• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

RT di Pekanbaru, Sulap Lahan Tidur Jadi Peluang Bisnis Lewat Ternak Puyuh

Redaksi

Jumat, 07 Agustus 2026 19:19:12 WIB
Cetak
RT di Pekanbaru, Sulap Lahan Tidur Jadi Peluang Bisnis Lewat Ternak Puyuh
Terobosan Ketua RT di Pekanbaru, Sulap Lahan Tidur Jadi Peluang Bisnis Lewat Ternak Puyuh

BEDELAU.COM --Terobosan pengurus RT di Kota Pekanbaru, Riau, patut diapresiasi. Memanfaatkan lahan tidur, pengurus RT 01 RW 10 Kelurahan Sialangmunggu menyulapnya menjadi lokasi peternakan puyuh yang diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan sekaligus mendukung ketahanan pangan warga.

Peternakan puyuh menjadi salah satu pilihan pengurus RT 01 RW 10. Sejak terpilih pada akhir Maret lalu, Ketua RT Soleman bersama jajaran pengurus langsung melakukan berbagai terobosan dengan melibatkan masyarakat di lingkungan sekitar.

Layaknya badan usaha milik desa (BUMDes) maupun badan usaha milik daerah (BUMD), pengurus RT tersebut berupaya mencari peluang usaha yang dapat dikelola bersama. Tujuannya, menciptakan sumber pendapatan yang nantinya bisa mendukung berbagai kegiatan masyarakat di lingkungan RT.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanfaatkan lahan tidur seluas 30 x 50 meter untuk peternakan puyuh. Di lahan tersebut, dibangun kandang dengan kapasitas hingga 2.000 ekor puyuh.

Pengelolaan lahan dilakukan secara berkelompok, tidak hanya untuk peternakan, tetapi juga mulai dikembangkan ke sektor pertanian melalui Program BAPAKU RT.

BAPAKU RT merupakan singkatan dari Bantuan Pangan, Kesejahteraan, Kesehatan dan UMKM. Program tersebut disesuaikan dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat yang dihuni ratusan kepala keluarga.

Soleman mengatakan, program tersebut tidak harus menunggu pelantikan pengurus RT untuk mulai dijalankan. Bersama pengurus lainnya, dia memilih langsung bergerak dengan mengajak warga terlibat dalam pengelolaan peternakan puyuh.

"Alhamdulillah, kita mulai start bulan Maret lalu. Kita mulai saat kondisi sedang krisis," kata Soleman, Jumat (7/8/2026).

Krisis yang dimaksud Soleman adalah kondisi ketika harga telur sedang anjlok. Saat itu, harga telur di Pekanbaru bahkan berada di kisaran Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per papan.

Meski kondisi harga tidak menguntungkan, pengurus bersama kelompok peternak tetap bertahan. Mereka melihat adanya peluang dari tingginya permintaan telur puyuh di Pekanbaru.

Hampir dua bulan bertahan di tengah harga yang tidak stabil, usaha tersebut perlahan mulai menunjukkan hasil. Dari awal hanya memiliki sekitar 500 ekor, kini populasi puyuh petelur telah mencapai 2.000 ekor.

"Alhamdulillah sekarang sudah ada sekitar 2.000 ekor. Dikelola oleh warga kita juga di sini," kata Soleman sambil menunjukkan kandang peternakan.

Dengan populasi ribuan ekor tersebut, Soleman optimistis peternakan puyuh dapat memberikan tambahan penghasilan bagi RT. Nantinya, hasil usaha itu diharapkan bisa mendukung berbagai kegiatan sosial di lingkungan RT Komplek Trans Jasa Industri.

Pengembangan usaha pun tidak berhenti pada peternakan. Pengurus kini mulai mengintegrasikan usaha tersebut dengan sektor pertanian. Limbah dari peternakan, khususnya kotoran puyuh atau kohe, mulai dilirik sebagai peluang usaha baru.

"Telur puyuh sekarang kita suplai ke UMKM sekitar. Ada juga kohe atau kotoran, setelah kami pelajari ini juga bisa menjadi peluang bisnis diolah jadi pupuk organik. Makanya ini kami sedang kembangkan tanam cabai," katanya.

Dalam pengelolaannya, Soleman membagi sejumlah tugas kepada warga. Mulai dari anak buah kandang (ABK) hingga bagian distribusi hasil produksi kepada pelaku UMKM.

"Untuk ABK kita manfaatkan warga sekitar, ada lansia juga. Kita ingin keberadaan dari ternak ini juga bisa memberi penghasilan tambahan selain manfaat sosial tadi," kata pria yang akrab disapa Kang Leman tersebut.

Melalui program tersebut, Soleman berharap kegiatan di lingkungan RT tidak selalu bergantung pada bantuan pihak ketiga. Terutama untuk mendukung kegiatan sosial, kepemudaan dan keagamaan di Komplek Trans Jasa Industri.

Menurutnya, keberadaan unit usaha yang dikelola bersama warga bisa menjadi sumber pendapatan alternatif sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat.

Menjelang pelantikan pengurus RT yang dijadwalkan pada 9 September mendatang oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, berbagai persiapan terus dimatangkan.

Tidak hanya peternakan dan pertanian, pengurus juga mulai membuka peluang pemanfaatan barang bekas dan limbah rumah tangga sebagai media tanam.

"Saat ini pertanian kita buat pot dari galon isi ulang bekas. Ini memanfaatkan barang bekas agar lebih bermanfaat," kata Leman.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved