupaten/kota lainnya masing-masing mencatatkan proporsi kasus di bawah 10 persen. 

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau Zulkifli mengatakan, peningkatan jumlah kasus tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain masih tingginya perilaku berisiko, semakin luasnya layanan skrining juga membuat lebih banyak penderita berhasil terdeteksi.

"Kasus HIV di Riau memang menunjukkan tren meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, peningkatan ini juga dipengaruhi oleh semakin luasnya layanan pemeriksaan atau skrining HIV di puskesmas dan rumah sakit, sehingga kasus yang sebelumnya tidak terdeteksi kini dapat ditemukan lebih cepat," kata Zulkifli, Jumat (2/6/2026).

Menurutnya, perilaku seksual berisiko masih menjadi faktor utama penyebaran HIV. Di samping itu, mobilitas masyarakat yang semakin tinggi dan kemudahan berinteraksi melalui media digital turut meningkatkan risiko penularan.

"Perilaku berisiko masih menjadi penyebab utama. Di sisi lain, mobilitas masyarakat yang semakin tinggi juga ikut memengaruhi meningkatnya potensi penularan," ujarnya. 

Zulkifli menilai masih adanya stigma terhadap orang dengan HIV membuat sebagian masyarakat enggan melakukan tes. Akibatnya, infeksi baru diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut dan berisiko menularkan virus kepada orang lain.

"Masih banyak masyarakat yang takut melakukan pemeriksaan karena khawatir mendapat stigma. Padahal, deteksi dini sangat penting agar pengobatan bisa segera dimulai dan risiko penularan dapat ditekan," jelasnya. 

Selain melalui hubungan seksual berisiko, HIV juga dapat menular melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah yang terkontaminasi, serta dari ibu kepada bayi selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui.

Meski demikian, Zulkifli menegaskan masih banyak kesalahpahaman di masyarakat mengenai cara penularan HIV.

"HIV tidak menular melalui berjabat tangan, makan atau minum bersama, batuk, bersin, maupun berbagi pakaian dan handuk. Masyarakat tidak perlu takut berinteraksi secara sosial dengan orang yang hidup dengan HIV," ujarnya. 

Zulkifli menjelaskan, seseorang yang terinfeksi HIV bahkan dapat tidak menunjukkan gejala selama bertahun-tahun. Karena itu, masyarakat yang merasa memiliki faktor risiko dianjurkan segera melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

Sebagai upaya pencegahan, Diskes Provinsi Riau terus memperkuat edukasi kepada masyarakat, memperluas layanan tes HIV, serta mendorong masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan menghindari perilaku berisiko.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma kepada orang dengan HIV. Yang terpenting adalah melakukan pencegahan, pemeriksaan sedini mungkin bila memiliki faktor risiko, serta menjalani pengobatan secara teratur bagi yang telah terdiagnosis. Dengan begitu, kualitas hidup pasien tetap baik dan penularan dapat dicegah," tutupnya. 

 

 

Sumber: Bedelau.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved